Marquez Takut Tampil di Kandang Rossi tanpa Dukungan Penggemar
Jum'at, 15 Januari 2016 - 21:22 WIB
Marquez Takut Tampil di Kandang Rossi tanpa Dukungan Penggemar
A
A
A
BARCELONA - Keputusan pendukung Marc Marquez untuk tak datang ke Sirkuit Mugello musim ini telah memicu ketakutan di benak pembalap berjuluk The Baby Alien. Marquez mengaku takut jika harus tampil di kandang Valentino Rossi, tanpa dukungan fans.
Keputusan fans Marquez 'memboikot' dukungan di GP Italia, diambil awal pekan ini karena pertimbangan keamanan. Para fans yang selama tiga musim belakangan selalu datang ke Italia, memutuskan absen untuk mengantisipasi bentrok. (Baca juga : Takut Bentrok, Fans Marquez Absen di Mugello dan Misano)
"Ini telah mencapai batas, tapi pada akhirnya saya berpikir bahwa penggemar saya bisa pergi ke Mugello karena saya tidak percaya, atau setidaknya bahwa itu tidak akan terjadi," kata Marquez, dikutip GPOne, Jumat (15/1/2016).
Awal pekan ini, pendukung Marquez dipastikan bakal absen membela idola mereka di Grand Prix Mugello dan Misano musim ini. Itu disampaikannya dalam sebuah pernyataan resmi Fan club Marquez.
Pernyataan itu berbunyi: "Kami benar-benar sangat menyesal harus memberikan keputusan ini. Namun situasi saat ini tidak memungkinkan untuk kami terbang ke Italia, karena di sana benar-benar berbahaya. Ini adalah hal yang sangat menyakitkan bahwa Fan club Marquez tidak bisa menghibur idolanya di Mugello dan Misano,"
"Kami tidak ingin risiko yang mengancam anggota dan kami telah mengambil sikap yang benar. Kami berharap semua pihak bisa memahami keputusan kami dan ini diputuskan untuk kebaikan anggota," demikian pernyataan resmi Fan club Marquez dikutip Motorsport, Minggu (10/1/2016).
Fan club Marquez beralasan, keputusan itu diambil lantaran ada kekhawatiran atas keselamatan anggota mereka selama berada di Italia. Ini terkait insiden kecelakaan yang melibatkan Baby Alien dan Valentino Rossi di GP Sepang, musim lalu.
Meski disayangkan, namun ini adalah keputusan yang tepat buat Fan Club Marquez, sebab pendukung The Doctor masih menyimpan dendam terhadap pemilik nomor 93 tersebut. Pasalnya Rossi gagal mengamankan trofi kesepuluh sepanjang kariernya lantaran harus memulai balapan seri terakhir di GP Valencia dari posisi buncit setelah Race Direction menjatuhkan sanksi berupa penalti.
Pasca balapan Rossi pun menuduh Marquez telah bersekongkol dengan pembalap Spanyol lainnya untuk melanggengkan Jorge Lorenzo sebagai juara 2015. Sontak, pernyataan itu langsung diamini jutaan ribu penggemar pemilik nomor 46 yang tersebar di seluruh dunia.
Keputusan fans Marquez 'memboikot' dukungan di GP Italia, diambil awal pekan ini karena pertimbangan keamanan. Para fans yang selama tiga musim belakangan selalu datang ke Italia, memutuskan absen untuk mengantisipasi bentrok. (Baca juga : Takut Bentrok, Fans Marquez Absen di Mugello dan Misano)
"Ini telah mencapai batas, tapi pada akhirnya saya berpikir bahwa penggemar saya bisa pergi ke Mugello karena saya tidak percaya, atau setidaknya bahwa itu tidak akan terjadi," kata Marquez, dikutip GPOne, Jumat (15/1/2016).
Awal pekan ini, pendukung Marquez dipastikan bakal absen membela idola mereka di Grand Prix Mugello dan Misano musim ini. Itu disampaikannya dalam sebuah pernyataan resmi Fan club Marquez.
Pernyataan itu berbunyi: "Kami benar-benar sangat menyesal harus memberikan keputusan ini. Namun situasi saat ini tidak memungkinkan untuk kami terbang ke Italia, karena di sana benar-benar berbahaya. Ini adalah hal yang sangat menyakitkan bahwa Fan club Marquez tidak bisa menghibur idolanya di Mugello dan Misano,"
"Kami tidak ingin risiko yang mengancam anggota dan kami telah mengambil sikap yang benar. Kami berharap semua pihak bisa memahami keputusan kami dan ini diputuskan untuk kebaikan anggota," demikian pernyataan resmi Fan club Marquez dikutip Motorsport, Minggu (10/1/2016).
Fan club Marquez beralasan, keputusan itu diambil lantaran ada kekhawatiran atas keselamatan anggota mereka selama berada di Italia. Ini terkait insiden kecelakaan yang melibatkan Baby Alien dan Valentino Rossi di GP Sepang, musim lalu.
Meski disayangkan, namun ini adalah keputusan yang tepat buat Fan Club Marquez, sebab pendukung The Doctor masih menyimpan dendam terhadap pemilik nomor 93 tersebut. Pasalnya Rossi gagal mengamankan trofi kesepuluh sepanjang kariernya lantaran harus memulai balapan seri terakhir di GP Valencia dari posisi buncit setelah Race Direction menjatuhkan sanksi berupa penalti.
Pasca balapan Rossi pun menuduh Marquez telah bersekongkol dengan pembalap Spanyol lainnya untuk melanggengkan Jorge Lorenzo sebagai juara 2015. Sontak, pernyataan itu langsung diamini jutaan ribu penggemar pemilik nomor 46 yang tersebar di seluruh dunia.
(aww)