Federer Kritik Penggunaan Teknologi Mata Elang

Minggu, 05 Juli 2015 - 13:26 WIB
Federer Kritik Penggunaan...
Federer Kritik Penggunaan Teknologi Mata Elang
A A A
LONDON - Roger Federer tak henti-hentinya mengecam penggunaan teknologi mata elang (HawkEye) di turnamen Wimbledon 2015. Petenis asal Swiss kembali melontarkan kritik pada alat bantu tersebut setelah ia dinilai lebih menyusahkan pertandingan.

Dilansir Reuters, Minggu (5/7/2015), kecaman Federer bermula ketika ia menyaksikan pertandingan Tomas Berdych vs Jeremy Chardy di babak pertama. Saat itu, kondisi SW19 yang sedikit gelap akibat dilangsungkan malam hari membuat pengamatan pada bola jadi sedikit terganggu, termasuk teknologi HawkEye yang juga jadi kurang maksimal.

Dalam Wimbledon kali ini, beberapa pertandingan memang dilangsungkan pada malam hari. Hal itu menyebabkan sebagian sisi lapangan jadi gelap akibat terpaan sinar matahari yang kurang merata. Imbasnya, teknologi HawkEye jadi kurang jelas memantau pertandingan jika kondisi lapangan sedikit gelap.

Melihat hal tersebut, Federer kembali melontarkan kritikan pada HawkEye. Juara tujuh kali Wimbledon mempertanyakan tingkat akurasi teknologi tersebut ketika diterapkan dalam pertandingan malam hari dengan alasan tak semestinya pertandingan jadi terganggu.

"Apa yang saya sedang perjuangkan dengan hal itu saya pikir tidak 100 persen akurat. Katakanlah hanya 99 persen baik. Menurut pendapat saya, itu masih belum 100 persen. Saya masih melihat adanya panggilan, saya tidak mengerti," ungkap Federer.

"Tapi tidak apa-apa untuk memilikinya. Karena anda tidak ingin kalah di Wimbledon hanya karena adanya satu teriakan atau panggilan tak terjawab dari seseorang. Apa yang saya tidak mengerti adalah jika kami memiliki Hawkeye, mengapa kami terus bermain di malam hari di mana Hawkeye tidak bisa tersedia? Di situlah letak ketidaksetujuan saya pada supervisor atau panitia turnamen yang membuat aturan terlalu jauh," tambahnya.

"Kami telah melihat hal itu terjadi setiap pertandingan malam hari, Hawkeye tidak tersedia namun para pemain tetap bermain. Itulah mungkin waktu ketika anda butuh solusi, anda membutuhkannya. Saya hanya berpikir, kami harus berhenti bermain ketika Hawkeye tidak tersedia lagi," pungkasnya.
(sha)
Berita Terkait
8 Momen Epik Tak Terlupakan...
8 Momen Epik Tak Terlupakan Sepanjang Masa Grand Slam Wimbledon
Kisah Marketa Vondrousova,...
Kisah Marketa Vondrousova, Juara Wimbledon 2023 dan Obsesinya tentang Tato
Tersingkir Dini di Wimbeldon...
Tersingkir Dini di Wimbeldon 2022, Serena Williams: Saya Nyaris Menang
Mantap! Uang Hadiah...
Mantap! Uang Hadiah Wimbledon 2020 Dibagikan ke Pemain
Wimbledon 2021, Momen...
Wimbledon 2021, Momen Krusial Kembalinya Andy Murray
Awas! Roger Federer...
Awas! Roger Federer Punya Dendam di Wimbledon
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
2 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
5 jam yang lalu
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
6 jam yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
8 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
8 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved