Orang Tua Casillas Sebut Anaknya Korban Ambisi Presiden Madrid
Minggu, 12 Juli 2015 - 16:46 WIB
Orang Tua Casillas Sebut Anaknya Korban Ambisi Presiden Madrid
A
A
A
MADRID - Ayah dan ibu Iker Casillas, Jose Luis Casillas dan Mari Carmen, menyatakan hengkangnya Casillas dari Santiago Bernabeu lantaran dipaksa keluar oleh presiden Real Madrid Florentino Perez. Mereka juga menyebut Casillas terlalu bagus untuk bermain di klub Tier III (level III) seperti FC Porto.
Dalam sebuah wawancara dengan harian El Mundo, orang tua Casillas mengatakan anak mereka telah diperlakukan buruk oleh Perez sejak dia kembali untuk kedua kalinya sebagai presiden Madrid pada tahun 2009.
Mereka menambahkan, Casillas menjadi korban dari sebuah kampanye 'fitnah' dalam beberapa tahun terakhir yang akhirnya mendorong keputusannya untuk hengkang dari Madrid. Mengutip Mari Carmen, El Mundo menuliskan bahwa Perez ingin membawa kiper Juventus Gianluigi Buffon karena Perez lebih suka pemain tinggi.
Orang tua Casillas juga marah saat terjadi sengketa keuangan dengan Casillas yang mendorong pemain untuk mengambil tindakan hukum terhadap klub pada tahun 2009. "Iker banyak berkontribusi, dia menderita tekanan psikologis dan mereka memperlakukannya berbeda dengan pemain lain," kata Mari Carmen.
"Saya telah menyaksikan dia menderita selama bertahun-tahun. Florentino (Perez) yang mendorong Casillas keluar karena dia ingin mengakhiri karier Casillas di Real Madrid."
Ibu Casillas mengatakan Porto tidak cukup bergengsi untuk anaknya, yang memenangi tiga gelar Liga Champions dengan Real Madrid dan sebagai kapten timnas Spanyol saat membawa ke tangga juara Piala Eropa 2008 dan 2012, serta Piala Dunia 2010.
"Ini (Porto) adalah tim Tier III bagi pemain sekaliber Iker," kata Mari Carmen. "Seorang juara dunia tidak bisa berakhir di Porto. Dia bisa pergi ke mana pun yang dia inginkan dan saya tidak peduli jika Iker bergabung dengan Barcelona karena mereka lebih beradab."
Saint Iker -julukan Casillas- akan menggelar konferensi pers perpisahan di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (12/7/2015) ini. Real Madrid sudah mengumumkan kepergian Casillas pada Sabtu (11/7/2015). Penjaga gawnag kelahiran Mostoles, Madrid, Spanyol, 20 Mei 1981, itu meninggalkan Bernabeu setelah 16 musim di tim utama Madrid. (Baca juga: RESMI: Madrid Restui Iker Casillas Pindah ke Porto)
Madrid menayangkan berita penghormatan untuk Casillas di laman mereka (www.realmadrid.com), dan menyebutnya "kiper terbesar dalam sejarah klub dan dalam sejarah sepak bola Spanyol" serta "simbol terbaik dalam sejarah Madrid".
Dalam sebuah wawancara dengan harian El Mundo, orang tua Casillas mengatakan anak mereka telah diperlakukan buruk oleh Perez sejak dia kembali untuk kedua kalinya sebagai presiden Madrid pada tahun 2009.
Mereka menambahkan, Casillas menjadi korban dari sebuah kampanye 'fitnah' dalam beberapa tahun terakhir yang akhirnya mendorong keputusannya untuk hengkang dari Madrid. Mengutip Mari Carmen, El Mundo menuliskan bahwa Perez ingin membawa kiper Juventus Gianluigi Buffon karena Perez lebih suka pemain tinggi.
Orang tua Casillas juga marah saat terjadi sengketa keuangan dengan Casillas yang mendorong pemain untuk mengambil tindakan hukum terhadap klub pada tahun 2009. "Iker banyak berkontribusi, dia menderita tekanan psikologis dan mereka memperlakukannya berbeda dengan pemain lain," kata Mari Carmen.
"Saya telah menyaksikan dia menderita selama bertahun-tahun. Florentino (Perez) yang mendorong Casillas keluar karena dia ingin mengakhiri karier Casillas di Real Madrid."
Ibu Casillas mengatakan Porto tidak cukup bergengsi untuk anaknya, yang memenangi tiga gelar Liga Champions dengan Real Madrid dan sebagai kapten timnas Spanyol saat membawa ke tangga juara Piala Eropa 2008 dan 2012, serta Piala Dunia 2010.
"Ini (Porto) adalah tim Tier III bagi pemain sekaliber Iker," kata Mari Carmen. "Seorang juara dunia tidak bisa berakhir di Porto. Dia bisa pergi ke mana pun yang dia inginkan dan saya tidak peduli jika Iker bergabung dengan Barcelona karena mereka lebih beradab."
Saint Iker -julukan Casillas- akan menggelar konferensi pers perpisahan di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (12/7/2015) ini. Real Madrid sudah mengumumkan kepergian Casillas pada Sabtu (11/7/2015). Penjaga gawnag kelahiran Mostoles, Madrid, Spanyol, 20 Mei 1981, itu meninggalkan Bernabeu setelah 16 musim di tim utama Madrid. (Baca juga: RESMI: Madrid Restui Iker Casillas Pindah ke Porto)
Madrid menayangkan berita penghormatan untuk Casillas di laman mereka (www.realmadrid.com), dan menyebutnya "kiper terbesar dalam sejarah klub dan dalam sejarah sepak bola Spanyol" serta "simbol terbaik dalam sejarah Madrid".
(sha)