Dikecam Media, Bos F1 Bantah Singapura Berhenti Gelar F1

Selasa, 22 November 2016 - 12:57 WIB
Dikecam Media, Bos F1...
Dikecam Media, Bos F1 Bantah Singapura Berhenti Gelar F1
A A A
SINGAPURA - CEO Formula 1 Bernie Eccletone dikritik lantaran menyebut Singapura bakal berhenti gelar balapan F1. Pria asal Inggris itupun meralat pernyatannya dengan mengaku hanya bercanda.

Ecclestone sempat membuat gempar warga Singapura lantaran berujar jika Formula 1 terancam tidak lagi digelar di sana. Kontrak balapan yang berakhir 2017, kemungkinan tidak akan diperpanjang.

Alasannya, Ecclestone menilai Singapura sudah tidak lagi perlu Formula 1 untuk mengenalkan negaranya di dunia internasional. "Singapura merasa sudah tidak lagi menjadi negara transit. Sekarang, mereka merasa telah mencapai tujuannya, jadi mereka tidak butuh gelaran F1 lagi," ucap Ecclestone saat diwawancara media Jerman Auto Motor Und Sport, Minggu (20/11/2016). (Baca Juga: Singapura Tak Mau Gelar Balapan Formula Satu Lagi)

Pernyataan Ecclestone langsung menuai kecaman dari media Singapura. Mereka kesal sebab negaranya dicampakkan Ecclestone kendati rutin membayar uang lisensi dalam jumlah yang tinggi, plus membantu melebarkan popularitas F1 di kawasan Asia.

Singapura membayar uang lisensi sebesar 65 juta dolar atau sekitar Rp8745 miliar per tahun, tertinggi ketiga setelah Abu Dhabi dan Malaysia. "Tapi bukan rahasia lagi jika Singapura memang ingin membayar dalam nominal yang lebih rendah," tutur Philip Goh, Editor desk olahraga Channel News Asia seperti dikutip Ibtimes.co.uk, Selasa (22/11/2016).

Goh menambahkan, Ecclestone diyakini masih percaya pada Singapura kendati jumlah penonton lewat TV menurun. "Anda (Ecclestone) lebih butuh Singapura daripada Singapura membutuhkan Anda," kecamnya.

Setelah dikritik, Ecclestone langsung menarik pernyataannya. Saat diwawancara media Singapura lainnya, The Strait Times, pria berusia 86 tahun mengaku ucapannya hanya disalahartikan. Ia justru mengaku sangat berharap bisa melanjutkan kerja sama dengan Singapura dalam jangka waktu yang lebih lama.

"Semua orang senang berada di Singapura dan kami tidak ingin kehilangan mereka. Kata-kata saya ditelan dengan cara yang lucu. Apa yang saya katakan sederhana, cuma belum ada kesepakatan sejauh ini," ucap Ecclestone mengklarifikasi pernyatannya.

"Negosiasi sedang berjalan dan akan menemui titik temu sebentar lagi, saya yakin sebelum akhir tahun. Kami ingin memperpanjang kontrak dan lihat saja apa yang terjadi nanti," tegasnya.
(bep)
Berita Terkait
Hasil Buruk Pengaruhi...
Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Penonton Bisa Hadir...
Penonton Bisa Hadir di GP Portugal
Akhir Pahit Pengabdian...
Akhir Pahit Pengabdian Grosjean di Haas
F1 Batalkan Seluruh...
F1 Batalkan Seluruh Race di Luar Eropa, Publik Brasil Kecewa
Perebutan Juara Dunia...
Perebutan Juara Dunia Formula 1 Masih Tetap Panas
Teka-Teki Tandem Verstappen...
Teka-Teki Tandem Verstappen di Tim Red Bull Racing
Berita Terkini
Sepatu Emas Ronaldo...
Sepatu Emas Ronaldo Gagal Bawa Hoki di Piala Dunia 2026
47 menit yang lalu
Komitmen Nol Emisi FIFA...
Komitmen Nol Emisi FIFA Tercoreng Jet Pribadi Infantino di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
3 jam yang lalu
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
4 jam yang lalu
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
5 jam yang lalu
Martinez: Bandingkan...
Martinez: Bandingkan Ronaldo dengan Messi Itu Kekanak-kanakan
5 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved