CEO Dorna Beberkan Alasan Penggemar MotoGP Jeblok

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 02:02 WIB
loading...
CEO Dorna Beberkan Alasan Penggemar MotoGP Jeblok
Carmelo Ezpeleta baru-baru ini mengungkapkan alasan mengapa penggemar MotoGP semakin menurun dalam beberapa tahun ke belakang / Foto: Motorcycle Sports
A A A
BURIRAM - Carmelo Ezpeleta baru-baru ini mengungkapkan alasan mengapa penggemar MotoGP semakin menurun dalam beberapa tahun ke belakang. Menariknya, CEO Dorna Sports menyebut dua pembalap beken, yakni Valentino Rossi dan Marc Marquez sebagai penyebabnya.

Carmelo Ezpeleta telah membuat beberapa pernyataan di media nasional terkenal. Di dalamnya, pria asal Italia itu menyoroti bahwa ia percaya Kejuaraan Dunia MotoGP tidak melewati waktu yang buruk, melainkan kejuaraan hanya dipengaruhi oleh berbagai peristiwa terkini yang membuat penggemar MotoGP berkurang.

Menurut Ezpeleta , perubahan tak terduga pada penggemar dan penonton di MotoGP disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, dikarenakan oleh virus atau pandemic Covid-19 yang telah menjalar sejak 2019 akhir.

BACA JUGA: Hasil FP1 MotoGP Thailand 2022: Sempat Terjatuh di Tikungan Ketiga, Marc Marquez Tercepat

"Beberapa hal telah menyatu. Pertama-tama, pandemi. 2022 ini kita mengalami Piala Dunia pertama tanpa batasan, tetapi ada promotor sirkuit yang mengalami kesulitan, di beberapa tempat ada ketidakpastian berapa banyak tiket yang bisa dijual," beber Ezpeleta dikutip dari Motosan, Jumat (30/9/2022).

Selain karena Covid-19, Ezpeleta juga mengklaim bahwa ketiadaan Valentino Rossi di lintasan balapan juga menjadi faktor menurunnya penggemar. Selain itu, bintang MotoGP yang saat ini telah comeback, Marc Marquez juga menjadi penyebab lain lantaran telah absen kurang lebih tiga bulan karena cedera.

"Kedua, Pahlawan telah hilang. Valentino Rossi telah pensiun dan di Italia telah diperhatikan. Marc Márquez telah melewatkan banyak balapan karena cedera dan di Spanyol telah diperhatikan. Fans sudah turun sedikit, jadi kami tahu penyebabnya," cetusnya.

BACA JUGA: Pengamat Jagokan Marc Marquez Juara MotoGP Thailand 2022

Meski begitu, Ezpeleta membantah berbicara tentang 'krisis' keuangan yang terjadi pada MotoGP. Bahkan, sebaliknya ia optimistis MotoGP dapat kembali berkembang dengan pengadaan konsep baru yaitu Sprint Race pada 2023 mendatang.

"Kita tidak bisa berbicara tentang krisis, ini penyesuaian, MotoGP dalam kondisi sehat. Kami tidak hidup melalui waktu yang buruk, organisasi Piala Dunia telah menyiapkan perubahan radikal untuk memulihkan apa yang hilang. Tahun depan, misalnya, MotoGP akan mengadakan balapan pendek pada hari Sabtu untuk menarik penonton muda. Ini akan cukup? Itu harus dilihat," imbuh Ezpeleta.

Sekadar informasi, diperkirakan kerugian di sirkuit antara 15.000 dan 40.000 penggemar yang telah berkurang dari tahun 2019. Dan angka-angka di siaran kurang lebih sama, sekitar 100.000 penonton telah hilang tahun ini, karena balapan hanya dapat dilihat pada platform berbayar, seperti DAZN.

(yov)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2026 seconds (11.97#12.26)