Tebus Hak Citra, Pogba Siap Lepaskan Dekapan Si Nyonya Tua
Selasa, 29 Maret 2016 - 18:15 WIB
Tebus Hak Citra, Pogba Siap Lepaskan Dekapan Si Nyonya Tua
A
A
A
TURIN - Penyerang Juventus Paul Pogba mengambil langkah penting untuk masuk dalam bursa transfer musim panas 2016. Pemain Prancis berusia 23 tahun itu telah membeli kembali hak citra dirinya, untuk membuka kemungkinan hengkang dari Juventus.
Saat masih merumput di Le Havre, sebelum menandatangani kontrak di Manchester United, Pogba menyerahkan hak citranya ke teman dekatnya, Oualid Tanazefti, yang memiliki jaringan bisnis di Luksemburg. Setelah Pogba sukses, agen Pogba, Mino Raiola, mencoba untuk mengambil alih hak tersebut, namun selalu mendapat respons negatif dari Tanazefti.
Raiola kemudian mengancam akan membawa kasus itu ke pengadilan, tapi itu tidak mengubah apa pun. Raiola lalu membuat masalah itu menjadi jelas, bahwa setiap klub yang ingin mengontrak Pogba harus membayar apa yang diinginkan Juventus, memenuhi tntuntan gaji yang diminta pihak Pogba, serta uang senilai 15 juta euro (sekitar Rp224 miliar) untuk menebus hak citra Pogba yang dipegang Tanazefti.
Namun, akhirnya, menurut L'Equipe, teman lama Pogba itu setuju untuk menjual hak citra itu kepada Pogba senilai 10 juta euro (Rp149 miliar), atau 5 juta euro lebih rendah dari harga awalnya. Dengan demikian, jika terjadi transfer, klub pembeli tidak mengeluarkan uang untuk menebus hak citra Pogba.
Sejumlah klub elite Eropa ingin memboyong Pogba. Chelsea, Real Madrid, Manchester City, dan FC Barcelona disebut-sebut sebagai peminat utama. Pogba mengakui bahwa dia ingin bermain di Barcelona, dengan menyatakan selalu bermimpi bermain untuk Barca.
Namun, dalam satu kesempatan pemain yang membawa La Vecchia Signora alias Si Nyonya Tua -julukan Juventus- ke final Liga Champions 2014/2015 itu juga mengatakan ingin bekerja dengan Pep Guardiola. Artinya, ada peluang bergabung dengan Manchester City musim depan. Kabar terakhir, Pogba disebut-sebut menolak 75 juta pounds (Rp1,4 triliun) yang disodorkan Chelsea.
Saat masih merumput di Le Havre, sebelum menandatangani kontrak di Manchester United, Pogba menyerahkan hak citranya ke teman dekatnya, Oualid Tanazefti, yang memiliki jaringan bisnis di Luksemburg. Setelah Pogba sukses, agen Pogba, Mino Raiola, mencoba untuk mengambil alih hak tersebut, namun selalu mendapat respons negatif dari Tanazefti.
Raiola kemudian mengancam akan membawa kasus itu ke pengadilan, tapi itu tidak mengubah apa pun. Raiola lalu membuat masalah itu menjadi jelas, bahwa setiap klub yang ingin mengontrak Pogba harus membayar apa yang diinginkan Juventus, memenuhi tntuntan gaji yang diminta pihak Pogba, serta uang senilai 15 juta euro (sekitar Rp224 miliar) untuk menebus hak citra Pogba yang dipegang Tanazefti.
Namun, akhirnya, menurut L'Equipe, teman lama Pogba itu setuju untuk menjual hak citra itu kepada Pogba senilai 10 juta euro (Rp149 miliar), atau 5 juta euro lebih rendah dari harga awalnya. Dengan demikian, jika terjadi transfer, klub pembeli tidak mengeluarkan uang untuk menebus hak citra Pogba.
Sejumlah klub elite Eropa ingin memboyong Pogba. Chelsea, Real Madrid, Manchester City, dan FC Barcelona disebut-sebut sebagai peminat utama. Pogba mengakui bahwa dia ingin bermain di Barcelona, dengan menyatakan selalu bermimpi bermain untuk Barca.
Namun, dalam satu kesempatan pemain yang membawa La Vecchia Signora alias Si Nyonya Tua -julukan Juventus- ke final Liga Champions 2014/2015 itu juga mengatakan ingin bekerja dengan Pep Guardiola. Artinya, ada peluang bergabung dengan Manchester City musim depan. Kabar terakhir, Pogba disebut-sebut menolak 75 juta pounds (Rp1,4 triliun) yang disodorkan Chelsea.
(sha)