Tawuran Suporter Diprediksi Kembali Pecah, Prancis Batasi Peredaran Miras

Senin, 13 Juni 2016 - 11:18 WIB
Tawuran Suporter Diprediksi...
Tawuran Suporter Diprediksi Kembali Pecah, Prancis Batasi Peredaran Miras
A A A
PARIS - Pemerintah Prancis akhirnya turun tangan mengatasi keributan antar-suporter di ajang Piala Eropa 2016. Kementerian Dalam Negeri Prancis menyatakan bakal membatasi peredaran minuman keras yang ditenggarai jadi pemicu kerusuhan.

Tawuran antar-suporter pecah mewarnai tiga hari berjalannya Piala Eropa 2016 sejak Jumat (10/6) lalu. Hooligan Inggris dan suporter garis keras Rusia bertikai sebelum dan saat pertandingan berlangsung di Stadion Velodrome, Marseille, Minggu (12/6) dini hari WIB.

Akibat kerusuhan tersebut, sebanyak 116 orang diamankan di mana 63 di antaranya masih dipenjara, sedangkan sisanya sudah dibebaskan Kepolisian. Tak cuma itu, tiga orang sudah dideportasi dari Prancis sedangkan lima orang lainnya sudah dilarang masuk ke Prancis. Bahkan federasi sepak bola kedua negara terancam didiskualifikasi UEFA andai tak bisa menenangkan penggemarnya. (Baca Juga: HOT NEWS: Inggris dan Rusia Terancam Didiskualifikasi)

Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve seperti diberitakan Newshub, sudah menginstruksikan pejabat lokal untuk mengeluarkan perintah pengusiran kepada semua suporter asing yang perilakunya dianggap mengganggu ketertiban umum. Tak cuma mengusir, pembatasan alkohol juga dilakukan demi mengurangi pemicu bentrokan.

Pembatasan alkohol akan dilakukan pada malam dan hari-hari pertandingan. Ada pun area yang masuk pantauan adalah ruang publik, bar sekitar stadion dan toko yang menjual alkohol.

Kota Lens, di utara Prancis, sebelumnya sudah melarang penjualan minuman keras di pusat kota dan membatasi jenis alkohol lainnya. Sedangkan di Kota Lille, pemerintah sudah memberi perintah kepada polisi untuk memberi sanksi kepada bar yang tetap menjual alkohol kepada orang-orang mabuk.

Dua kota di atas sudah masuk zona merah karena hooligan Rusia dan Inggris berpotensi bertemu lagi di sana pekan ini. Pasalnya, Rusia akan melawan Slovakia di Lille pada Rabu sore, sedangkan Inggris bertemu Wales di Lens sehari berselang.
(aww)
Berita Terkait
Suporter Jerman dan...
Suporter Jerman dan Inggris Rusuh, Pendukung Three Lions Ejek Tuan Rumah Tersingkir
Jelang Laga Timnas Indonesia...
Jelang Laga Timnas Indonesia vs Indonesia, Puluhan Penonton Mulai Berdatangan ke GBK
Meriah! Suporter Inggris...
Meriah! Suporter Inggris dan Spanyol Ramaikan EUPHORIA FEST 2024
Buktikan Loyalitas,...
Buktikan Loyalitas, Fans Inggris Bikin Tato Cap Paspor 20 Negara
Timnas Inggris Terancam...
Timnas Inggris Terancam Tanpa Dukungan Suporter di Perempat Final
Jatuh dari Tribun Wembley,...
Jatuh dari Tribun Wembley, Suporter Kritis
Berita Terkini
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
3 jam yang lalu
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
5 jam yang lalu
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
5 jam yang lalu
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
7 jam yang lalu
Hong Kong Bongkar Sindikat...
Hong Kong Bongkar Sindikat Merchandise Piala Dunia Palsu Senilai Rp359 Miliar
8 jam yang lalu
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
10 jam yang lalu
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved