Federer vs Del Potro, Mengulang Laga Final AS Terbuka 2009
Selasa, 05 September 2017 - 17:05 WIB
Federer vs Del Potro, Mengulang Laga Final AS Terbuka 2009
A
A
A
NEW YORK - Roger Federer melaju ke babak perempat final AS Terbuka 2017 setelah mengalahkan petenis Jerman, Philipp Kohlschreiber dengan skor 6-4, 6-2, 7-5. Selanjutnya Federer akan menantang petenis Argentina, Juan Martin del Potro.
Bertemu dengan Martin del Potro mengingatkan Federer pada babak final AS Terbuka 2009 silam. Waktu itu, juara Wimbledon 2017 tersebut kalah dari Del Potro dalam pertandingan lima set yang sangat melelahkan dengan skor akhir 6-3, 6-7 (3-7), 6-4, 6-7 (4-7), 2-6. Keberhasilan Del Potro ini mengakhiri kemenangan beruntun lima tahun Federer di AS Terbuka.
"Ini mungkin terasa seperti salah satu pertandingan yang ingin saya mainkan lagi," kata Federer saat dimintai pendapatnya terkait pertandingan melawan Martin del Potro di babak perempat final AS Terbuka 2017 seperti dilansir CNN, Selasa (5/9/2017).
Federer masih terkenang dengan pertandingan menentukan tersebut. "Itu pertandingan yang bagus, banyak bolak-balik, benar-benar rumit, dimulai siang hari, selesai di malam hari," kata Federer.
Meski kalah dalam partai Final AS Terbuka 2009 tapi Federer tidak terlalu kecewa karena dia tetap memberikan penampilan terbaik, telah merengkuh juara Wimbledon 2009, dan tak lama setelah itu anak perempuannya lahir.
Tiket babak perempat final AS Terbuka 2017 diamankan Martin del Potro setelah dia mengalahkan Dominic Thiem dalam pertandingan yang melelahkan. Dia akhirnya menang dengan skor 1-6 2-6 6-1 7-6 (6-1) 6-4.
Dalam pertandingan itu, petenis Argentina itu mendapatkan dukungan suporter yang luar biasa. Penonton banyak yang meneriakkan yel-yel "Del-Po! Del-Po!" untuk mendukung Martin del Potro meraih perempat final AS Terbuka untuk kelima kalinya dalam sembilan penampilan.
"Saya memainkan salah satu pertandingan epik dalam karir saya di AS Terbuka, yang merupakan turnamen favorit saya, di depan kerumunan yang hebat. Saya lelah setelah pertandingan terakhir, tapi saya sangat senang bisa melewatinya. Saya bermain fantastis melawan salah satu pemain terbaik dalam tur," kata Del Potro.
Ditanya mengenai jadwal pertemuannya dengan Federer, Rabu (6/9/2017), Del Potro mengatakan akan menjadi pertandingan menarik untuk dimainkan. "Saya tahu bagaimana bermain jika saya ingin menang, tapi selalu merupakan kesenangan untuk bermain sebagai pria terhebat dalam sejarah," katanya.
Bertemu dengan Martin del Potro mengingatkan Federer pada babak final AS Terbuka 2009 silam. Waktu itu, juara Wimbledon 2017 tersebut kalah dari Del Potro dalam pertandingan lima set yang sangat melelahkan dengan skor akhir 6-3, 6-7 (3-7), 6-4, 6-7 (4-7), 2-6. Keberhasilan Del Potro ini mengakhiri kemenangan beruntun lima tahun Federer di AS Terbuka.
"Ini mungkin terasa seperti salah satu pertandingan yang ingin saya mainkan lagi," kata Federer saat dimintai pendapatnya terkait pertandingan melawan Martin del Potro di babak perempat final AS Terbuka 2017 seperti dilansir CNN, Selasa (5/9/2017).
Federer masih terkenang dengan pertandingan menentukan tersebut. "Itu pertandingan yang bagus, banyak bolak-balik, benar-benar rumit, dimulai siang hari, selesai di malam hari," kata Federer.
Meski kalah dalam partai Final AS Terbuka 2009 tapi Federer tidak terlalu kecewa karena dia tetap memberikan penampilan terbaik, telah merengkuh juara Wimbledon 2009, dan tak lama setelah itu anak perempuannya lahir.
Tiket babak perempat final AS Terbuka 2017 diamankan Martin del Potro setelah dia mengalahkan Dominic Thiem dalam pertandingan yang melelahkan. Dia akhirnya menang dengan skor 1-6 2-6 6-1 7-6 (6-1) 6-4.
Dalam pertandingan itu, petenis Argentina itu mendapatkan dukungan suporter yang luar biasa. Penonton banyak yang meneriakkan yel-yel "Del-Po! Del-Po!" untuk mendukung Martin del Potro meraih perempat final AS Terbuka untuk kelima kalinya dalam sembilan penampilan.
"Saya memainkan salah satu pertandingan epik dalam karir saya di AS Terbuka, yang merupakan turnamen favorit saya, di depan kerumunan yang hebat. Saya lelah setelah pertandingan terakhir, tapi saya sangat senang bisa melewatinya. Saya bermain fantastis melawan salah satu pemain terbaik dalam tur," kata Del Potro.
Ditanya mengenai jadwal pertemuannya dengan Federer, Rabu (6/9/2017), Del Potro mengatakan akan menjadi pertandingan menarik untuk dimainkan. "Saya tahu bagaimana bermain jika saya ingin menang, tapi selalu merupakan kesenangan untuk bermain sebagai pria terhebat dalam sejarah," katanya.
(amm)