Lobi Jokowi Selamatkan Sepak Bola Indonesia dari Sanksi FIFA, PSSI Ke Mana?
Minggu, 09 Oktober 2022 - 17:09 WIB
loading...
Lobi Jokowi Selamatkan Sepak Bola Indonesia dari Sanksi FIFA, PSSI Ke Mana?/Sindonews
A
A
A
Lobi-lobi Presiden Joko Widodo yang akrab dipanggil Jokowi menyelamatkan sepak bola Indonesia dari sanksi FIFA setelah terjadi Tragedi Kanjuruhan . Lobi-lobi Jokowi yang langsung menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino pada 3 Oktober 2022 membuat sepak bola Indonesia terhindar dari sanksi FIFA.
Jokowi mengungkapkan pembicaraan dengan Gianni Infantino membahas banyak hal termasuk Tragedin Kanjuruhan yang terjadi 1 Oktober 2022. Jokowi juga menyinggung mengenai posisi Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan: Tanda Tangan Petisi Desak Iwan Bule Mundur dari ketum PSSI Tembus 42 Ribu
Pemerintah mengambil alih tindakan penyelamatan sepak bola seusai terjadi Tragedi Kanjuruhan yang memakan korban 131 orang meninggal dan ratusan orang terluka pada 1 oktober 2022 lalu. Pada 3 Oktober 2022 atau dua hari setelah peristiwa terkelam dalam sejarah sepak bola nasional dan dunia terjadi, Jokowi menelepon Gianni Infantino untuk memberikan penjelasan mengenai Tragedi Kanjuruhan.
Tidak hanya menelepon langsung Presiden FIFA Gianni Infantino, Jokowi juga mengutus Menteri BUMN Erick Thohir langsung bertemu orang nomor 1 di FIFA pada 5 Oktober 2022. Dalam pertemuan tersebut, Erick Thohir membawa pesan khusus Jokowi kepada Gianni Infantino
Erick Thohir bertemu dengan Gianni Infantino di Doha Qatar, pada 5 Oktober 2022 untuk membahas Tragedi Kanjuruhan. Hasil pertemuan itu sungguh menggembirakan dengan menghasilkan keputusan Indonesia lolos dari sanksi FIFA.
Erick dan Infantino membahas langkah-langkah kolaboratif yang mencari solusi pasca kejadian. Selain itu dibahas potensi kerja sama antara FIFA, Konfederasi sepak Bola Asia, dan PSSI serta pemerintah.
Jokowi mengungkapkan pembicaraan dengan Gianni Infantino membahas banyak hal termasuk Tragedin Kanjuruhan yang terjadi 1 Oktober 2022. Jokowi juga menyinggung mengenai posisi Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan: Tanda Tangan Petisi Desak Iwan Bule Mundur dari ketum PSSI Tembus 42 Ribu
Pemerintah mengambil alih tindakan penyelamatan sepak bola seusai terjadi Tragedi Kanjuruhan yang memakan korban 131 orang meninggal dan ratusan orang terluka pada 1 oktober 2022 lalu. Pada 3 Oktober 2022 atau dua hari setelah peristiwa terkelam dalam sejarah sepak bola nasional dan dunia terjadi, Jokowi menelepon Gianni Infantino untuk memberikan penjelasan mengenai Tragedi Kanjuruhan.
Tidak hanya menelepon langsung Presiden FIFA Gianni Infantino, Jokowi juga mengutus Menteri BUMN Erick Thohir langsung bertemu orang nomor 1 di FIFA pada 5 Oktober 2022. Dalam pertemuan tersebut, Erick Thohir membawa pesan khusus Jokowi kepada Gianni Infantino
Erick Thohir bertemu dengan Gianni Infantino di Doha Qatar, pada 5 Oktober 2022 untuk membahas Tragedi Kanjuruhan. Hasil pertemuan itu sungguh menggembirakan dengan menghasilkan keputusan Indonesia lolos dari sanksi FIFA.
Erick dan Infantino membahas langkah-langkah kolaboratif yang mencari solusi pasca kejadian. Selain itu dibahas potensi kerja sama antara FIFA, Konfederasi sepak Bola Asia, dan PSSI serta pemerintah.
Lihat Juga :