Dituding Usir Casillas, Presiden Madrid Beri Penjelasan
Senin, 13 Juli 2015 - 22:56 WIB
Dituding Usir Casillas, Presiden Madrid Beri Penjelasan
A
A
A
MADRID - Presiden Real Madrid, Florentino Perez angkat bicara terkait tudingan telah mengusir Iker Casillas keluar dari Santiago Bernabeu -markas Madrid-. Seperti diketahui pemain berjuluk Saint Iker itu baru saja resmi mengakhiri kebersamaan 25 tahun bersama Madrid untuk melanjutkan petualangan bersama salah satu klub raksasa asal Portugal yakni FC Porto.
Terkait kepergian Saint Iker dari Ibukota Spanyol, orang tua sang pemain, Jose Luis Casillas dan Mari Carmen mengatakan hengkangnya Casillas lantaran dipaksa keluar oleh presiden Real Madrid, Florentino Perez. Bukan menjadi rahasia lagi bila hubungan Casillas dan Perez memburuk dalam beberapa musim terakhir, terkait kebijakan yang dilakukan klub. Menanggapi tudingan ini Perez mengklaim tidak ada yang menendang keluar Casillas.
(Baca Juga: Orang Tua Casillas Sebut Anaknya Korban Ambisi Presiden Madrid)
"Iker meninggalkan kami karena itu menjadi keinginannya. Tak seorang pun di Real Madrid telah memintanya untuk meninggalkan klub. Ia menerima tawaran dan meminta kami untuk menyetujuinya. Casillas mengetahui bila klub berupaya untuk mendengarkan proposal. Saya paham Iker ingin membuat awal baru," jelas Perez dilansir Marca, Senin (13/7/2015).
Pernyataan Perez bertolak belakang dengan situasi yang terjadi saat kepergian sang kapten diumumkan sangat menyedihkan. Untuk ukuran legenda besar sepertinya Casillas, Ia hanya datang seorang diri dalam konferensi pers untuk menjelaskan alasan kepergiannya. Meski hari ini Madrid memberikan respon dengan menggelar seremoni perpisahan Saint Iker bersama dengan para fans, tapi hal itu sepertinya sudah terlambat.
(Baca Juga: Perpisahan Tragis Casillas Berganti Seremoni Bersama Fans)
"Saya akan senang baginya bila menyelesaikan karirnya di Real Madrid, tapi saya mengerti alasan kenapa Ia pergi. Para fans Madrid akan selalu ingat bahwa Casillas adalah salah satu pemain paling penting dalam sejarah klub ini. Iker ingin perpisahannya berlangsung sederhana. Selama 25 tahun, Ia (Casillas) telah menerima rasa hormat dari pihak klub," tandasnya.
Terkait kepergian Saint Iker dari Ibukota Spanyol, orang tua sang pemain, Jose Luis Casillas dan Mari Carmen mengatakan hengkangnya Casillas lantaran dipaksa keluar oleh presiden Real Madrid, Florentino Perez. Bukan menjadi rahasia lagi bila hubungan Casillas dan Perez memburuk dalam beberapa musim terakhir, terkait kebijakan yang dilakukan klub. Menanggapi tudingan ini Perez mengklaim tidak ada yang menendang keluar Casillas.
(Baca Juga: Orang Tua Casillas Sebut Anaknya Korban Ambisi Presiden Madrid)
"Iker meninggalkan kami karena itu menjadi keinginannya. Tak seorang pun di Real Madrid telah memintanya untuk meninggalkan klub. Ia menerima tawaran dan meminta kami untuk menyetujuinya. Casillas mengetahui bila klub berupaya untuk mendengarkan proposal. Saya paham Iker ingin membuat awal baru," jelas Perez dilansir Marca, Senin (13/7/2015).
Pernyataan Perez bertolak belakang dengan situasi yang terjadi saat kepergian sang kapten diumumkan sangat menyedihkan. Untuk ukuran legenda besar sepertinya Casillas, Ia hanya datang seorang diri dalam konferensi pers untuk menjelaskan alasan kepergiannya. Meski hari ini Madrid memberikan respon dengan menggelar seremoni perpisahan Saint Iker bersama dengan para fans, tapi hal itu sepertinya sudah terlambat.
(Baca Juga: Perpisahan Tragis Casillas Berganti Seremoni Bersama Fans)
"Saya akan senang baginya bila menyelesaikan karirnya di Real Madrid, tapi saya mengerti alasan kenapa Ia pergi. Para fans Madrid akan selalu ingat bahwa Casillas adalah salah satu pemain paling penting dalam sejarah klub ini. Iker ingin perpisahannya berlangsung sederhana. Selama 25 tahun, Ia (Casillas) telah menerima rasa hormat dari pihak klub," tandasnya.
(akr)