Meski Tak Bahagia, Lorenzo Kagum Rossi Banyak Jual Motor Yamaha

Kamis, 16 Maret 2017 - 19:18 WIB
Meski Tak Bahagia, Lorenzo...
Meski Tak Bahagia, Lorenzo Kagum Rossi Banyak Jual Motor Yamaha
A A A
MADRID - Sepekan lagi, Kejuaraan Dunia Balap Motor Grand Prix (MotoGP) musim 2017 akan dimulai, tepatnya pada sesi latihan bebas I di Sirkuit Losail, Qatar, Jumat (24/3/2017) waktu setempat.

Setelah menyelesaikan tes pramusim (I, II, dan III) di Sirkuit Sepang (Malaysia), Phillip Island (Australia), dan Losail. Ada banyak harapan yang digantungkan oleh setiap tim kepada pembalap mereka, baik yang lawas maupun yang gres.
Gigi Dalligna dengan Jorge Lorenzo di tes pramusim MotoGP 2017. (Foto-Motorsport)
Jorge Lorenzo yang memutuskan pindah dari tim Yamaha Factory Racing ke Ducati Corse, rupanya masih diburu oleh media Spanyol buat bicara soal tim lamanya. Dalam sebuah wawancara terbaru dengan Marca, pembalap dengan nomor motor 99 tersebut bicara soal hubungannya dengan mantan rekan setimnya, Valentino Rossi.

“Seorang pembalap Yamaha harus memiliki citra ikon motor, dikenal luas dunia (dan menarik media), yang menyebabkannya (Rossi) untuk menjual begitu banyak motor. Sebuah situasi akan tidak mudah diatur ketika kami bertarung dalam perebutan gelar juara dunia (MotoGP),” beber Lorenzo.

Pembalap berusia 29 tahun itu lantas melanjutkan pembicaraannya soal The Doctor selama mereka bersatu sekaligus bersaing di tim Yamaha.

“Sungguh sulit (bagi saya) untuk mendapatkan perlakuan yang sama seperti Valentino. Saya menyadari bahwa saya mesti menjaga berlian mereka, dalam rangka penjualan (motor),” tutur Lorenzo.

“Meskipun beberapa tahun telah berlalu sejak gelar (juara dunia) terakhir (pada 2009). Rossi masih sangat kuat dan media terus membantu banyak untuk penjualan (motor) merek Yamaha,” imbuhnya.

Ah, apakah dengan mengatakan semua tentang hubungannya dengan Rossi sewaktu di Yamaha, seakan-akan Anda (Lorenzo) mencoba memberi peringatan buat Maverick Vinales, rekan baru The Doctor?
“Adalah tidak mungkin memperlakukan dua pembalap dalam satu tim secara sama, apalagi dalam hal situasi ekstrim, misalnya konfrontasi dalam pertarungan perebutan gelar juara dunia. Dan cara ini, saya selalu mengatakan bahwa saya telah memahaminya.”

Selama satu tim dengan Rossi, Anda (Lorenzo) tampaknya bermusuhan dengan Maio Meregalli (salah satu petinggi tim Yamaha Factory Racing). Apakah itu sebabnya, Meregalli mengatakan mereka lebih santai saat ini setelah kepergian Anda?
“Saya tidak bahagia (di Yamaha). Dia (Meregalli) benar-benar ada di pihak Rossi. Ketika saya pindah dari Yamaha, dia membiarkan saya pergi dan mendeklarasikan pernyataan itu.”
(sbn)
Berita Terkait
Maverick Vinales Kesal...
Maverick Vinales Kesal Bakal Ditinggal Valentino Rossi
Lorenzo Berani Bertaruh,...
Lorenzo Berani Bertaruh, Rossi Bakal Pensiun dari MotoGP Musim Ini
Begini Cara Lin Jarvis...
Begini Cara Lin Jarvis Tangani Calon Juara Dunia MotoGP Tahun Depan
Duo Yamaha Incar Podium...
Duo Yamaha Incar Podium di MotoGP Catalunya
Peran dan Pengaruh Besar...
Peran dan Pengaruh Besar Rossi di MotoGP
Quartararo Ibaratkan...
Quartararo Ibaratkan Duetnya dengan Vinales Seperti Rossi-Lorenzo
Berita Terkini
Road To Garmin Run 2026,...
Road To Garmin Run 2026, Sampah Disulap Jadi Plakat Juara
25 menit yang lalu
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Haaland Ancam Dominasi Messi dan Mbappe
59 menit yang lalu
Deretan Rekor Tercipta...
Deretan Rekor Tercipta saat Inggris Singkirkan Meksiko di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
10 pemain Inggris Kubur...
10 pemain Inggris Kubur Mimpi Meksiko di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
FIFA Cabut Skorsing...
FIFA Cabut Skorsing Balogun, Trump Diduga Intervensi
3 jam yang lalu
Air Mata Neymar dan...
Air Mata Neymar dan Akhir Perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Banyak yang Tewas, Tentara...
Banyak yang Tewas, Tentara Israel Tak Lagi Miliki Semangat Juang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved