4 Kursi F1 2017 Lowong, Mercedes Tunda Nego Eks Rekan Rio Haryanto

Rabu, 07 Desember 2016 - 21:00 WIB
4 Kursi F1 2017 Lowong,...
4 Kursi F1 2017 Lowong, Mercedes Tunda Nego Eks Rekan Rio Haryanto
A A A
BRACKLEY - Tim Mercedes sepertinya masih ragu, buat memilih pembalap pengganti Nico Rosberg. Tapi, setelah daftar pembalap sementara F1 musim 2017 diumumkan, tim yang bermarkas di Brackley, Inggris, tersebut mulai menggeliat.

Ya, seperti dilaporkan Motorsport. Di tengah-tengah pencarian pembalap pengganti Nico Rosberg, Mercedes disebut telah menunda proses negosiasi mereka dengan Sauber, terkait kursi balap di F1 2017 untuk Pascal Wehrlein.

Mantan rekan setim Rio Haryanto itu, sepanjang 2016 berharap dapat naik kelas ke tim yang lebih kuat untuk tahun depan. Tapi, Wehrlein malah harus rela melihat rekan satu timnya pengganti Rio Haryanto di tim Manor, Esteban Ocon, mengisi susunan pembalap tim Force India.

Pada penghujung musim 2016, Mercedes memulai proses negosiasi mereka dengan Sauber terkait peluang Wehrlein melengkapi susunan pembalap tim Swiss tersebut untuk musim 2017. Namun, bos tim Mercedes, Toto Wolff, mengaku harus menunda proses negosiasi mereka dengan Sauber.

Menyusul kabar pensiun Nico Rosberg yang mengejutkan jagat dunia balap, Wehrlein muncul sebagai salah satu kandidat pembalap utama tim Mercedes. Tetapi tim yang berbasis di Brackley itu sendiri menganggap Wehrlein sebagai pilihan yang berisiko.

Berbicara kepada kantor berita Jerman, DPA, Wolff berkata: “Sebenarnya, diskusi antara kami dengan Sauber telah memasuki tahap terakhir. Namun, karena situasi terbaru yang kami alami saat ini, diskusi tersebut harus kami hentikan untuk sementara.”

Meski menjadi pendukung terbesar Wehrlein, Wolff mengaku sadar dengan beban berat yang akan dipikul oleh pembalap Jerman itu, jika dia harus langsung terlibat di pertarungan juara dunia – saat dia sendiri baru memiliki satu tahun pengalaman di F1.

“Pascal adalah seorang anak muda yang ambisius,” ujar Wolff. “Dia memiliki target yang tinggi, sama seperti kami. Karena alasan itulah mengapa ia bisa menjadi bagian dari program pengembangan kami. Dia (Wehrlein) sudah menjalani satu tahun bersama Manor. Dan sekarang, saya berharap dia naik ke tim papan tengah terlebih dahulu. Oleh karena itu, kita harus bisa berkompromi dengan target tinggi itu. Nico telah mengambil keputusan yang berani, mungkin kami harus mengambil keputusan yang juga berani," tutup Wolff.
(sbn)
Berita Terkait
Hasil Buruk Pengaruhi...
Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Penonton Bisa Hadir...
Penonton Bisa Hadir di GP Portugal
Akhir Pahit Pengabdian...
Akhir Pahit Pengabdian Grosjean di Haas
F1 Batalkan Seluruh...
F1 Batalkan Seluruh Race di Luar Eropa, Publik Brasil Kecewa
Perebutan Juara Dunia...
Perebutan Juara Dunia Formula 1 Masih Tetap Panas
Teka-Teki Tandem Verstappen...
Teka-Teki Tandem Verstappen di Tim Red Bull Racing
Berita Terkini
3 Turnamen Sepak Bola...
3 Turnamen Sepak Bola Putri Bertajuk Womens Soccer Trilogy 2026 Siap Digelar di Kudus
10 menit yang lalu
Lahirkan Calon Juara...
Lahirkan Calon Juara Dunia, PB Pertacami Fokuskan Atlet MMA Ikut 4 Kompetisi Bergengsi
53 menit yang lalu
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
57 menit yang lalu
Ditahan Curacao, Ekuador...
Ditahan Curacao, Ekuador Gagal Segel Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Jerman Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Dr. Suzanne Huurman,...
Dr. Suzanne Huurman, Satu-Satunya Kepala Medis Perempuan di Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved