Imbas Sengketa Persebaya: Pemain Siap Tanding, Siap Tidak Tanding
Minggu, 27 September 2015 - 00:15 WIB
Imbas Sengketa Persebaya: Pemain Siap Tanding, Siap Tidak Tanding
A
A
A
SURABAYA - Sengketa perebutan nama Persebaya, membuat konsentrasi Ibnu Grahan pecah. Buktinya, Pelatih Persebaya United itu memilih masih tetap bertahan berada di Surabaya hingga Sabtu (26/9).
Padahal, laga leg kedua babak perempat final Piala Presiden melawan tuan rumah Sriwijaya FC akan digelar, Minggu (27/9) sore. Sementara, seluruh pemain Persebaya United sudah berada di Palembang sejak Jumat (25/9).
(Baca juga: Kecewa Nama Persebaya Diganti, Bonek Desak Persebaya United Mundur)
Bahkan, Ibnu juga tidak mendampingi tim saat sesi menjajal lapangan Stadion Jakabaring, Palembang, Sabtu (26/9) sore. "Saya masih berada di Surabaya untuk memantau kondisi terakhir. Nanti (Sabtu) sore atau besok (Minggu) saya akan berangkat menyusul ke Palembang,"ucap Ibnu.
Hingga saat ini, belum diketahui pasti apakah Persebaya United bakal tampil melawan Sriwijaya FC. Sebab, ada desakan dari Bonek, pendukung setia, agar Persebaya United mundur jika harus diwajibkan berganti nama. "Semua tim, baik pemain maupun pelatih sudah siap menerima keputusan manajemen. Siap bertanding dan juga siap tidak bertanding," tegasnya.
Meski dirinya masih berada di Surabaya, namun Ibnu mengatakan tidak ada masalah dengan persiapan tim. "Di sana masih ada asisten pelatih yang menjaga motivasi anak-anak. Saya juga selalu memantau dari sini. Kami juga sudah hapal karakter lapangan di Palembang, tidak ada masalah," tandasnya.
Yang pasti, lanjut Ibnu, para pemainnya sudah terbiasa dengan guncangan di luar arena, seperti kasus perubahan nama tim yang sekarang berkembang. "Di turnamen SCM Cup yang lalu, kami juga diguncang masalah sama. Saya bersyukur, meski pemain kami masih muda-muda, namun mental mereka sudah luar biasa. Tidak terpengaruh kondisi seperti ini. Mental dan motivasi bertanding itu yang terus kami jaga,''ucap pemain Persebaya era 80-90 an ini.
Padahal, laga leg kedua babak perempat final Piala Presiden melawan tuan rumah Sriwijaya FC akan digelar, Minggu (27/9) sore. Sementara, seluruh pemain Persebaya United sudah berada di Palembang sejak Jumat (25/9).
(Baca juga: Kecewa Nama Persebaya Diganti, Bonek Desak Persebaya United Mundur)
Bahkan, Ibnu juga tidak mendampingi tim saat sesi menjajal lapangan Stadion Jakabaring, Palembang, Sabtu (26/9) sore. "Saya masih berada di Surabaya untuk memantau kondisi terakhir. Nanti (Sabtu) sore atau besok (Minggu) saya akan berangkat menyusul ke Palembang,"ucap Ibnu.
Hingga saat ini, belum diketahui pasti apakah Persebaya United bakal tampil melawan Sriwijaya FC. Sebab, ada desakan dari Bonek, pendukung setia, agar Persebaya United mundur jika harus diwajibkan berganti nama. "Semua tim, baik pemain maupun pelatih sudah siap menerima keputusan manajemen. Siap bertanding dan juga siap tidak bertanding," tegasnya.
Meski dirinya masih berada di Surabaya, namun Ibnu mengatakan tidak ada masalah dengan persiapan tim. "Di sana masih ada asisten pelatih yang menjaga motivasi anak-anak. Saya juga selalu memantau dari sini. Kami juga sudah hapal karakter lapangan di Palembang, tidak ada masalah," tandasnya.
Yang pasti, lanjut Ibnu, para pemainnya sudah terbiasa dengan guncangan di luar arena, seperti kasus perubahan nama tim yang sekarang berkembang. "Di turnamen SCM Cup yang lalu, kami juga diguncang masalah sama. Saya bersyukur, meski pemain kami masih muda-muda, namun mental mereka sudah luar biasa. Tidak terpengaruh kondisi seperti ini. Mental dan motivasi bertanding itu yang terus kami jaga,''ucap pemain Persebaya era 80-90 an ini.
(aww)