Di Yamaha, Anda Tak Bisa Bandingkan Diri Anda dengan Rossi
Senin, 20 Februari 2017 - 16:00 WIB
Di Yamaha, Anda Tak Bisa Bandingkan Diri Anda dengan Rossi
A
A
A
PHILLIP ISLAND - Joki anyar tim Movistar Yamaha untuk MotoGP 2017, Maverick Vinales, meyakini adalah tidak mungkin untuk merasa seperti seorang bintang ketika seorang pembalap menjadi rekan satu tim dari Valentino Rossi.
Ya, seperti dilaporkan Motorsport. Hal itu dikatakan oleh Vinales walau setelah kepindahannya dari tim Suzuki Ecstar, dia selalu menjadi pembalap tercepat di tes akhir musim 2016 (Valencia) hingga pramusim 2017 (Sepang dan Phillip Island).
Namun, meskipun kini dia secara luas dianggap sebagai ancaman paling nyata di pacuan juara dunia MotoGP 2017. Pembalap kelahiran Figueres, sebuah kota di provinsi Girona, daerah otonomi Catalunya itu, mengecilkan peluang bahwa dia bisa mencuri pusat perhatian di tim Yamaha saat di sana masih ada sang juara dunia tujuh kali kelas bergengsi, Valentino Rossi.
“Tidak mungkin untuk merasa seperti bintang di tim ini. Anda tidak bisa membandingkan diri Anda dengan Valentino,” sembur Vinales di sela-sela tes pramusim II MotoGP 2017, di Sirkuit Phillip Island, Australia.
“Mungkin dia (Rossi) terkadang mesti berjuang keras dan kesulitan pada beberapa momen. Tapi pada keesokan harinya, dia akan berada di depan,” imbuh pembalap yang pada 12 Januari silam baru genap 22 tahun itu.
Mengapa Vinales sampai berpikiran demikian, apakah dia memang sudah siap memberi jalan buat Rossi lebih dulu meraih gelar juara dunia ke-10 berbagai kelas Kejuaraan Dunia Balap Motor GP? Ini sekaligus berarti Vinales sama sekali tidak memperhitungkan, kalau ketinggalan Rossi darinya di tes Phillip Island bukanlah sebuah keuntungan baginya?
“Saya memiliki banyak keyakinan di lintasan ini (Phillip Island). Saya merasa dalam kondisi sangat baik. Jika Anda tidak merasa cukup baik di sini, sulit untuk bisa memacu motor dengan cepat, karena di sini Anda mesti memiliki kepercayaan penuh pada bagian depan motor,” kata Vinales menjelaskan.
Lantas bagaimana tentang ucapan Rossi yang menyebut kalau sejauh ini, favorit dalam perburuan gelar juara dunia pembalap MotoGP 2017 adalah Vinales dan juara bertahan Marc Marquez?
“Jujur, saya tidak memperhatikan apa yang terjadi di sisi lain dari garasi (saya sendiri). Saya hanya fokus pada pekerjaan saya, yakni untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dari motor saya,” kata Vinales lagi.
“Pada saat ini, ketika Anda punya motor seperti ini (YZR-M1), setiap orang akan melihat Anda di sana (dalam barisan favorit pemenang gelar juara dunia MotoGP 2017). Yang bisa saya katakan saat ini adalah, motornya hebat, timnya punya banyak pengalaman, mereka terus bekerja, sehingga motornya bisa begitu. Saya hanya perlu melaju dengan cepat dan konsisten. Tentu saja Anda takkan pernah tahu, mungkin saja saat kami tiba di seri pertama dan saya malah kesulitan,” tutup Vinales.
Ya, seperti dilaporkan Motorsport. Hal itu dikatakan oleh Vinales walau setelah kepindahannya dari tim Suzuki Ecstar, dia selalu menjadi pembalap tercepat di tes akhir musim 2016 (Valencia) hingga pramusim 2017 (Sepang dan Phillip Island).
Namun, meskipun kini dia secara luas dianggap sebagai ancaman paling nyata di pacuan juara dunia MotoGP 2017. Pembalap kelahiran Figueres, sebuah kota di provinsi Girona, daerah otonomi Catalunya itu, mengecilkan peluang bahwa dia bisa mencuri pusat perhatian di tim Yamaha saat di sana masih ada sang juara dunia tujuh kali kelas bergengsi, Valentino Rossi.
“Tidak mungkin untuk merasa seperti bintang di tim ini. Anda tidak bisa membandingkan diri Anda dengan Valentino,” sembur Vinales di sela-sela tes pramusim II MotoGP 2017, di Sirkuit Phillip Island, Australia.
“Mungkin dia (Rossi) terkadang mesti berjuang keras dan kesulitan pada beberapa momen. Tapi pada keesokan harinya, dia akan berada di depan,” imbuh pembalap yang pada 12 Januari silam baru genap 22 tahun itu.
Mengapa Vinales sampai berpikiran demikian, apakah dia memang sudah siap memberi jalan buat Rossi lebih dulu meraih gelar juara dunia ke-10 berbagai kelas Kejuaraan Dunia Balap Motor GP? Ini sekaligus berarti Vinales sama sekali tidak memperhitungkan, kalau ketinggalan Rossi darinya di tes Phillip Island bukanlah sebuah keuntungan baginya?
“Saya memiliki banyak keyakinan di lintasan ini (Phillip Island). Saya merasa dalam kondisi sangat baik. Jika Anda tidak merasa cukup baik di sini, sulit untuk bisa memacu motor dengan cepat, karena di sini Anda mesti memiliki kepercayaan penuh pada bagian depan motor,” kata Vinales menjelaskan.
Lantas bagaimana tentang ucapan Rossi yang menyebut kalau sejauh ini, favorit dalam perburuan gelar juara dunia pembalap MotoGP 2017 adalah Vinales dan juara bertahan Marc Marquez?
“Jujur, saya tidak memperhatikan apa yang terjadi di sisi lain dari garasi (saya sendiri). Saya hanya fokus pada pekerjaan saya, yakni untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dari motor saya,” kata Vinales lagi.
“Pada saat ini, ketika Anda punya motor seperti ini (YZR-M1), setiap orang akan melihat Anda di sana (dalam barisan favorit pemenang gelar juara dunia MotoGP 2017). Yang bisa saya katakan saat ini adalah, motornya hebat, timnya punya banyak pengalaman, mereka terus bekerja, sehingga motornya bisa begitu. Saya hanya perlu melaju dengan cepat dan konsisten. Tentu saja Anda takkan pernah tahu, mungkin saja saat kami tiba di seri pertama dan saya malah kesulitan,” tutup Vinales.
(sbn)