Marc Marquez yang Semakin Pintar di Lintasan

Rabu, 27 Juli 2016 - 09:28 WIB
Marc Marquez yang Semakin...
Marc Marquez yang Semakin Pintar di Lintasan
A A A
MADRID - Marc Marquez sukses mengejutkan pesaingnya di musim balap MotoGP 2016. Meski banyak mengeluh di awal musim, joki Repsol Honda malah mampu memimpin perburuan gelar juara dengan defisit poin yang cukup signifikan. Lalu apa rahasianya?

Ya, di awal musim, tepatnya ketika mengikuti pengujian di Malaysia, Februari lalu, Marquez cuma bercokol di peringkat kelima. Selisih waktunya pun mencapai 1,3 detik dari pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, yang berstatus juara bertahan musim lalu. (Baca Juga: 10 Kesimpulan dari Pengujian MotoGP Malaysia 2016)

Marquez ketika itu mengeluhkan motor Honda RC213V yang dianggap kurang kompetitif. Masalah akselerasi serta pengereman, plus adaptasi motor terhadap perangkat elektronik terbaru yang masih kurang padu membuat The Baby Alien seolah 'kehilangan harapan' untuk merebut gelar juara ketiganya. Bahkan rekan setimnya Dani Pedrosa sempat ikutan mengeluhkan Honda RC213V 2016 yang dinilai sama jeleknya dengan musim 2015 alias tak ada perubahan.

Saat musim baru bergulir, nyatanya Marquez tampil sangat berbeda. Dalam sembilan race terakhir, tak sekalipun pembalap Spanyol kehilangan poin dengan delapan kali naik podium. Berbeda dengan dua rivalnya, Lorenzo serta Valentino Rossi, yang justru beberapa kali menelan nirpoin akibat bermasalah pada motor hingga terjatuh.

Kini, Marquez mengungguli kedua rivalnya dengan selisih poin yang cukup jauh di paruh musim pertama. Ia unggul 48 poin dari Lorenzo, dan dengan Rossi bahkan lebih jauh lagi, 59 angka. (Baca Juga: Paruh Kedua MotoGP, Duo Yamaha Diminta Tampil Kompak)

Lalu apa rahasia Marquez yang justru bisa tampil 180 derajat dari pengujian di Malaysia enam bulan lalu? Manajer tim Repsol Honda mengungkapkan pembalapnya sudah belajar banyak soal kegagalannya musim lalu.

"Itu tidak mengejutkan, saya sangat senang. Itu menunjukkan Marquez sangat pintar. Dia sudah belajar sangat banyak," ujar Suppo kepada Crash, Rabu (27/7/2016).

"Sebab dia sudah punya gelar dua kali yang semua orang lupa jika dia masih sangat muda (berusia 23 tahun). Tahun lalu ia finis ketiga di MotoGP dan itu terjadi setelah ia mendominasi musim 2014. Pada usia tersebut, wajar anda berpikir tak akan terkalahkan. dan ini bisa memberikan tekanan dalam beberapa race. Saya kira dia sudah pelajari musim tersebut (2015) dengan baik, belajar sendiri tentunya," tandasnya.
(bbk)
Berita Terkait
Berkat 4 Pembalap Ini...
Berkat 4 Pembalap Ini Popularitas Rossi Melejit di MotoGP, Rossi: Terima Kasih
Ayah Lorenzo Ungkit...
Ayah Lorenzo Ungkit Dosa Marquez di Sepang dan Aragon
Jorge Lorenzo: Pedro...
Jorge Lorenzo: Pedro Acosta Ditakdirkan Jadi Juara Dunia MotoGP
Jorge Lorenzo Bertaruh...
Jorge Lorenzo Bertaruh Marc Marquez Bakal Jadi Momok Pembalap Lain di MotoGP 2024
Jorge Lorenzo Beberkan...
Jorge Lorenzo Beberkan Rivalitasnya dengan Valentino Rossi: Kami seperti Sepasang Suami-Istri
Curi Kemenangan Rossi...
Curi Kemenangan Rossi di MotoGP 2015, Lorenzo: Gelar Masih di Rumah Saya
Berita Terkini
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
9 jam yang lalu
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
10 jam yang lalu
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
13 jam yang lalu
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
19 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
19 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved