Lorenzo: Tim Ducati Saya Akan Lebih Berpengalaman
Rabu, 08 Juni 2016 - 09:34 WIB
Lorenzo: Tim Ducati Saya Akan Lebih Berpengalaman
A
A
A
BARCELONA - Jorge Lorenzo bakal ditinggal banyak anggota timnya di Yamaha saat hijrah ke Ducati musim depan. Pembalap Spanyol justru yakin tim barunya nanti akan jauh lebih hebat dan berpengalaman.
Keputusan Lorenzo pindah ke Ducati di musim 2017 ternyata tidak membuat anggota timnya juga ingin mencari tantangan baru. Dari sembilan personel, cuma satu yang bersedia mendampinginya pindah ke tim Italia.
Dan yang mengejutkan, kepala mekanik Ramon Forcada ternyata jadi satu personel yang menolak pindah ke Ducati. Forcada disebut ingin bertahan di Yamaha dan membantu Maverick Vinales, pengganti Lorenzo musim depan. (Baca Juga: Bos Mekaniknya Pilih Tangani Vinales, Ini Komentar Lorenzo)
Berpisahnya Lorenzo dan Forcada jelas membuat tren pembalap papan atas sedikit berubah. Biasanya, para joki yang pindah pabrikan akan membawa banyak personel dari tim sebelumnya.
Salah satu yang masih menjalankan tren itu adalah Valentino Rossi. Pembalap Italia itu sejak masih di Honda, selalu membawa kepala mekaniknya Jeremy Burgess. Ketika pindah ke Yamaha, lalu ke Ducati, dan akhirnya kembali ke Yamaha, Burgess selalu dibawa serta meski kini sudah diganti Silvano Galbusera.
Menanggapi tren yang tidak diikutinya, Lorenzo punya pandangan sendiri. Ia mengatakan kekurangan timnya saat ini jadi pertimbangannya.
"Ada pembalap yang, setelah Rossi membawa tren tersebut, selalu ingin membawa seluruh tim ikut dengannya. Kadang anda cenderung berpikir jika orang yang bekerja dengan anda adalah yang terbaik di paddock," ucap Lorenzo dikutip Motorsport, Rabu (8/6/2016).
"Ini akan bagus dari sisi kepercayaan, tapi anda mesti pertimbangkan jika terkadang tim anda bukan selalu yang terbaik. Saya yakin tim saya tahun depan akan sangat kompetitif dan lebih berpengalaman," pungkasnya.
Rossi sebelumnya juga mengomentari keputusan Forcada tidak mengikuti Lorenzo. Joki berusia 37 tahun mengatakan akan selalu ada untung dan ruginya mengambil langkah itu. (Baca Juga: Apa Kata Rossi Soal Teknisi Yamaha yang Dibawa Lorenzo ke Ducati)
Keputusan Lorenzo pindah ke Ducati di musim 2017 ternyata tidak membuat anggota timnya juga ingin mencari tantangan baru. Dari sembilan personel, cuma satu yang bersedia mendampinginya pindah ke tim Italia.
Dan yang mengejutkan, kepala mekanik Ramon Forcada ternyata jadi satu personel yang menolak pindah ke Ducati. Forcada disebut ingin bertahan di Yamaha dan membantu Maverick Vinales, pengganti Lorenzo musim depan. (Baca Juga: Bos Mekaniknya Pilih Tangani Vinales, Ini Komentar Lorenzo)
Berpisahnya Lorenzo dan Forcada jelas membuat tren pembalap papan atas sedikit berubah. Biasanya, para joki yang pindah pabrikan akan membawa banyak personel dari tim sebelumnya.
Salah satu yang masih menjalankan tren itu adalah Valentino Rossi. Pembalap Italia itu sejak masih di Honda, selalu membawa kepala mekaniknya Jeremy Burgess. Ketika pindah ke Yamaha, lalu ke Ducati, dan akhirnya kembali ke Yamaha, Burgess selalu dibawa serta meski kini sudah diganti Silvano Galbusera.
Menanggapi tren yang tidak diikutinya, Lorenzo punya pandangan sendiri. Ia mengatakan kekurangan timnya saat ini jadi pertimbangannya.
"Ada pembalap yang, setelah Rossi membawa tren tersebut, selalu ingin membawa seluruh tim ikut dengannya. Kadang anda cenderung berpikir jika orang yang bekerja dengan anda adalah yang terbaik di paddock," ucap Lorenzo dikutip Motorsport, Rabu (8/6/2016).
"Ini akan bagus dari sisi kepercayaan, tapi anda mesti pertimbangkan jika terkadang tim anda bukan selalu yang terbaik. Saya yakin tim saya tahun depan akan sangat kompetitif dan lebih berpengalaman," pungkasnya.
Rossi sebelumnya juga mengomentari keputusan Forcada tidak mengikuti Lorenzo. Joki berusia 37 tahun mengatakan akan selalu ada untung dan ruginya mengambil langkah itu. (Baca Juga: Apa Kata Rossi Soal Teknisi Yamaha yang Dibawa Lorenzo ke Ducati)
(bep)