Di Balik Kekalahan Nick Kyrgios di AS Terbuka 2017
Kamis, 31 Agustus 2017 - 09:50 WIB
Di Balik Kekalahan Nick Kyrgios di AS Terbuka 2017
A
A
A
NEW YORK - Petenis bengal asal Australia, Nick Kyrgios secara mengejutkan kalah di babak pertama AS Terbuka 2017. Dia ditaklukkan oleh rekan senegaranya, John Millman dalam pertandingan cukup melelahkan dengan skor akhir 3-6, 6-1, 4-6, 1-6.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Kyrgios karena dia tidak mempersiapkan diri dengan baik menghadapi sebuah turnamen akbar. Kyrgios tidak berlatih tenis tapi malah menghabiskan waktu selama dua jam sehari untuk bermain basket dan minum milkshake.
Dalam pertandingan yang panjang tersebut, Nick Kyrgios sempat meminta waktu istirahat saat set ketiga karena kesakitan akibat cedera di bahu. Petenis unggulan ke-14 tersebut juga diperingatkan wasit pertandingan, Carlos Ramos karena melanggar kode etik setelah hakim garus melaporkannya mengumpat. Namun tuduhan mengumpat segera dibantah Kyrgios.
"Ada pemain di luar sana yang lebih berdedikasi, yang ingin menjadi lebih baik, yang berusaha untuk menjadi lebih baik setiap hari. Aku bukan orang itu," kata Kyrgios dalam konferensi pers yang dilansir radio Australia, ABC, Kamis (31/8/2017).
Turnamen Cincinnati Masters 2017 yang diikuti Nick Kyrgios beberapa pekan lalu, menunjukkan tidak adanya dedikasinya di olahraga tenis. Krygios mengaku bermain bola basket, setiap hari selama dua jam. Bahkan dia juga bermain basket satu jam sebelum melawan David Ferrer di semifinal meski akhirnya menang dan melaju ke final. Namun di babak puncak, Nick Kyrgios mudah saja dikalahkan G Dimitrov dengan skor 3-6, 5-7.
"Saya juga makan es krim dan milkshake setiap hari. Saya kurang berdedikasi, dan minggu ini bahu saya mulai sakit," tuturnya.
Kyrgios memuji John Millman yang berada di peringkat 235 dunia, tapi mampu memberikan perlawanan yang hebat. "Saya merasa bahagia saat melihat seseorang seperti itu sudah banyak, dia punya peluang bagus. Jelas undian itu terbuka baginya sekarang. Tuhan tahu di mana dia bisa berada dalam beberapa hari jika dia bersaing," katanya.
Kyrgios berharap bisa segera fit untuk menghadapi pertandingan Piala Davis Australia bulan depan. Dia ingin menyelesaikan musimnya dengan catatan positif. Menurutnya keadaan akan berubah karena hidup ini seperti roller coaster saja.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Kyrgios karena dia tidak mempersiapkan diri dengan baik menghadapi sebuah turnamen akbar. Kyrgios tidak berlatih tenis tapi malah menghabiskan waktu selama dua jam sehari untuk bermain basket dan minum milkshake.
Dalam pertandingan yang panjang tersebut, Nick Kyrgios sempat meminta waktu istirahat saat set ketiga karena kesakitan akibat cedera di bahu. Petenis unggulan ke-14 tersebut juga diperingatkan wasit pertandingan, Carlos Ramos karena melanggar kode etik setelah hakim garus melaporkannya mengumpat. Namun tuduhan mengumpat segera dibantah Kyrgios.
"Ada pemain di luar sana yang lebih berdedikasi, yang ingin menjadi lebih baik, yang berusaha untuk menjadi lebih baik setiap hari. Aku bukan orang itu," kata Kyrgios dalam konferensi pers yang dilansir radio Australia, ABC, Kamis (31/8/2017).
Turnamen Cincinnati Masters 2017 yang diikuti Nick Kyrgios beberapa pekan lalu, menunjukkan tidak adanya dedikasinya di olahraga tenis. Krygios mengaku bermain bola basket, setiap hari selama dua jam. Bahkan dia juga bermain basket satu jam sebelum melawan David Ferrer di semifinal meski akhirnya menang dan melaju ke final. Namun di babak puncak, Nick Kyrgios mudah saja dikalahkan G Dimitrov dengan skor 3-6, 5-7.
"Saya juga makan es krim dan milkshake setiap hari. Saya kurang berdedikasi, dan minggu ini bahu saya mulai sakit," tuturnya.
Kyrgios memuji John Millman yang berada di peringkat 235 dunia, tapi mampu memberikan perlawanan yang hebat. "Saya merasa bahagia saat melihat seseorang seperti itu sudah banyak, dia punya peluang bagus. Jelas undian itu terbuka baginya sekarang. Tuhan tahu di mana dia bisa berada dalam beberapa hari jika dia bersaing," katanya.
Kyrgios berharap bisa segera fit untuk menghadapi pertandingan Piala Davis Australia bulan depan. Dia ingin menyelesaikan musimnya dengan catatan positif. Menurutnya keadaan akan berubah karena hidup ini seperti roller coaster saja.
(amm)