Pecat Wasit Gay, Federasi Sepak Bola Turki Didenda

Selasa, 29 Desember 2015 - 18:12 WIB
Pecat Wasit Gay, Federasi...
Pecat Wasit Gay, Federasi Sepak Bola Turki Didenda
A A A
ISTANBUL - Sepak bola sudah sepatutnya mengusung asas penyetaraan gender. Jika tidak, maka akibatnya seperti Federasi Sepak Bola Turki (TFT) yang didenda akibat memberhentikan wasit yang ternyata pernah jadi penyuka sejenis alias gay.

Dilansir Hurriyetdailynews.com Selasa (29/12/2015), wasit yang bernama Halili Ibrahim Dincdag memenangkan gugatan kepada TFT setelah diberhentikan secara sepihak pada 2009. Alasan tidak diperpanjang kontraknya karena Dincdag diketahui seorang gay yang terungkap ketika ingin masuk wajib militer. TFT membantah pemecatannya berhubungan dengan kasus seksualitas dan sempat menyatakan pintu kembali selalu terbuka lebar untuk wasit yang sudah 13 tahun memimpin pertandingan lokal di Turki.

Namun kasus sudah terbongkar dan meluap seantero negara selama tiga tahun lamanya. Masih tak terima disisihkan dari sepak bola, Halilli yang sudah insyaf menyeret kasus tersebut ke pengadilan pada 2012. Hasilnya, Pengadilan Caglayan Istanbul memenangkannya tahun ini dengan menjatuhkan denda kepada TFT sebesar 23 ribu Lira Turki atau sekitar Rp108 juta.

"Memenangkan gugatan ini berarti banyak bagi saya. Pengadilan mengakui bahwa saya benar. Saya berharap putusan ini akan jadi contoh untuk kasus serupa. Ini adalah kemenangan," seru Dincdag setelah sidang di Pengadilan untuk Kejahatan Berat di Pengadilan Caglayan Istanbul.

Kendati menang di pengadilan, pengacara Dincdag Fırat Soyle mengatakan akan tetap mengajukan banding. Pasalnya, denda sebesar 23 ribu Lira Turki tidak sesuai dengan tuntutannya tiga tahun silam yang saat itu meminta ganti rugi 110 ribu lira Turki atau sekitar Rp519 juta.

Dincdag mengajukan kasus ini pada 2012 atau tiga tahun setelah ia dipecat sebagai wasit oleh TFT. Saat itu, ia mengajukan kasus setelah insyaf alias tidak lagi menjadi gay. Ia memutuskan insyaf setelah menerima penghargaan tahunan dari LSM Aliansi Anti-Homophobia dan LGBT (Lesbian Gay Biseksual dan Transgender) yang berbasis di Berlin, Jerman.

Imbas pemecatan itu cukup fatal bagi Dincdag. Selain kehilangan pekerjaan, wasit asal Trabzon, Turki itu kehilangan pekerjaannya di sebuah stasiun radio olahraga dan mendapat ancaman dari beberapa kelompok di wilayah Laut Hitam setelah kasusnya terungkap media nasional.

Di Turki LGBT memang tidak ilegal, namun lingkungan sosial di sana cukup keras menentangnya. Dincdag mengaku sempat mengalami masa-masa sulit akibat penyimpangannya tersebut.
(sha)
Berita Terkait
Mohamed Salah Disentil...
Mohamed Salah Disentil Aktor Turki gara-gara Rayakan Natal
Zehra Gunes, Atlet Cantik...
Zehra Gunes, Atlet Cantik Andalan Tim Voli Turki
Cristiano Ronaldo Kirim...
Cristiano Ronaldo Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Momen Haru Bocah Gempa...
Momen Haru Bocah Gempa Dahsyat Suriah Bertemu Cristiano Ronaldo
Jelang Piala Eropa 2020,...
Jelang Piala Eropa 2020, Ruben Dias Pamer Kekasih
Viral! Fans Pinang Kekasih...
Viral! Fans Pinang Kekasih di Tengah Laga Italia vs Turki
Berita Terkini
Mikel Merino, Supersub...
Mikel Merino, Supersub yang Tak Ingin Kejar Popularitas
2 jam yang lalu
MilkLife Athletics Challenge...
MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026 Perluas Jalur Pembinaan Atletik
3 jam yang lalu
Badai Petir Ancam Laga...
Badai Petir Ancam Laga Inggris vs Prancis, FIFA Siapkan Protokol Darurat Cuaca
5 jam yang lalu
Publik Inggris Terbelah,...
Publik Inggris Terbelah, Tuchel Tolak Mundur
7 jam yang lalu
Jelang Final Piala Dunia...
Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanyol Waspadai Permainan Keras Argentina
9 jam yang lalu
Messi, Yamal, dan Takdir...
Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
10 jam yang lalu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved