Doa dan Ban Hitam untuk Aremania

Sabtu, 19 Desember 2015 - 20:32 WIB
Doa dan Ban Hitam untuk...
Doa dan Ban Hitam untuk Aremania
A A A
SLEMAN - Ban hitam menghiasi lengan kanan pemain Surabaya United dan Arema Cronus yang melakoni matchday 2 penyisihan Grup E babak 8 besar Piala Jenderal Sudirman 2015 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (19/12/2105). Penyematan ban hitam tersebut sebagai tanda duka atas tewasnya dua Aremania (suporter Arema), Eko Prasetyo dan Slamet, dalam perjalanan ke Sleman.

Selain memakai ban hitam, kedua tim juga mengheningkan cipta jelang pertandingan, tepatnya sebelum menyanyikan Indonesia Raya. Mengheningkan cipta juga dilakukan di laga sebelumnya antara Persipura Jayapura kontra Pusamania Borneo FC yang berakhir dengan kemenangan Pusamania lewat drama adu penalti. (Baca juga: Kalah Adu Penalti, Peluang Persipura ke Semifinal Menipis).

Aremania mendominasi penuh tribun Maguwoharjo dan jumlahnya di atas 20.000. Mereka sebagian adalah Aremania yang datang langsung dari Malang. Sementara Bonek sendiri terlihat tak banyak yang hadir langsung.

Sebenarnya di laga ini Aremania juga mengibarkan bendera merah-putih raksasa yang dipersiapkan sebelumnya. Namun karena ada tragedi yang menimpa rekan mereka, terpaksa bendera raksasa tersebut baru dibeber di laga terakhir delapan besar kontra Pusamania Borneo FC nanti.
Doa dan Ban Hitam untuk Aremania

Sesuai prediksi sebelumnya, puluhan ribu Aremania datang langsung ke Maguwoharjo dan hingga kick-off situasi di stadion relatif kondusif. "Sejauh ini situasi di stadion masih aman. Semoga rekan-rekan Aremania tetap selamat dalam perjalanan pulang nanti," ucap Ronny Setya, salah satu Aremania.

Walau baru aja ada peristiwa berdarah, Arema maupun Surabaya United kelihatan tetap fokus peda pertandingan. Tidak terlihat permainan kasar atau menjurus pada tindakan emosional yang ditunjukkan tim sejak awal laga. Kedua tim murni menunjukkan persaingan teknis. Namun, hingga babak pertama berakhir, kedua tim bermain imbang tanpa gol alias 0-0.
(sha)
Berita Terkait
Media Asing Turut Beritakan...
Media Asing Turut Beritakan Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan
Ratusan Nyawa Melayang...
Ratusan Nyawa Melayang di Kerusuhan Kanjuruhan, Netizen Minta Sepak Bola Indonesia Dibubarkan
10 Tragedi Kerusuhan...
10 Tragedi Kerusuhan Sepak Bola Paling Mematikan dalam Sejarah
7 Fakta Tragedi Kanjuruhan...
7 Fakta Tragedi Kanjuruhan usai Arema FC vs Persebaya yang mengguncang
127 Meninggal, PSSI...
127 Meninggal, PSSI Dukung Kepolisian Usut Kerusuhan Suporter di Stadion Kanjuruhan
Indonesia Terancam Sanksi...
Indonesia Terancam Sanksi FIFA Akibat Tewasnya Suporter saat Kerusuhan Sepak Bola Arema FC vs Persebaya
Berita Terkini
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
55 menit yang lalu
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
2 jam yang lalu
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
5 jam yang lalu
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
5 jam yang lalu
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved