Persib Bermain Hati-hati, Supardi: Belajar dari Pengalaman

Rabu, 17 Mei 2017 - 17:03 WIB
Persib Bermain Hati-hati,...
Persib Bermain Hati-hati, Supardi: Belajar dari Pengalaman
A A A
BANDUNG - Fans fanatik Persib Bandung merasa belum puas kendati tim kebanggaannya ada di urutan dua klasemen sementara Liga 1 2017. Muncul anggapan angka yang diraih tidak sebanding dengan performa di lapangan. ‎

Persib sampai saat ini belum terkalahkan dengan 12 angka hasil tiga menang dan tiga imbang. Tapi, Bobotoh menilai semua itu belum sesuai dengan kinerja pemain. Soalnya, Maung Bandung hanya fokus meraih angka penuh ketimbang tampil bagus.

Itu terlihat jelas di tiga laga terbaru Persib, yakni melawan Persegres Gresik United (tandang), Persipura Jayapura (kandang) dan Semen Padang (tandang).

Di tiga partai itu, Persib terlihat bermain lebih hati-hati dengan menerapkan skema bertahan. Terbukti, skor yang dihasilkan sangat tipis lantaran daya serang yang tersaji tidak sehebat biasanya.

Padahal Bobotoh mengklaim ciri khas Persib adalah bermain terbuka dan menyerang. Jarang sekali bertahan seperti ketika mengikuti Liga 1. Nyatanya, sejauh ini Atep Rizal dkk baru melesakan enam gol dari enam laga. Artinya, bila dipukul rata, satu gol per laga.

Menanggapi situasi ini, bek sayap Supardi Nasir cukup memahami keinginan Bobotoh yang ingin melihat Persib bermain cantik dan menarik. Tapi, menurutnya klub harus berani melakukan perubahan demi meraih gelar juara.

"Kami harus belajar dari pengalaman. Tahun lalu kami sering bermain terbuka, tapi malah kalah. Kemarin main berbeda, hasil yang diraih juga beda," ujar Supardi saat ditemui di Mes Persib.

Supardi menilai perlu perhitungan matang saat menerapkan strategi menyerang. Mulai faktor bermain di kandang, di markas lawan, lapangan hingga stamina para pemain perlu dianalisa. Tujuannya agar bisa meraih hasil positif.

Pemain berusia 34 tahun itu menegaskan kemenangan lebih dibutuhkan Persib karena Liga 1 2017 menggunakan sistem kompetisi penuh. Ini mengharuskan setiap perserta meraih angka sebanyak mungkin hingga akhir musim.

"Tidak mudah meraih angka. Di Padang misalnya, banyak hal yang harus diperhatikan. Mereka (Semen Padang) tim kuat. Lapangan juga buat kami sulit menguasai bola. Jadi pelatih lebih paham apa yang harus kami mainkan," pungkas Supardi.
(mir)
Berita Terkait
Persija Jakarta Bersiap...
Persija Jakarta Bersiap Tantang Persib Bandung
Rute Pawai Akbar Persib...
Rute Pawai Akbar Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025
PSS Sleman vs Persib...
PSS Sleman vs Persib Bandung: Manfaatkan Momentum
Persib Bandung vs Persik...
Persib Bandung vs Persik Kediri: Pulihkan Reputasi
Bobotoh dan Warga Tumpah...
Bobotoh dan Warga Tumpah Ruah di Jalan Sambut Arak-Arakan Persib Bandung
Bobotoh Gelar Konvoi...
Bobotoh Gelar Konvoi Keliling Kota Bandung Usai Persib Raih Gelar Juara Liga 1
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
6 menit yang lalu
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
1 jam yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
3 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
3 jam yang lalu
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
3 jam yang lalu
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
7 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved