Gara-gara Turan dan Bendera, Barcelona 'Perang' dengan FIFA-UEFA
Selasa, 10 November 2015 - 18:09 WIB
Gara-gara Turan dan Bendera, Barcelona 'Perang' dengan FIFA-UEFA
A
A
A
BARCELONA - Barcelona terus bertekad melanjutkan perang dengan FIFA karena sudah kehilangan kesabaran, demi mendapatkan izin segera mendaftarkan Arda Turan sebagai pemain mereka. Jawara Liga Champions masih menunggu putusan banding atas hukuman FIFA yang melarang skuat Catalan melakukan aktivitas transfer selama dua periode karena mendatangkan pemain muda di bawah umur, yang akan berakhir Januari tahun depan.
(Baca berita lengkap seputar Barcelona di sini)
La Blaugrana -julukan Barca- memastikan pihak klub belum mendapatkan kabar dari FIFA apakah Turan atau para pemain La Masia sudah bisa didaftarkan atau belum. Lantaran respon lambat dari pihak FIFA, Barca mengancam akan membawa kasus ini ke pengadilan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). "Berkaitan dengan FIFA, pihak klub masih menunggu pengumuman apakah sudah diperbolehkan mendaftarkan Arda Turan untuk menggantikan Rafinha yang absen panjang," bunyi pernyataan Barca dilansir Soccerway, Selasa (10/11/2015).
Barca menambahkan masih menunggu tanggapan tertulis untuk dapat mendaftarkan pemain baru dari FIFA, sehingga para pemain muda dapat melanjutkan pendidikan mereka di akademi La Masia. Pihak Catalan juga menuding FIFA telah menghambat munculnya bibit-bibit baru dari La Blaugrana -julukan Barca-. "Jika dalam pekan-pekan kedepan, FIFA tidak memberikan sikap. Barcelona akan menganggap hukuman ini tidak lagi berluka dan akan mengajukan banding kepada CAS karena kurangnya perlindungan hukum," sambungnya.
Sementara itu Barca juga mengajukan banding atas hukuman UEFA, lantaran bendera Catalan pro kemerdekaan yang berkibar di ajang Liga Champions saat melawan Bayer Leverkusen di Camp Nou. "Berkaitan dengan UEFA, direksi klub telah mempersiapkan banding yang akan disampaikan ke Komite Banding Eropa. Kami akan melakukan segala cara, mulai dari CAS dan jika perlu pengadilan sipil bahkan pengadilan hak asasi manusia Eropa di Strasbourg," tandasnya.
(Baca berita lengkap seputar Barcelona di sini)
La Blaugrana -julukan Barca- memastikan pihak klub belum mendapatkan kabar dari FIFA apakah Turan atau para pemain La Masia sudah bisa didaftarkan atau belum. Lantaran respon lambat dari pihak FIFA, Barca mengancam akan membawa kasus ini ke pengadilan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). "Berkaitan dengan FIFA, pihak klub masih menunggu pengumuman apakah sudah diperbolehkan mendaftarkan Arda Turan untuk menggantikan Rafinha yang absen panjang," bunyi pernyataan Barca dilansir Soccerway, Selasa (10/11/2015).
Barca menambahkan masih menunggu tanggapan tertulis untuk dapat mendaftarkan pemain baru dari FIFA, sehingga para pemain muda dapat melanjutkan pendidikan mereka di akademi La Masia. Pihak Catalan juga menuding FIFA telah menghambat munculnya bibit-bibit baru dari La Blaugrana -julukan Barca-. "Jika dalam pekan-pekan kedepan, FIFA tidak memberikan sikap. Barcelona akan menganggap hukuman ini tidak lagi berluka dan akan mengajukan banding kepada CAS karena kurangnya perlindungan hukum," sambungnya.
Sementara itu Barca juga mengajukan banding atas hukuman UEFA, lantaran bendera Catalan pro kemerdekaan yang berkibar di ajang Liga Champions saat melawan Bayer Leverkusen di Camp Nou. "Berkaitan dengan UEFA, direksi klub telah mempersiapkan banding yang akan disampaikan ke Komite Banding Eropa. Kami akan melakukan segala cara, mulai dari CAS dan jika perlu pengadilan sipil bahkan pengadilan hak asasi manusia Eropa di Strasbourg," tandasnya.
(akr)