Lorenzo 'Diharamkan' Bicara Soal Ducati Hingga 2017

Rabu, 09 November 2016 - 10:30 WIB
Lorenzo Diharamkan Bicara...
Lorenzo 'Diharamkan' Bicara Soal Ducati Hingga 2017
A A A
VALENCIA - Jelang bergulirnya Grand Prix Valencia yang jadi seri balap terakhir MotoGP 2016, Jorge Lorenzo jelas semakin dekat menuju kepindahannya ke Ducati. Namun pembalap yang kini masih membela Yamaha, dihadapkan pada aturan khusus dari pabrikan Italia.

Seperti diberitakan Motorsport, Rabu (9/11/2016), Lorenzo dikabarkan tidak boleh bicara sedikitpun soal Ducati hingga kontraknya bersama Yamaha berakhir pada 31 Desember 2016. Padahal, pembalap Spanyol bakal menjalani debut resmi menunggangi Desmosedici pada 15-16 November atau pada pengujian post-race Valencia.

Entah apa alasan Lorenzo dilarang bicarakan Ducati hingga tahun baru 2017 mendatang. Namun seperti ditaksir Motorsport, hal itu bertujuan untuk membuat debut Lorenzo di awal musim depan lebih banyak mendapat sorotan media.

Lorenzo sendiri cuma bisa mencoba motor Ducati pada pengujian Valencia nanti. Sementara untuk pengujian pribadi Ducati di Jerez, juara dunia tiga kali MotoGP tidak mendapat izin Yamaha.

Hal itu sempat membuat Lorenzo ngambek. Bos Yamaha Lin Jarvis pun sempat meminta pembalapnya menghormati kontrak, kendati mereka bisa memboyong Maverick Vinales untuk pengujian di Malaysia nanti.

Situasi yang sama sejatinya juga dilakukan Ducati. Ketika pabrikan Italia tidak bisa membawa Lorenzo ke Jerez, mereka justru mengizinkan Andrea Iannone menguji GSX-RR bersama Suzuki.

Yamaha menjelaskan soal keputusan mereka cuma mengizinkan Lorenzo menjajal Desmosedici Ducati di Valencia. Jarvis sekali lagi mengatakan, olahraga ini juga merupakan bisnis. Selain itu, Lorenzo merupakan rival mereka sehingga hal tersebut mesti dibatasi.

"Ini bisnis. Ini juga olahraga, ya jelas olahraga, bukannya pertunjukan amal. Sekali lagi ini adalah bisnis," tegasnya.

"Tentu saja Jorge dapat kesempatan pengujian karena dia ingin bisa cepat dengan tim barunya, Ducati, tahun depan. Tapi tahun depan, ia merupakan musuh utama kami. Harapan dan ambisinya jelas berbeda untuk kami," tutupnya.
(bep)
Berita Terkait
Jorge Lorenzo: Ayah...
Jorge Lorenzo: Ayah Saya Seperti Hitler
Ini Dua Profesi Pilihan...
Ini Dua Profesi Pilihan Jorge Lorenzo Setelah Pensiun
Meregalli Amini Keputusan...
Meregalli Amini Keputusan Yamaha Pecat Lorenzo
Jorge Lorenzo Optimistis...
Jorge Lorenzo Optimistis Pedro Acosta Menang di MotoGP Spanyol 2024
Jorge Lorenzo Beberkan...
Jorge Lorenzo Beberkan Resiko Berkutat di MotoGP
Ayah Jorge Lorenzo Sentil...
Ayah Jorge Lorenzo Sentil Gaya Balap Jack Miller
Berita Terkini
Laga Terakhir di Stadion...
Laga Terakhir di Stadion Dallas: Prancis vs Spanyol Main di Lapangan Premium
36 menit yang lalu
Tak Oper ke Haaland,...
Tak Oper ke Haaland, Sorloth dan Kekasihnya Diteror
2 jam yang lalu
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
3 jam yang lalu
Wacana FIFA Ubah Piala...
Wacana FIFA Ubah Piala Dunia Jadi 64 Tim Bikin Heboh
5 jam yang lalu
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
6 jam yang lalu
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
7 jam yang lalu
Infografis
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved