Belum Kantongi Izin Kepolisian, Kongres PSSI Batal di Makassar?
Minggu, 09 Oktober 2016 - 17:18 WIB
Belum Kantongi Izin Kepolisian, Kongres PSSI Batal di Makassar?
A
A
A
MAKASSAR - Kongres Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) diambang batal digelar di Makassar. Sepekan jelang perhelatan tersebut, panitia lokal belum mendapat izin kepolisian. Bahkan Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mengatakan Mabes Polri sudah mengeluarkan izin pelaksanaan Kongres PSSI di Yogyakarta.
Rencana semula, Kongres PSSI dengan agenda pemilihan ketua umum, wakil ketua, dan Exco PSSI periode 2016-2020 itu digelar di Makassar pada 17 Oktober 2016. Itu ditetapkan dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, 3 Agustus 2016 lalu.
Namun, Pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga menginginkan kongres digelar di Yogyakarta, dengan alasan historis bahwa daerah itu merupakan tempat lahirnya PSSI. Keinginan Kemenpora tertuang dalam surat bernomor S.2844/MENPORA/IX/2016 yang ditujukan kepada Plt. Ketua Umum PSSI. (Baca juga: Aneh, Menpora Wajibkan PSSI Gelar Kongres di Yogyakarta).
Sejauh ini, memang belum ada keputusan soal tempat kongres tersebut, setelah pihak Kemenpora menyarankan agar lokasi kongres dipindahkan. Meski sebelumnya pihak PSSI sudah melakukan audiensi dengan pihak pemerintah daerah dan kepolisian di Makassar untuk pelaksanaan kongres tersebut.
Juru Bicara Polda Sulsel Kombes Pol Frans Barung mengatakan pihaknya tidak memiliki kewenangan memberikan izin. "Selain itu, Mabes Polri sudah mengeluarkan izin pelaksanaan kongres PSSI di Yogyakarta, tidak ada tempat lain," katanya.
Direktur Klub PSM Sumirlan mengatakan, pihaknya tetap menjalankan keputusan sebelumnya yakni menggelar persiapan kongres di Makassar. "Tetap di Makassar, karena belum ada pembatalan dari Exco PSSI," kata dia.
Dia menjelaskan, sebelumnya memang beredar kabar jika izin kepolisian untuk menggelar kongres di Yogyakarta. "Rekomendasinya juga belum ada, dan tidak bisa dipindahkan karena belum ada pembatalan," jelasnya.
Rencana semula, Kongres PSSI dengan agenda pemilihan ketua umum, wakil ketua, dan Exco PSSI periode 2016-2020 itu digelar di Makassar pada 17 Oktober 2016. Itu ditetapkan dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, 3 Agustus 2016 lalu.
Namun, Pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga menginginkan kongres digelar di Yogyakarta, dengan alasan historis bahwa daerah itu merupakan tempat lahirnya PSSI. Keinginan Kemenpora tertuang dalam surat bernomor S.2844/MENPORA/IX/2016 yang ditujukan kepada Plt. Ketua Umum PSSI. (Baca juga: Aneh, Menpora Wajibkan PSSI Gelar Kongres di Yogyakarta).
Sejauh ini, memang belum ada keputusan soal tempat kongres tersebut, setelah pihak Kemenpora menyarankan agar lokasi kongres dipindahkan. Meski sebelumnya pihak PSSI sudah melakukan audiensi dengan pihak pemerintah daerah dan kepolisian di Makassar untuk pelaksanaan kongres tersebut.
Juru Bicara Polda Sulsel Kombes Pol Frans Barung mengatakan pihaknya tidak memiliki kewenangan memberikan izin. "Selain itu, Mabes Polri sudah mengeluarkan izin pelaksanaan kongres PSSI di Yogyakarta, tidak ada tempat lain," katanya.
Direktur Klub PSM Sumirlan mengatakan, pihaknya tetap menjalankan keputusan sebelumnya yakni menggelar persiapan kongres di Makassar. "Tetap di Makassar, karena belum ada pembatalan dari Exco PSSI," kata dia.
Dia menjelaskan, sebelumnya memang beredar kabar jika izin kepolisian untuk menggelar kongres di Yogyakarta. "Rekomendasinya juga belum ada, dan tidak bisa dipindahkan karena belum ada pembatalan," jelasnya.
(sha)