Luka Modric Akan Pamit dari Piala Dunia, Suporter Argentina Beri Penghormatan
Rabu, 14 Desember 2022 - 19:31 WIB
loading...
Suporter Argentina memberikan penghormatan kepada Luka Modric setelak kalah 0-3 di semifinal Piala Dunia 2022. Mereka melakukan tepuk tangan meriah kepadanya. Foto: Twitter
A
A
A
LUSAIL - Suporter Argentina memberikan penghormatan kepada Luka Modric setelak kalah 0-3 di semifinal Piala Dunia 2022. Mereka melakukan tepuk tangan meriah kepada veteran berusia 37 tahun itu.
Baca Juga: Kroasia Kandas di Piala Dunia 2022, Di Maria hingga Sergio Aguero Peluk Luka Modric
Modric kembali gagal membawa Kroasia juara Piala Dunia. Langkah Vatreni terhenti saat semifinal usai dibantai Argentina tiga gol tanpa balas 0-3.
Laga di Lusail Stadium, Lusail, Rabu (14/12/2022) dini hari itu bisa dikatakan partai besar terakhir Modric di Piala Dunia. Sebab, kini yang tersisa hanyalah perebutan juara tiga.
Seperti halnya Cristiano Ronaldo yang pernah jadi rekan setimnya di Real Madrid, Modric juga gagal merasakan gelar Piala Dunia sepanjang karier sepak bola profesionalnya.
Sebab jika nanti Kroasia tampil di Piala Dunia 2026, usianya sudah 41 tahun. Hampir mustahil dia akan dipanggil masuk skuad.
Itu artinya Piala Dunia di Qatar merupakan edisi terakhir dalam kariernya. Suporter Argentina lalu mempersembahkan penghormatan berkelas kepada Modric.
Modric tidak tampil penuh karena digantikan Lovro Majer di menit 81. Ketika berjalan keluar lapangan, dia mendapat tepuk tangan meriah bentuk pengormatan dari suporter Argentina.
![Luka Modric Akan Pamit dari Piala Dunia, Suporter Argentina Beri Penghormatan]()
Foto: sportbible.com
Hal itu menjadikan Modric sebagai pemain yang cukup disegani oleh lawan-lawannya. Sosoknya meninggalkan kesan tersendiri bagi publik sepak bola yang menyaksikan berlaga di lapangan.
Meski sudah tidak muda lagi, Modric sempat menegaskan ogah pensiun dari skuad Kroasia. Dia masih merasa cukup bugar untuk tampil di laga internasional.
“Tidak, saya tidak akan meninggalkan tim nasional. saya merasa sangat fit, sangat baik dan saya akan bertahan di sini sampai saya bisa,” ujar Modric dilansir Sport Bible.
Baca Juga: Lionel Messi Wujudkan Mimpi Ibunya Lisandro Martinez: Terima Kasih Master Sepak Bola
“Tidak ada alasan untuk pensiun. Ini pilihan saya. Orang-orang mengatakan saya harus pergi dan fokus pada sepak bola klub. Saya tidak setuju,” tutupnya.
Baca Juga: Kroasia Kandas di Piala Dunia 2022, Di Maria hingga Sergio Aguero Peluk Luka Modric
Modric kembali gagal membawa Kroasia juara Piala Dunia. Langkah Vatreni terhenti saat semifinal usai dibantai Argentina tiga gol tanpa balas 0-3.
Laga di Lusail Stadium, Lusail, Rabu (14/12/2022) dini hari itu bisa dikatakan partai besar terakhir Modric di Piala Dunia. Sebab, kini yang tersisa hanyalah perebutan juara tiga.
Seperti halnya Cristiano Ronaldo yang pernah jadi rekan setimnya di Real Madrid, Modric juga gagal merasakan gelar Piala Dunia sepanjang karier sepak bola profesionalnya.
Sebab jika nanti Kroasia tampil di Piala Dunia 2026, usianya sudah 41 tahun. Hampir mustahil dia akan dipanggil masuk skuad.
Itu artinya Piala Dunia di Qatar merupakan edisi terakhir dalam kariernya. Suporter Argentina lalu mempersembahkan penghormatan berkelas kepada Modric.
Modric tidak tampil penuh karena digantikan Lovro Majer di menit 81. Ketika berjalan keluar lapangan, dia mendapat tepuk tangan meriah bentuk pengormatan dari suporter Argentina.

Foto: sportbible.com
Hal itu menjadikan Modric sebagai pemain yang cukup disegani oleh lawan-lawannya. Sosoknya meninggalkan kesan tersendiri bagi publik sepak bola yang menyaksikan berlaga di lapangan.
Meski sudah tidak muda lagi, Modric sempat menegaskan ogah pensiun dari skuad Kroasia. Dia masih merasa cukup bugar untuk tampil di laga internasional.
“Tidak, saya tidak akan meninggalkan tim nasional. saya merasa sangat fit, sangat baik dan saya akan bertahan di sini sampai saya bisa,” ujar Modric dilansir Sport Bible.
Baca Juga: Lionel Messi Wujudkan Mimpi Ibunya Lisandro Martinez: Terima Kasih Master Sepak Bola
“Tidak ada alasan untuk pensiun. Ini pilihan saya. Orang-orang mengatakan saya harus pergi dan fokus pada sepak bola klub. Saya tidak setuju,” tutupnya.
(mirz)
Lihat Juga :