Komite Pemilihan Diminta Seriusi Soal Rangkap Jabatan Caketum PSSI

Rabu, 21 September 2016 - 23:42 WIB
Komite Pemilihan Diminta...
Komite Pemilihan Diminta Seriusi Soal Rangkap Jabatan Caketum PSSI
A A A
SOLO - Mantan anggota Komite Normalisasi F.X Hadi Rudyatmo menginginkan agar figur yang maju dalam bursa Ketua Umum PSSI benar-benar sosok merdeka alias tidak sedang terikat dengan institusi negara atau partai politik. Pernyataan yang disampaikannya itu terkait tiga calon ketum PSSI yang akan bertarung dalam Kongres Luar Biasa PSSI di Makassar, 17 Oktober nanti.

Adalah mantan Panglima TNI Moeldoko, pengusaha asal Makassar Erwin Aksa, dan Panglima Kostrad Edy Rahmayadi. Kecuali Moeldoko, kedua calon ketum lainnya masih punya status di lembaga negara/perusahaan lain.

Tentang Edy, Rudy sapaan akrabnya disarankan untuk meletakkan jabatannya di TNI jika ingin maju dalam bursa Ketum PSSI. Wali Kota Solo itu merujuk UU Nomor 34/2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. Yakni, prajurit TNI aktif dapat menduduki jabatan sipil setelah mengundurkan diri atau pensiun dari dinas aktif keprajuritan.

Termasuk mengenai status anggota TNI/Polri aktif yang maju bursa Ketum PSSI. Hal itu bertujuan agar tidak ada masalah di kemudian hari. "Di lembaga negara, anggota TNI/Polri aktif memang harus mundur dari institusinya kalau ingin menduduki jabatan yang tidak sesuai tugas pokok dan fungsi," kata Rudy dalam rilis yang diterima SINDOnews, Rabu (21/9/2016).

Mantan Ketua Umum Persis Solo itu juga meminta Komite Pemilihan (KP) memerhatikan hal tersebut. Selain itu, KP juga memerhatikan aturan lain sebelum kongres digelar. "Aturan ini diberlakukan atau tidak oleh KP? Ini harus diperjelas dulu agar tidak ada masalah nantinya," beber penerus Joko Widodo sebagai Wali Kota Solo itu.

Selain tak setuju Ketum PSSI masih terikat dengan institusi negara, Rudy juga tak sepakat jika PSSI dipimpin politikus. Menurutnya, jika disangkutpautkan dengan politik, sepak bola bakal rusak. "Sosok ketum jangan dari parpol. Karena kalau disangkut-sangkutkan dengan politik, sepak bola bakal rusak," imbuhnya.

Di sisi lain, Rudy juga tak ingin kongres nanti hanya memilih ketua umum. Dia berharap agenda itu menjadi momentum reorganisasi bagi semua organisasi di bawah PSSI. Ditambahkan, PSSI era baru harus bisa membawa Indonesia berprestasi di kancah internasional. Terutama pada 2018 dimana Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games.

Tak hanya itu, Rudy juga meminta sepak bola Indonesia benar-benar masuk era industri. Sebab, Indonesia memang memiliki potensi besar untuk mewujudkannya.

"Ketum baru harus punya komitmen membesarkan sepak bola. Sebagai tuan rumah, punya target di Asian Games, minimal membawa Indonesia ke semifinal. Bahkan harus berani berjanji Indonesia masuk final. Industri pemain sepak bola betul-betul diwujudkan," ujar Rudy.
(sbn)
Berita Terkait
Tak Minat Jadi Waketum...
Tak Minat Jadi Waketum PSSI, Azrul Ananda: Saya Sampai Tak Bisa Tidur
Rully Nere: 7 Program...
Rully Nere: 7 Program LaNyalla Sejahterakan Pemain, Wasit dan Pelatih
Manajemen PSMS Geruduk...
Manajemen PSMS Geruduk Kantor PSSI dan Berikan Ultimatum
Punya Pengalaman Mendunia,...
Punya Pengalaman Mendunia, Erick Thohir dan Ratu Tisha Siap Pimpin PSSI
Iwan Budianto Dihapus...
Iwan Budianto Dihapus dari Daftar Bakal Calon Waketum PSSI
Pangeran Desak Pemilik...
Pangeran Desak Pemilik Hak Suara KLB Pilih Erick Thohir Jadi Ketum PSSI
Berita Terkini
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
1 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
3 jam yang lalu
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
4 jam yang lalu
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
8 jam yang lalu
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
9 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved