Rivalitas Hamilton-Rosberg Mirip Rossi-Lorenzo di MotoGP
Senin, 11 Juli 2016 - 00:15 WIB
Rivalitas Hamilton-Rosberg Mirip Rossi-Lorenzo di MotoGP
A
A
A
SILVERSTONE - Rivalitas balap Lewis Hamilton dan Nico Rosberg kembali meruncing setelah Pembalap Inggris itu memangkas jarak menjadi empat poin di klasemen. Teranyar, Hamilton meraih kemenangan di Sirkuit Silverstone, Inggris.
Pada balapan ke-10 di Sirkuit Silverstone, Minggu (10/7/2016), Hamilton berhasil mengalahkan Rosberg untuk finis pertama dengan gap 6 detik. Kemenangan keempat Hamilton membuatnya semakin dekat dengan poin Rosberg.
Usai balapan, Hamilton menyebut kemenangan tersebut sebagai salah satu yang terbesar dalam karier balapnya. Sampai-sampai, Hamilton 'diarak' oleh anggota timnya dan sejumlah fans setelah memastikan gelar keempatnya di GP Inggris.
"Saya tidak tahu apakah Anda bisa berbahagia seperti saya hari ini. Saya benar-benar sangat bahagia sekarang," kata Hamilton, dikutip Reuters.
Komentar Hamilton tentunya merujuk pada keberhasilan memangkas jarak dengan Rosberg yang notabene rekan satu timnya di Mercedes. Dengan tambahan poin kemenangan di Inggris, Hamilton saat ini hanya tertinggal empat angka di belakang Rosberg.
Uniknya, setelah balapan di Silverstone, kedua pembalap itu tidak saling berbicara. Kondisi yang menegaskan panasnya hubungan kedua pembalap pasca-senggolan di GP Austria 2016, dua pekan lalu.
Hubungan kedua pembalap Mercedes itu mirip dengan kondisi yang dialami pasangan pembalap Movistar Yamaha di ajang balap MotoGP; Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Pada musim 2015, hubungan keduanya memanas setelah Rossi dan Lorenzo terlibat persaingan ketat hingga akhir musim.
Saat itu Lorenzo secara dramatis berhasil menjegal langkah Rossi merebut gelar juara dunia ke-10. Di balapan terakhir yang berlangsung di Valencia, Lorenzo merebut kemenangan sekaligus gelar juara dunia.
Apakah Hamilton mampu menggeser Rosberg dari posisi puncak klasemen pembalap F1, seperti halnya Lorenzo menjegal Rossi di musim 2015? Meski belum setengah musim, rivalitas kedua pembalap bisa dibilang sudah sangat terasa. (Baca juga: Hamilton Cetak Hattrick di Sirkuit Silversone)
Pada balapan ke-10 di Sirkuit Silverstone, Minggu (10/7/2016), Hamilton berhasil mengalahkan Rosberg untuk finis pertama dengan gap 6 detik. Kemenangan keempat Hamilton membuatnya semakin dekat dengan poin Rosberg.
Usai balapan, Hamilton menyebut kemenangan tersebut sebagai salah satu yang terbesar dalam karier balapnya. Sampai-sampai, Hamilton 'diarak' oleh anggota timnya dan sejumlah fans setelah memastikan gelar keempatnya di GP Inggris.
"Saya tidak tahu apakah Anda bisa berbahagia seperti saya hari ini. Saya benar-benar sangat bahagia sekarang," kata Hamilton, dikutip Reuters.
Komentar Hamilton tentunya merujuk pada keberhasilan memangkas jarak dengan Rosberg yang notabene rekan satu timnya di Mercedes. Dengan tambahan poin kemenangan di Inggris, Hamilton saat ini hanya tertinggal empat angka di belakang Rosberg.
Uniknya, setelah balapan di Silverstone, kedua pembalap itu tidak saling berbicara. Kondisi yang menegaskan panasnya hubungan kedua pembalap pasca-senggolan di GP Austria 2016, dua pekan lalu.
Hubungan kedua pembalap Mercedes itu mirip dengan kondisi yang dialami pasangan pembalap Movistar Yamaha di ajang balap MotoGP; Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Pada musim 2015, hubungan keduanya memanas setelah Rossi dan Lorenzo terlibat persaingan ketat hingga akhir musim.
Saat itu Lorenzo secara dramatis berhasil menjegal langkah Rossi merebut gelar juara dunia ke-10. Di balapan terakhir yang berlangsung di Valencia, Lorenzo merebut kemenangan sekaligus gelar juara dunia.
Apakah Hamilton mampu menggeser Rosberg dari posisi puncak klasemen pembalap F1, seperti halnya Lorenzo menjegal Rossi di musim 2015? Meski belum setengah musim, rivalitas kedua pembalap bisa dibilang sudah sangat terasa. (Baca juga: Hamilton Cetak Hattrick di Sirkuit Silversone)
(sha)