La Liga Desak UEFA Selidiki Man City Terkait Peraturan FFP

Senin, 04 September 2017 - 20:09 WIB
La Liga Desak UEFA Selidiki...
La Liga Desak UEFA Selidiki Man City Terkait Peraturan FFP
A A A
MADRID - Liga Sepak Bola profesional Spanyol (Liga de Futbol Profesional/LFP) meminta Otoritas Sepak Bola Eropa (UEFA) menyelidiki klub Inggris Manchester City terkait kemungkinan pelanggraan pada aturan Financial Fair Play (FFP). LFP yang menjadi operator La Liga Spanyol itu juga mendukung keputusan UEFA untuk melihat pengeluaran keuangan pada klub Ligue 1 Paris Saint Germain (PSG).

LFP meminta UEFA memeriksa keuangan dua klub tersebut setelah mereka masing-masing menggelontorkan lebih dari 200 juta pounds (Rp3,4 triliun) di jendela transfer msuim panas 2017 yang berakhir 31 Agustus lalu.

"Dana PSG dan Man City yang dibantu oleh negara, telah mendistorsi kompetisi Eropa dan menciptakan spiral inflasi yang dapat merusak industri sepak bola," kata Presiden LFP Javier Tebas dalam sebuah pernyataan pada Senin (4/9/2017).

PSG dimiliki Qatar Sports Investment sejak 2011 dan Man City dibeli oleh Abu Dhabi United Group pada tahun 2008. La Liga meminta agar mereka diselidiki pada bulan Agustus, dengan mengatakan bahwa kedua klub memiliki sponsor yang "tidak masuk akal secara ekonomi dan tidak punya nilai keadilan".

UEFA telah membuka penyelidikan resmi pekan lalu ke PSG untuk melihat apakah pengeluaran transfer mereka melanggar peraturan FFP. "PSG sudah terbiasa melanggar peraturan Financial Fair Play selama bertahun-tahun," tambah Tebas.

"Penting agar UEFA tidak hanya melihat transfer pemain terbaru di PSG, tapi juga pada sejarah ketidakpatuhan PSG. Transfernya hanyalah hasil doping finansial di PSG," katanya.

Klub Prancis tersebut menandatangani Neymar dari Barcelona dengan memecah rekor transfer senilai 222 juta euro (Rp3,5, triliun) sementara Manchester City mendatangkan pemain termasuk Bernardo Silva, Kyle Walker, dan Benjamin Mendy dengan nilai gabungan 215 juta pounds (Rp3,7 triliun), lebih banyak dari yang pernah dikeluarkan klub lain di satu jendela transfer. Manchester City mengatakan mereka tidak mau berkomentar mengenai situasi tersebut.
(sha)
Berita Terkait
Faktor Lambatnya MU...
Faktor Lambatnya MU di Bursa Transfer
Aksi Aneh Madrid di...
Aksi Aneh Madrid di Bursa Transfer
Inilah Top 10 Transfer...
Inilah Top 10 Transfer Terbesar di Bursa Transfer Musim Panas 2021
Bursa Transfer; Real...
Bursa Transfer; Real Madrid Resmi Perkenalkan Camavinga
Bursa Transfer: Chelsea...
Bursa Transfer: Chelsea Ramaikan Perburuan Raheem Sterling
Bursa Transfer Januari:...
Bursa Transfer Januari: MU Pantau Tammy Abraham
Berita Terkini
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
4 jam yang lalu
Indonesia Lampaui Target...
Indonesia Lampaui Target di Kejuaraan Tinju Asia U-19 & U-23 2026, Raih 7 Medali
6 jam yang lalu
Resmi Kolaborasi dengan...
Resmi Kolaborasi dengan MNC Group untuk Piala AFF 2026, Reza Arap: Saya Merasa Sangat Terhormat
6 jam yang lalu
Timnas Spanyol Harus...
Timnas Spanyol Harus Lihat! Botol Minum Pickford Bikin Messi dan Pemain Argentina Geleng-geleng Kepala
8 jam yang lalu
PB POBSI Tegaskan Penguatan...
PB POBSI Tegaskan Penguatan Organisasi Daerah Kunci Prestasi Biliar Nasional Menuju PON 2028
9 jam yang lalu
Link Nonton F1 Belgian...
Link Nonton F1 Belgian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
9 jam yang lalu
Infografis
Manchester City Juara...
Manchester City Juara Liga Inggris Usai Kalahkan Chelsea
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved