Sempurnakan Taktik Baru, Lini Depan Barcelona Makin Mematikan

Selasa, 07 Juli 2020 - 19:05 WIB
loading...
Sempurnakan Taktik Baru,...
Barcelona sempat terseok-seok ketika La Liga musim 2019/2020 dilanjutkan.Tapi, itu diyakini sudah berakhir setelah Quique Setien menyempurnakan taktik baru. Foto: reuters
A A A
BARCELONA - Barcelona sempat terseok-seok ketika La Liga musim 2019/2020 dilanjutkan lagi. Dari enam pertandingan pertama, El Azulgrana hanya mencatat tiga menang dan tiga imbang. Tapi, periode negatif itu diyakini sudah berakhir setelah Quique Setien menyempurnakan taktik baru.

Barcelona mendapat kritikan setelah terjegal dua kali secara beruntun, yakni ditahan Celta Vigo (2-2) dan Atletico Madrid (2-2). Pasalnya, hasil minim itu menyebabkan Ivan Rakitic dkk kini tertinggal empat poin dari Real Madrid .

(Baca Juga: Di Atas Kertas, Real Madrid Sudah Kunci Gelar Primera Liga 2019-2020 )

Tapi, situasinya dipercaya telah berubah. Sekarang, klub Katalan itu kecil kemungkinannya akan terpeleset lagi. Pasalnya, Setien telah menyempurnakan strategi baru yang membuat daya serang Barcelona kembali menggila.

Itu tersaji saat melibas Villarreal 4-1 di Estadio de la Ceramica, Senin (6/7). Pada laga tandang itu, Barcelona memakai skema 4-3-1-2 untuk ketiga kalinya pada musim ini. Taktik itu membuat trio Lionel Messi, Luis Suarez dan Antoine Griezmann jadi makin bebahaya.

Taktik tersebut pernah diuji Setien saat Barcelona menyambangi Real Betis yang berujung kemenangan 3-2 pada 10 Februari lalu. Kala itu, Messi sebagai penyerang kanan berduet dengan Griezmann dengan disokong Arturo Vidal.

Juga ketika bermain 2-2 kontra Atletico Madrid di Camp Nou. Saat itu Messi tetap sebagai penyerang kanan menemani Suarez yang ada di kiri. Keduanya mendapt bantuan dari Riqui Puig yang berada di depan Rakitic, Sergio Busquets dan Vidal.

Kali ini berbeda. Messi tidak lagi bertugas sebagai penyerang. Tapi, berganti peran menjadi playmaker di belakang Griezmann yang bertugas di kanan dan Suarez di kiri. La Pulga juga ikut ditopang trio di lini tengah, yakni Sergi Roberto, Busquets dan Vidal.

Perubahan itu terbukti meningkatkan agresivitas Barcelona. Klub Katalan bisa langsung menyerang sejak awal laga yang memaksa Pau Torres melakukan gol bunuh diri. Setelah itu, Messi sukses merancang gol Suarez dan Griezmann, yang ditutup gol Ansu Fati.

Disebutkan skema 4-3-1-2 tidak hanya membuat trio lini depan Barcelona kian mematikan, juga memungkinkan dua full-back ikut membantu serangan dan menawarkan permainan lebih melebar. Taktik ini lebih efisien ketimbang 4-3-3 yang hanya menampilkan gaya serangan statis.

(Baca Juga: Bikin Gerah Zidane, Allegri Kedipkan Mata kepada Real Madrid )

Sepanjang musim ini, baik ketika diasuh Ernesto Valverde, dan kini era Setien, Barcelona sudah memakai enam pola permainan, yakni 4-3-3, 4-2-3-1, 3-5-2, 3-4-3, 4-4-2 dan 4-3-1-2. Taktik 4-3-3 paling banyak digunakan dengan catatan 22 menang, tujuh imbang dan lima kalah.

Pola 4-2-3-1 menghasilkan satu menang dan satu imbang. Lalu, 3-5-2 dengan dua menang dan sekali kalah. Sementara 3-4-3 hanya dipakai satu kali yang berujung kemenangan 2-1 atas Ibiza di Copa del Rey.

Sedangkan 4-4-2 mencatat satu imbang dan satu kalah. Lalu, 4-3-1-2 membukukan dua menang dan satu imbang. Penyempurnaan taktik 4-3-1-2 diyakini menjadi jawaban atas menurunnya daya ledak Barcelona. Sayangnya, cukup banyak yang menilai ini sudah terlambat.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Messi Pemersatu, Ronaldo...
Messi Pemersatu, Ronaldo Biang Masalah Portugal
Ramalan Nyeleneh Dukun...
Ramalan Nyeleneh Dukun Ghana Viral: Argentina Tersingkir, Portugal Juara Piala Dunia 2026
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe Samai Messi
Argentina Bawa 500 Kg...
Argentina Bawa 500 Kg Daging Sapi Premium, Tradisi Barbeku Jadi Senjata Messi Cs di Piala Dunia 2026
Martinez: Bandingkan...
Martinez: Bandingkan Ronaldo dengan Messi Itu Kekanak-kanakan
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Special Bola
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Inggris vs Kongo di 32 Besar Piala Dunia 2026: Harry Kane Menggila Lagi?
Kisah Kutukan Kluivert...
Bola Dunia
Kisah Kutukan Kluivert di Piala Dunia, Sama-Sama Tersingkir Lewat Adu Penalti
Ramalan Dukun Ghana:...
Bola Dunia
Ramalan Dukun Ghana: Timnas Argentina Kalah dari Cape Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Rekomendasi
10 Rahasia Fajri TV...
10 Rahasia Fajri TV Push Rank Free Fire, Dijamin Peluang Booyah Makin Besar!
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Berita Terkini
Messi Pemersatu, Ronaldo...
Messi Pemersatu, Ronaldo Biang Masalah Portugal
Hary Tanoesoedibjo Harap...
Hary Tanoesoedibjo Harap Atlet Maksimalkan Kemampuan di IIO 2026
IIO 2026 Resmi Dimulai,...
IIO 2026 Resmi Dimulai, Hary Tanoesoedibjo: Ini Komitmen POBSI Memajukan Biliar Indonesia
The Championships Wimbledon...
The Championships Wimbledon 2026 Tengah Berlangsung, Nonton Live Streaming di VISION+
Mengenal Michael Olise,...
Mengenal Michael Olise, Raja Assist dan Otak Serangan Prancis
Surat Perpisahan Ronald...
Surat Perpisahan Ronald Koeman Usai Belanda Terusir di Piala Dunia 2026
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved