Bugil saat Nonton F1 Malaysia, Sembilan Warga Australia Dipenjara
Senin, 03 Oktober 2016 - 16:10 WIB
Bugil saat Nonton F1 Malaysia, Sembilan Warga Australia Dipenjara
A
A
A
SEPANG - Daniel Ricciardo akhirnya sukses pecah telur kemenangan balapan Formula 1 saat melahap Grand Prix Malaysia. Momen tersebut memang pantas dirayakan, namun penggemarnya tampak sedikit berlebihan ketika membuat pesta yang sedikit berujung fatal.
Seperti dikutip Daily Mail, Senin (3/10/2016), sembilan warga Australia yang datang langsung ke Sirkuit Internasional Sepang, Minggu (2/10/2016), bakal bermalam selama empat hari di penjara Malaysia. Alasannya, sekumpulan turis itu mengumbar aurat di muka publik dengan cara menurunkan celana dalamnya saat menyaksikan seri balap ke-16 musim ini.
Aksi 'copot celana dalam' tersebut terlihat sesaat setelah Ricciardo berhasil menangkan balapan. Pembalap asal Australia mencatat waktu 1 jam 37 menit 12.776 detik, unggul 2,4 detik dari rekannya di tim Red Bull Max Verstappen dan 25,5 detik atas driver Mercedes Nico Rosberg. Kemenangan itu jadi yang keempat sepanjang kariernya di Formula 1 dan yang pertama dalam dua tahun terakhir. (Baca Juga: Daniel Ricciardo Pemenang GP Malaysia 2016)
Setelah Ricciardo memastikan jadi pembalap pertama yang menyentuh garis finis, kesembilan bule Australia langsung membuat perayaan kecil yang sedikit kelewatan. Setelah berkumpul melingkar dengan menggunakan celana dalam bermotif bendera Malaysia sambil membentangkan bendera negaranya, aksi 'bugil' langsung dipertontonkannya di Sirkuit Internasional Sepang.
![Bugil saat Nonton F1 Malaysia, Sembilan Warga Australia Dipenjara]()
![Bugil saat Nonton F1 Malaysia, Sembilan Warga Australia Dipenjara]()
Dok: Daily Mail
Aksi tersebut rupanya berbuntut panjang. Sembilan warga Australia itu mesti berurusan dengan hukum di Malaysia.
Berdasarkan laporan yang dilansir New Straits Times, sembilan warga Australia dituduh membuat penghinaan secara sengaja yang bermaksud memprovokasi pelanggaran ketertiban umum. "Sebuah pelanggaran minor di bawah hukum Malaysia," tulis media Negeri Jiran.
Setelah kejadian itu, foto bugil mereka dengan cepat jadi viral di media sosial. Tak cuma itu, beredar pula sembilan warga Australia dibariskan di depan bus putih saat diamankan kepolisian.
![Bugil saat Nonton F1 Malaysia, Sembilan Warga Australia Dipenjara]()
Dok: Daily Mail
Asisten Polisi Malaysia mengatakan tidak menutup kemungkinan bakal menindaklanjuti perkara ini. "Mereka akan kami amankan selama empat hari sejak hari ini. Masa penahanan akan dibahas Wakil Jaksa Penuntut Umum sebagai tindak lanjutnya," ucapnya.
Perayaan bugil warga Australia itu dilaporkan Daily Mail bertepatan dengan perayaan Ricciardo minum bir dari sepatu yang disebut 'sampanye shoey'. Namun hal itu dikecam netizen Malaysia yang menilai aksi bugil di Sepang sangat tidak pantas dilakukan.
"Sangat memalukan bagi orang-orang Australia yang melakukan hal itu. Sangat tidak pantas," keluh seorang pengguna Twitter.
"Mereka warga Australia, mereka bisa melakukan apa saja di negara kita. Tapi kami mesti memberi pesan yang berbeda atas hal ini. Hukuman kecil akan membuat tidak melakukannya," umpat warga Malaysia lewat Facebook.
"Malaysia tidak siap dengan pertunjukkan celana dalam bergambar bendera. Orang Australia ini tidak paham Malaysia tidak belajar hal semacam itu," kecam pengguna Facebook lainnya.
Seperti dikutip Daily Mail, Senin (3/10/2016), sembilan warga Australia yang datang langsung ke Sirkuit Internasional Sepang, Minggu (2/10/2016), bakal bermalam selama empat hari di penjara Malaysia. Alasannya, sekumpulan turis itu mengumbar aurat di muka publik dengan cara menurunkan celana dalamnya saat menyaksikan seri balap ke-16 musim ini.
Aksi 'copot celana dalam' tersebut terlihat sesaat setelah Ricciardo berhasil menangkan balapan. Pembalap asal Australia mencatat waktu 1 jam 37 menit 12.776 detik, unggul 2,4 detik dari rekannya di tim Red Bull Max Verstappen dan 25,5 detik atas driver Mercedes Nico Rosberg. Kemenangan itu jadi yang keempat sepanjang kariernya di Formula 1 dan yang pertama dalam dua tahun terakhir. (Baca Juga: Daniel Ricciardo Pemenang GP Malaysia 2016)
Setelah Ricciardo memastikan jadi pembalap pertama yang menyentuh garis finis, kesembilan bule Australia langsung membuat perayaan kecil yang sedikit kelewatan. Setelah berkumpul melingkar dengan menggunakan celana dalam bermotif bendera Malaysia sambil membentangkan bendera negaranya, aksi 'bugil' langsung dipertontonkannya di Sirkuit Internasional Sepang.


Dok: Daily Mail
Aksi tersebut rupanya berbuntut panjang. Sembilan warga Australia itu mesti berurusan dengan hukum di Malaysia.
Berdasarkan laporan yang dilansir New Straits Times, sembilan warga Australia dituduh membuat penghinaan secara sengaja yang bermaksud memprovokasi pelanggaran ketertiban umum. "Sebuah pelanggaran minor di bawah hukum Malaysia," tulis media Negeri Jiran.
Setelah kejadian itu, foto bugil mereka dengan cepat jadi viral di media sosial. Tak cuma itu, beredar pula sembilan warga Australia dibariskan di depan bus putih saat diamankan kepolisian.

Dok: Daily Mail
Asisten Polisi Malaysia mengatakan tidak menutup kemungkinan bakal menindaklanjuti perkara ini. "Mereka akan kami amankan selama empat hari sejak hari ini. Masa penahanan akan dibahas Wakil Jaksa Penuntut Umum sebagai tindak lanjutnya," ucapnya.
Perayaan bugil warga Australia itu dilaporkan Daily Mail bertepatan dengan perayaan Ricciardo minum bir dari sepatu yang disebut 'sampanye shoey'. Namun hal itu dikecam netizen Malaysia yang menilai aksi bugil di Sepang sangat tidak pantas dilakukan.
"Sangat memalukan bagi orang-orang Australia yang melakukan hal itu. Sangat tidak pantas," keluh seorang pengguna Twitter.
"Mereka warga Australia, mereka bisa melakukan apa saja di negara kita. Tapi kami mesti memberi pesan yang berbeda atas hal ini. Hukuman kecil akan membuat tidak melakukannya," umpat warga Malaysia lewat Facebook.
"Malaysia tidak siap dengan pertunjukkan celana dalam bergambar bendera. Orang Australia ini tidak paham Malaysia tidak belajar hal semacam itu," kecam pengguna Facebook lainnya.
(bbk)