Lorenzo Saja Belum Cukup, Ducati Masih Perlu Jasa Stoner

Minggu, 27 November 2016 - 12:35 WIB
Lorenzo Saja Belum Cukup,...
Lorenzo Saja Belum Cukup, Ducati Masih Perlu Jasa Stoner
A A A
JEREZ - Manajer umum Ducati Corse Luigi Dall'Igna sekali lagi mengutarakan niatannya untuk mempertahankan Casey Stoner di garasi musim depan. Juara dunia MotoGP dua kali dianggap bisa membawa pabrikan Italia lebih bersaing lagi kendati sudah mendatangkan Jorge Lorenzo musim depan.

Stoner merupakan pembalap tersukses yang dimiliki Ducati. Ia pernah membawa tim yang bermarkas di Borgo Panigale, Bologna, Italia, jadi juara dunia pada musim 2007.

Pada 2016, Stoner kembali ke paddock Ducati sebagai test rider. Empat kali Ia turun menguji kuda besi Ducati, namun menolak tampil reguler di beberapa seri balap kendati kehadirannya amat dibutuhkan.

Rencananya, Stoner akan kembali jadi test rider Ducati di musim 2017. Namun, Dall'Igna punya rencana lain untuk rider asal Australia tersebut.

Ya, Stoner diproyeksi turut mengembangkan Desmosedici GP 17. Selain dengan memperbanyak tampil dalam pengujian, pembalap berjuluk Kuri-kuri Boy diberi jabatan di bagian technical department Ducati yang mana kehadirannya juga amat dinanti Lorenzo. (Baca Juga: Lorenzo Butuh Bantuan Stoner di Ducati)

"Bukan hanya Lorenzo, saya dan Andrea (Dovizioso) juga amat senang jika bisa bekerja dengannya. Dia punya banyak pengalaman sehingga tentu saja bisa membantu kami melangkah ke arah yang tepat," ujar Dall'Igna seperti dikutip Autosport, Minggu (27/11/2016).

Selain itu, Dall'Igna memang berniat menjadikan Stoner mentor bagi Lorenzo. Bukan berarti Lorenzo tidak hebat, namun menurut Dall'Igna, Stoner bisa memberi referensi lain untuk turut mengembangkan Desmosedici berkat pengalamannya.

"Bisa memiliki Casey dalam tim adalah hal terpenting. Dia punya banyak pengalaman, ada banyak pihak di sini yang masih bertahan ketika dia balapan untuk Ducati,"

"Jadi akan sangat mengesankan jika punya seorang juara di tim kami. Kami sudah punya tiga gaya balapan yang beda, tapi bukan berarti itu buruk. Saya kira akan sangat penting bisa dapat feedback dan coba mengaturnya jadi sesuatu yang sempurna," pungkasnya.
(bbk)
Berita Terkait
Jorge Lorenzo: Ayah...
Jorge Lorenzo: Ayah Saya Seperti Hitler
Ini Dua Profesi Pilihan...
Ini Dua Profesi Pilihan Jorge Lorenzo Setelah Pensiun
Meregalli Amini Keputusan...
Meregalli Amini Keputusan Yamaha Pecat Lorenzo
Jorge Lorenzo Optimistis...
Jorge Lorenzo Optimistis Pedro Acosta Menang di MotoGP Spanyol 2024
Jorge Lorenzo Beberkan...
Jorge Lorenzo Beberkan Resiko Berkutat di MotoGP
Ayah Jorge Lorenzo Sentil...
Ayah Jorge Lorenzo Sentil Gaya Balap Jack Miller
Berita Terkini
Wacana FIFA Ubah Piala...
Wacana FIFA Ubah Piala Dunia Jadi 64 Tim Bikin Heboh
1 jam yang lalu
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
3 jam yang lalu
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
4 jam yang lalu
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
5 jam yang lalu
Perjalanan Inggris dan...
Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
5 jam yang lalu
Perjalanan Prancis dan...
Perjalanan Prancis dan Spanyol: Siapa Layak ke Final Piala Dunia 2026?
7 jam yang lalu
Infografis
Akhirat, Planet yang...
Akhirat, Planet yang Belum Dijangkau Astronot Akan Diungkap?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved