Metamorfosis Pengamanan Sepak Bola Indonesia

Selasa, 27 Desember 2022 - 07:54 WIB
loading...
Metamorfosis Pengamanan...
Polisi berjaga di luar SUGBK dalam pengamanan pertandingan Piala AFF 2022 antara Timnas Indonesia melawan Kamboja, Jumat (23/12/2022). Foto: MPI/Aldi Chandra
A A A
JAKARTA - Pengamanan sepak bola di Indonesia mengalami kemajuan signifikan. Khususnya soal partisipasi masyarakat dalam membantu pengamanan pertandingan sepak bola. Koordinator Organisasi Suporter dilibatkan dalam menyusun Rencana Operasi (Renops) pengamanan sepak bola sehingga Perspektif keamanan suporter dapat diakomodasi.

Koordinasi dengan Koordinator Organisasi Suporter untuk rencana pengamanan pertandingan itu tertuang dalam Pasal 15 Ayat 4 Peraturan Polri Nomor 10/2022 Tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga. Dalam pasal itu disebutkan bahwa dalam proses penyusunan rencana Operasi Kepolisian atau pengamanan pertandingan dilaksanakan dengan koordinasi internal dan eksternal Polri.

Lalu, dalam Ayat 5 pasal yang sama disebutkan eksternal Polri yang dimaksud dalam ayat 4 adalah, penyelenggara kompetisi, panitia pelaksana, petugas keselamatan dan keamanan, organisasi suporter dan lembaga terkait. Dengan begitu dalam merencanakan pengamanan pertandingan sepak bola, berbagai kepentingan suporter bisa ditampung.

BACA JUGA: Al-Nassr Jadwalkan Cristiano Ronaldo Cek Medis, Segera Bergabung?

Pengamat Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto menuturkan, secara teknis memang harus diakui ada kemajuan dalan konsep pengamanan sepak bola. Sebab, konsep pengamanan pertandingan ini menganggap di dalam stadion itu private area. Yang memang harus diamankan oleh private security.

"Karena itu pengamanan dilakukan steward, apalagi suporter dilibatkan," paparnya.

Dalam Perpol 10/2022 tersebut dapat diartikan bahwa polisi mengambil peran mengamankan public area yang ada di luar stadion. "Maka, polisi ini memposisikan diri sebagai kekuatan pendukung," terangnya.

BACA JUGA: Alasan Shin Tae-yong Tidak Selebrasi Berlebihan saat Indonesia Bantai Brunei

Hal ini tertuang sesuai dengan pasal 24 dan dipertegas pada pasal 26 Perpol 10/2022 dimana di dalam area stadion mengedepankan peran dan fungsi dari steward, sehingga pelibatan petugas kepolisian di dalam area stadion dilaksanakan jika terjadi eskalasi kejadian sesuai dengan permintaan dari Safety and Security Officer. "Ini juga bertujuan agar panitia pelaksana serta Safety and Security Officer turut bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan para pemain, ofisial, dan penonton yang hadir."

Selain itu, dalam situasi kontijensi sesuai dengan Pasal 31 Perpol tersebut, tindakan maksimal kepolisian adalah penindakan huru-hara (PHH). Namun, tanpa gas air mata. Artinya, hanya bisa dilakukan pendorongan massa, penyemprotan air dengan water cannon, penangkapan provokator, dan barikade. "Polisi yang bertindak dalam kondisi kontijensi ini," paparnya.

Menurutnya, tingkat kekerasan dalam pengamanan pertandingan sepak bola pasti akan menurun drastis. Bukan hanya karena konsep baru polisi di luar stadion, tapi juga karena penggunaan kekuatan maksimal dalam pengamanan pertandingan sepak bola itu telah mengakomodir regulasi internasional. "Pasti turunlah," urainya.

Namun begitu, potensi kekerasan terhadap suporter itu beralih ke steward. Walau kemungkinan besar kekerasannya akan sangat terukur. "Jadi steward yang bisa melakukan kekerasan," jelas lelaki asal Jawa Timur tersebut.

Diketahui bahwa Polri memiliki semangat yang besar untuk meningkatkan kualitas pengamanan pertandingan sepak bola. Salah satunya, dengan melakukan pelatihan sekaligus sertifikasi pengamanan protektif dalam kerumunan massa, khususnya kerumunan yang diakibatkan pertandingan sepak bola. "Pengamanan protektif ini konsep pengamanan yang mengedepankan keselamatan masyarakat umum," jelas Asops Kapolri Irjen Agung Setya Imam Effendi.

Dalam pelatihan dan sertifikasi itu, lanjutnya, dilakukan praktik sekaligus simulasi untuk penilaian risiko, perencanaan pengamanan event pertandingan sepak bola dan pelaksanaan pengamanan. "Intinya kemampuan pengamanan dari personel Polri dan steward ditingkatkan," paparnya.

Ada sejumlah profesor asal Inggris dari Coventry University yang akan memimpin pelatihan dan sertifikasi tersebut. Di antaranya, Direktur Institut Perdamaian dan Keamanan Profesor Mcilhatton, Senior Sejawat Keamanan Protektif Profesor John Cuddihy, Direktur Pusat Kepercayaan Perdamaian dan Hubungan Sosial Profesor Mike Hardy.

"Ada pula pemimpin pertandingan yang berpengalaman memimpin dan mengelola acara olahraga skala besar. Nanti diumumkan," tutur Agung.

Kini wajarlah bila dipandang bahwa pengamanan sepak bola Indonesia tengah bermetamorfosis. Menjadi pengamanan yang mengedepankan keselamatan masyarakat. Sekaligus mampu memberikan pengamanan sepak bola berkelas internasional.

(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suporter Sambut Antusias...
Suporter Sambut Antusias Era Baru Timnas Indonesia dengan Kepemimpinan John Herdman
Penentuan Timnas Indonesia...
Penentuan Timnas Indonesia di Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Fokus Wasit Atau Persiapan Tim?
65 Persen Suporter Percaya...
65 Persen Suporter Percaya Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2026
Rizky Ridho dan Jay...
Rizky Ridho dan Jay Idzes, Siapa Pemain Terfavorit Pilihan Suporter Timnas Indonesia?
Calvin Verdonk Ungkap...
Calvin Verdonk Ungkap Fanatisme Sepak Bola Indonesia di Depan Publik Prancis
Bangun Ekosistem Sepakbola...
Bangun Ekosistem Sepakbola Sehat, Kemenpora Gelar KIE Suporter di Sumbar
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Special Bola
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Kolombia vs Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Cetak Hattrick?
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Hidup Mati Menuju 32 Besar
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Panama vs Inggris di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Incar Juara Grup L
Rekomendasi
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Berita Terkini
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
Lineker Semprot FIFA:...
Lineker Semprot FIFA: Hukuman Madibo Tak Masuk Akal
Mohamed Salah Cedera,...
Mohamed Salah Cedera, Mesir Deg-degan Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved