Ilkay Gundogan Ungkap 3 Penyebab Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2022

Sabtu, 03 Desember 2022 - 05:00 WIB
loading...
Ilkay Gundogan Ungkap 3 Penyebab Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2022
Ilkay Gundogan mengungkapkan tiga penyebab kegagalan Jerman di Piala Dunia 2022. Salah satunya karena pertahanan yang buruk. Foto: goal.com
A A A
AL KHOR - Ilkay Gundogan mengungkapkan tiga penyebab kegagalan Jerman di Piala Dunia 2022. Menurutnya Die Mannschaft mudah kehilangan bola, tak dapat memaksimalkan peluang mencetak gol dan ditambah pertahanan yang buruk.

Baca Juga: Kroasia hanya Bertemu Jepang di Babak 16 Besar, Mateo Kovakic: Ini Tetap Sulit

Jerman sejatinya menang 4-2 atas Kosta Rika pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2022. Namun, hasil di Al Bayt Stadium, Jumat (2/12/2022) dini hari itu tidak cukup untuk menyelamatkan mereka.

Meski meraih poin penuh, Jerman gagal lolos ke babak 16 besar. Mereka hanya menempati posisi ketiga dengan empat poin sama seperti Spanyol. Ini lantaran hanya kalah produktivitas gol.

La Furia Roja berhak melaju ke babak berikutnya unggul selisih gol, yakni +6 banding +1. Alhasil, mereka jadi runner-up menemani Jepang selaku juara Grup E ke babak 16 besar.

Gundogan mengatakan tiga penyebab Jerman harus pulang dari Qatar lebih cepat. Ini karena pertahan yang buruk, kehilangan bola dengan mudah dan tak bisa memaksimalkan peluang.

“Kami kebobolan gol terlalu mudah, kami kehilangan bola terlalu mudah dan di depan kami kehilangan peluang mencetak gol terlalu mudah," kata Gundogan dilansir dari Goal International.

Gundogan pun menjelaskan setiap masyarakat Jerman memiliki cita-cita dan tujuan berbeda, tetapi sebagai sebuah tim atau individu mereka tak berhasil memberikan penampilan terbaik untuk negaranya.

Gelandang Manchester City itu ingin setiap pemain Jerman harus mengevaluasi diri sendiri untuk mencari tahu penyebab tampil buruk di Piala Dunia 2022.

"Tentu saja, sebagai orang Jerman, kita harus memiliki cita-cita yang berbeda. Jadi kita harus melihat diri kita sendiri dengan baik. Kamitidak berhasil melakukan yang terbaik sebagai grup, atau mungkin secara individu," jelasnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3114 seconds (10.55#12.26)