Kalau Mau Ngalahin Marquez-Honda, Yamaha Mesti Dengerin Rossi

Kamis, 20 Juli 2017 - 06:15 WIB
Kalau Mau Ngalahin Marquez-Honda,...
Kalau Mau Ngalahin Marquez-Honda, Yamaha Mesti Dengerin Rossi
A A A
GERNO DI LESMO - Walau puncak klasemen sementara pembalap MotoGP 2017 masih dikuasai oleh Marc Marquez dari tim Repsol Honda. Namun tim Yamaha Factory Racing jadi yang paling diunggulkan buat mengalahkan sang juara bertahan.

Ya, tak diragukan lagi itu disebabkan tim pabrikan Yamaha memiliki dua pembalap terkuat di lintasan MotoGP saat ini. Valentino Rossi serta Maverick Vinales diyakini sedang ikut bermain di pacuan juara dunia pembalap.

Hanya saja, ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi atau dipertahankan oleh tim dari Iwata, Jepang tersebut jika ingin mengakhiri MotoGP 2017 berstatus juara dunia pembalap, tim dan pabrikan. Apakah itu?

Seperti disebutkan dalam analisa Paolo Beltramo, jurnalis Sky Sports Italia yang sudah puluhan tahun meliput MotoGP. Menyarankan agar tim Yamaha, mulai saat ini mesti mendengarkan masukan dari Valentino Rossi.

Seperti diketahui, Maverick Vinales terlihat begitu cepat dan sama sekali tidak mengatakan ada masalah berarti pada paket motor Yamaha YZR-M1 spesifikasi 2017. Itu terjadi sejak tes pasca musim 2016 hingga pramusim ini. Kemudian berlanjut dengan dua kemenangan Vinales di Qatar dan Argentina.

Namun setelah pembalap 22 tahun itu terjatuh di Austin, lalu meraih hasil buruk di Jerez. Diselingi kemenangan di Le Mans (usai tes privat), serta finis podium di Mugello. Ia kembali terpuruk di Catalunya, terjatuh di Assen, lantas finis keempat di Sachsenring.

Beltramo menegaskan bahwa Vinales belum pengalaman seperti Rossi. Apalagi untuk mengetahui konsistensi, serta beberapa masalah yang dihadapi oleh motor. Itu belum ditambah dengan manajemen ban Michelin yang selalu bikin rumit di setiap seri.

Selepas MotoGP Catalunya, Rossi menuntut sasis baru, setelah ia selalu bercuap-cuap bahwa YZR-M1 spesifikasi 2017 masih memiliki kekurangan di beberapa tempat. Setelah tes Catalunya, Rossi langsung menang di Assen. Tapi Vinales tidak senang, karena ia lebih cocok dengan sasis lawas.

Meski begitu, sejumlah suku cadang baru di YZR-M1 diyakini ikut membawa Vinales melewati Rossi di MotoGP Sachsenring, setelah Vinales start dari urutan 11. Analisa dari Beltramo, menyimpulkan bahwa Vinales telah mampu menyembunyikan masalah M1.

Setelah masalah itu kembali muncul di Jerez dan Catalunya, tim Yamaha segera turun tangan. Atas perbaikan pada sasis dan membuat fairing baru, tim berlambang garputala tersebut menutup paruh musim pertama dengan memimpin klasemen sementara tim dan pabrikan.

Meski di klasemen sementara pembalap dikuasai Marquez dengan keunggulan lima angka atas Vinales dan 10 poin dari Rossi. Tetapi secara keseluruhan, hasil yang didapat pada paruh pertama MotoGP 2017, menegaskan bahwa tim pabrikan Yamaha adalah tim yang harus dikalahkan di lintasan.

Tengok saja hasil yang didapat oleh tim pabrikan Yamaha dari 9 seri awal musim ini: 4 kemenangan seri, 3 kali finis podium kedua, plus 1 kali finis podium ketiga. Yang paling dekat dengan mereka ialah Repsol Honda (3 kemenangan, 2 kali finis podium kedua, 5 kali finis podium ketiga).

“Secara teori, memiliki dua pembalap kelas atas dalam diri Rossi dan Vinales pada MotoGP 2017 merupakan sebuah keuntungan bagi tim Yamaha,” beber Beltramo. “Karena dua pembalap bagus dalam satu tim akan saling meningkatkan daya saing mereka, meski ada juga risikonya,” imbuhnya.

“Mungkin kesalahan Yamaha adalah tidak segera mendengarkan Rossi (sejak awal musim). Kini Rossi lebih percaya diri dan yakin. Serta pembalap muda pendampingnya (Vinales) akhirnya bisa beradaptasi dengan pembalap yang lebih berpengalaman,” tukasnya.
(sbn)
Berita Terkait
Meregalli Tekankan Tak...
Meregalli Tekankan Tak Ada Raja di Tim Yamaha
Gara-gara Marc Marquez...
Gara-gara Marc Marquez Persaingan MotoGP Makin Sengit
Ini Asal Usul Julukan...
Ini Asal Usul Julukan Sejumlah Pembalap MotoGP
Maverick Vinales Rebut...
Maverick Vinales Rebut Pole Position di GP Austria 2020
Rossi: Enggak Aneh Marquez...
Rossi: Enggak Aneh Marquez Pakai Cara Licik
Duo Yamaha Tercepat...
Duo Yamaha Tercepat di Sesi Pemanasan Jelang MotoGP Belanda 2021
Berita Terkini
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
2 jam yang lalu
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
3 jam yang lalu
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
5 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Ternoda,...
Piala Dunia 2026 Ternoda, Tim Mesir Keluhkan Aksi Polisi Dallas
7 jam yang lalu
4 Suporter Tewas, Meksiko...
4 Suporter Tewas, Meksiko Perketat Pengamanan Jelang Lawan Inggris
8 jam yang lalu
Deretan Rekor Bersejarah...
Deretan Rekor Bersejarah Lionel Messi di Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Mau Caplok Gaza, Anggota...
Mau Caplok Gaza, Anggota Parlemen AS Ingin Trump Dimakzulkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved