Kejutan Nus Yadera Arsiteki Persegres, Mampukah Bersaing?
Selasa, 23 Februari 2016 - 14:13 WIB
Kejutan Nus Yadera Arsiteki Persegres, Mampukah Bersaing?
A
A
A
GRESIK - Persegres Gresik United membuat keputusan mengejutkan jelang keikutsertaan di Piala Gubernur Kalimantan Timur (PGK) 2016. Manajemen menunjuk Nus Yadera sebagai pelatih kepala, kendati belakangan berniat tetap mempertahankan Widodo Cahyono Putro.
Penunjukan pelatih yang terakhir menangani Pusamania Borneo FC di level Divisi Utama ini di luar dugaan. Sebab, persiapan tim sudah sedemikan mepet dan Nus Yadera hanya memiliki waktu efektif tiga hari untuk menyiapkan kekuatan Laskar Jaka Samudra.
Bisa apa dalam tiga hari? Nus rupanya lebih berpikir praktis. Dia mengundang pemain-pemain yang pernah ditanganinya semasa bekerja di Pusamania serta Deltras Sidoarjo. Langkah tersebut cukup realistis mengingat tak ada waktu lagi untuk seleksi pemain.
"Saya mengundang pemain-pemain berpengalaman, sehingga secara skill mereka sudah jadi. Dalam waktu tiga hari, saya akan lebih fokuskan pada penguatan fisik pemain serta kerjasama tim. Semoga pemain bisa secepatnya siap karena waktunya sangat mepet," sebut Nus.
Dengan persiapan darurat seperti itu, dia mengaku sulit untuk bicara target di PGK nanti. Dia hanya bertekad untuk memberikan perlawanan sebaik mungkin sesuai kemampuan tim, karena para pesaing jauh lebih intensif dalam mempersiapkan kekuatan.
Pemain yang diboyong ke Persegres, di antaranya Harun Nur Rosyid, Haryanto dan Danilo Fernando, yang pernah bermain untuk Pusamania Borneo FC. Sejauh ini ada 40 pemain lebih yang dikumpulkannya dan akan memilih 24 pemain untuk dibawa ke Kalimantan.
"Saya harus cepat dalam memilih pemain, tidak seperti seleksi normal. Karena setelah memilih pemain, tim langsung berangkat ke Kalimantan. Saya bukan tukang sulap yang bisa menciptakan keajaiban dalam situasi demikian," ujar pelatih yang berdomisili di Sidoarjo ini.
Hingga berta diturunkan, belum ada konfirmasi dari manajemen soal ditunjuknya Nus Yadera menggantikan Widodo C Putro. Namun, informasi yang berkembang, Widodo keberatan melatih Persegres untuk PGK karena waktu persiapan yang sama sekali tak rasional.
Persegres akan bercokol di Grup A (Samarinda) bersama Pusamania Borneo FC, Persela Lamongan dan Arema Cronus. Dengan persiapan semacam ini, tak berlebihan jika prediksi menempatkan tim kebanggaan Kota Pudak sebagai penggembira di Grup A.
Penunjukan pelatih yang terakhir menangani Pusamania Borneo FC di level Divisi Utama ini di luar dugaan. Sebab, persiapan tim sudah sedemikan mepet dan Nus Yadera hanya memiliki waktu efektif tiga hari untuk menyiapkan kekuatan Laskar Jaka Samudra.
Bisa apa dalam tiga hari? Nus rupanya lebih berpikir praktis. Dia mengundang pemain-pemain yang pernah ditanganinya semasa bekerja di Pusamania serta Deltras Sidoarjo. Langkah tersebut cukup realistis mengingat tak ada waktu lagi untuk seleksi pemain.
"Saya mengundang pemain-pemain berpengalaman, sehingga secara skill mereka sudah jadi. Dalam waktu tiga hari, saya akan lebih fokuskan pada penguatan fisik pemain serta kerjasama tim. Semoga pemain bisa secepatnya siap karena waktunya sangat mepet," sebut Nus.
Dengan persiapan darurat seperti itu, dia mengaku sulit untuk bicara target di PGK nanti. Dia hanya bertekad untuk memberikan perlawanan sebaik mungkin sesuai kemampuan tim, karena para pesaing jauh lebih intensif dalam mempersiapkan kekuatan.
Pemain yang diboyong ke Persegres, di antaranya Harun Nur Rosyid, Haryanto dan Danilo Fernando, yang pernah bermain untuk Pusamania Borneo FC. Sejauh ini ada 40 pemain lebih yang dikumpulkannya dan akan memilih 24 pemain untuk dibawa ke Kalimantan.
"Saya harus cepat dalam memilih pemain, tidak seperti seleksi normal. Karena setelah memilih pemain, tim langsung berangkat ke Kalimantan. Saya bukan tukang sulap yang bisa menciptakan keajaiban dalam situasi demikian," ujar pelatih yang berdomisili di Sidoarjo ini.
Hingga berta diturunkan, belum ada konfirmasi dari manajemen soal ditunjuknya Nus Yadera menggantikan Widodo C Putro. Namun, informasi yang berkembang, Widodo keberatan melatih Persegres untuk PGK karena waktu persiapan yang sama sekali tak rasional.
Persegres akan bercokol di Grup A (Samarinda) bersama Pusamania Borneo FC, Persela Lamongan dan Arema Cronus. Dengan persiapan semacam ini, tak berlebihan jika prediksi menempatkan tim kebanggaan Kota Pudak sebagai penggembira di Grup A.
(aww)