Serena Santai Hadapi Kutukan 27 Tahun Silam
Jum'at, 28 Agustus 2015 - 14:35 WIB
Serena Santai Hadapi Kutukan 27 Tahun Silam
A
A
A
NEW YORK - Petenis nomor satu dunia Serena Williams bersikap santai jelang srand slam AS Terbuka 2015 berlangsung 31 Agustus mendatang waktu setempat. Dihadapkan pada tantangan menyapu bersih gelar drand slam tahun ini, ia menyebut tak tertekan sama sekali untuk memutus kutukan yang sudah bertahan selama 27 tahun lalu.
Serena membawa modal Serena Slam sebelum berlaga di hadapan publik sendiri. Serena Slam adalah keberhasilannya merengkuh grand slam beruntun sejak tahun lalu yakni AS Terbuka 2014, Australia Terbuka 2015, Prancis Terbuka 2015 dan Wimbledon 2015.
Dari rentetan 21 trofi gelar bergengsi tersebut, ada satu yang rekor yang belum mampu diputusnya. Petenis berusia 33 tahun itu selalu gagal menyapu bersih empat gelar dalam semusim.
Terakhir, hanya Steffi Graf yang mampu melakukannya pada musim 1988 lalu. Sisanya, petenis top papan atas hanya bisa menyabet tiga gelar dalam semusim.
Menanggapi hal tersebut, Serena mengaku dirinya sama sekali tak tertekan. Ia justru menyebut gelar Wimbledon yang didapatnya Juli lalu membuatnya siap berlaga di AS Terbuka 2015.
"Saya tak merasakan tekanan berarti. Jika saya menganggapnya itu sulit, justru akan jadi tekanan. Tetapi saat ini, saya tak merasa apapun. Saya di sini hanya untuk bermain dan melakukan yang terbaik semampu saya," beber Serena melansir Reuters, Jumat (28/8/2015).
"Di Wimbledon, saya meraih Serena Slam kedua saya. Itu langka. Itu memberi saya pelajaran terbaik dan persiapan sebelum berlaga di Grand Slam selanjutnya," pungkasnya.
Serena membawa modal Serena Slam sebelum berlaga di hadapan publik sendiri. Serena Slam adalah keberhasilannya merengkuh grand slam beruntun sejak tahun lalu yakni AS Terbuka 2014, Australia Terbuka 2015, Prancis Terbuka 2015 dan Wimbledon 2015.
Dari rentetan 21 trofi gelar bergengsi tersebut, ada satu yang rekor yang belum mampu diputusnya. Petenis berusia 33 tahun itu selalu gagal menyapu bersih empat gelar dalam semusim.
Terakhir, hanya Steffi Graf yang mampu melakukannya pada musim 1988 lalu. Sisanya, petenis top papan atas hanya bisa menyabet tiga gelar dalam semusim.
Menanggapi hal tersebut, Serena mengaku dirinya sama sekali tak tertekan. Ia justru menyebut gelar Wimbledon yang didapatnya Juli lalu membuatnya siap berlaga di AS Terbuka 2015.
"Saya tak merasakan tekanan berarti. Jika saya menganggapnya itu sulit, justru akan jadi tekanan. Tetapi saat ini, saya tak merasa apapun. Saya di sini hanya untuk bermain dan melakukan yang terbaik semampu saya," beber Serena melansir Reuters, Jumat (28/8/2015).
"Di Wimbledon, saya meraih Serena Slam kedua saya. Itu langka. Itu memberi saya pelajaran terbaik dan persiapan sebelum berlaga di Grand Slam selanjutnya," pungkasnya.
(bbk)