Salido Masih Merasa Tangguh meski Sudah Tak Muda Lagi
Jum'at, 08 Desember 2017 - 18:03 WIB
Salido Masih Merasa Tangguh meski Sudah Tak Muda Lagi
A
A
A
LAS VEGAS - Usia Orlando Salido memang sudah tidak muda lagi, namun mantan juara dunia dua divisi itu menolak jika disebut gerakannya sudah melambat. Terlepas dari pengalaman dan usianya, Salido merasa dirinya masih tangguh.
Di titik ini dalam kariernya, Salido mengungkapkan bahwa dia mengevaluasi lagi bagaimana yang dirasakannya setelah setiap pertarungan. Dalam tujuh tahun terakhir, petinju berusia 37 tahun itu mencatatkan 13 pertarungan dengan hasil sembilan kemenangan, dua kali kalah dan dua kali seri.
Berupaya berada di persaingan tingkat atas, Salido akan bertarung melawan Miguel "Mickey" Roman pada Minggu (10/12) WIB di Mandalay Bay Hotel & Casino, Events Center di Las Vegas, Amerika Serikat.
"Semuanya tergantung pada apa yang saya rasakan. Setelah setiap pertarungan, saya melihat bagaimana perasaan saya. Saya perlu melihat bagaimana saya terlihat pada malam laga dan saya merasa hebat saat ini," ujar Salido, seperti dikutip Boxing Scene.
"Jika saya melakukan semua yang seharusnya saya lakukan, kenapa tidak melanjutkan," tambah petinju dengan rekor 44-13-4, 31KO.
Duel antara Salido versus Miguel Roman ini akan menjadi salah satu pembuka acara utama Tevin Farmer kontra Kenichi Ogawa, yang memperebutkan sabuk juara kelas bulu super versi IBF yang lowong.
Acara pertarungan itu juga akan berlangsung berbarangen dengan kontes kelas bulu super lainnya yang sangat dinantikan, yakni pertemuan juara WBO, Vasyl Lomachenko versus Guillermo Rigondeaux di Madison Square Garden, New York.
Apabila berhasil mengalahkan Miguel Roman, Salido akan memiliki banyak pilihan di penampilannya berikutnya. Bisa saja, petinju asal Meksiko itu tarung ulang lawan Lomachenko atau menantang juara dunia WBC, Miguel Berchelt. Dan tidak tertutup juga menemui mantan juara dunia tak terkalahkan, Gervonta Davis.
"Ini adalah divisi yang sangat dalam yang penuh dengan nama besar. Ada banyak petinju tingkat atas di divisi ini. Sangat panas dan divisi yang bagus untuk berada," pungkasnya.
Di titik ini dalam kariernya, Salido mengungkapkan bahwa dia mengevaluasi lagi bagaimana yang dirasakannya setelah setiap pertarungan. Dalam tujuh tahun terakhir, petinju berusia 37 tahun itu mencatatkan 13 pertarungan dengan hasil sembilan kemenangan, dua kali kalah dan dua kali seri.
Berupaya berada di persaingan tingkat atas, Salido akan bertarung melawan Miguel "Mickey" Roman pada Minggu (10/12) WIB di Mandalay Bay Hotel & Casino, Events Center di Las Vegas, Amerika Serikat.
"Semuanya tergantung pada apa yang saya rasakan. Setelah setiap pertarungan, saya melihat bagaimana perasaan saya. Saya perlu melihat bagaimana saya terlihat pada malam laga dan saya merasa hebat saat ini," ujar Salido, seperti dikutip Boxing Scene.
"Jika saya melakukan semua yang seharusnya saya lakukan, kenapa tidak melanjutkan," tambah petinju dengan rekor 44-13-4, 31KO.
Duel antara Salido versus Miguel Roman ini akan menjadi salah satu pembuka acara utama Tevin Farmer kontra Kenichi Ogawa, yang memperebutkan sabuk juara kelas bulu super versi IBF yang lowong.
Acara pertarungan itu juga akan berlangsung berbarangen dengan kontes kelas bulu super lainnya yang sangat dinantikan, yakni pertemuan juara WBO, Vasyl Lomachenko versus Guillermo Rigondeaux di Madison Square Garden, New York.
Apabila berhasil mengalahkan Miguel Roman, Salido akan memiliki banyak pilihan di penampilannya berikutnya. Bisa saja, petinju asal Meksiko itu tarung ulang lawan Lomachenko atau menantang juara dunia WBC, Miguel Berchelt. Dan tidak tertutup juga menemui mantan juara dunia tak terkalahkan, Gervonta Davis.
"Ini adalah divisi yang sangat dalam yang penuh dengan nama besar. Ada banyak petinju tingkat atas di divisi ini. Sangat panas dan divisi yang bagus untuk berada," pungkasnya.
(nug)