Tak Puas dengan Kemenangan Tahun Ini, Lomachenko Bidik Nama Besar
Rabu, 13 Desember 2017 - 07:02 WIB
Tak Puas dengan Kemenangan Tahun Ini, Lomachenko Bidik Nama Besar
A
A
A
NEW YORK - Juara kelas bulu super versi WBO, Vasyl Lomachenko membidik pertarungan besar di awal penampilannya pada tahun depan. Petinju asal Ukraina itu mengakui bahwa dia tidak terlalu terkesan dengan pertarungan-pertarungannya selama 2017.
Petinju berjuluk Hi-Tech itu mencatatkan kemenangan TKO di semua tiga penampilannya tahun ini. Pertama, dia membuat mantan juara WBA, Jason Sosa tidak sanggup melanjutkan laga di ronde kesembilan pada April lalu.
Kemudian, Lomachenko kembali memaksa sudut Miguel Marriaga untuk menghentikan pertarungan setelah ronde ketujuh, 6 Agustus lalu di Los Angeles. Terakhir, juara kelas bantam super WBA Super/IBO, Guillermo Rigondeaux menolak untuk melanjutkan laga setelah ronde keenam dengan alasan tangan kirinya mengalami masalah.
(Baca juga: Lomachenko Bikin Rigondeaux Cedera Tangan Kiri )
Terkait kemenangan terakhirnya, Lomachenko berseloroh bahwa dia tidak terlalu terkesan dengan apa yang telah dicapai. Menurut Lomachenko, Rigondeaux dipaksa untuk naik dua divisi untuk menghadapinya, dari kelas bantam super menuju kelas bulu super.
"Tidak ada tiga kemenangan besar. Ini tidak besar untuk saya karena (Rigondeaux) bukan divisi saya, (dia) bukan ukuran tubuh saya. Ini bukan kemenangan besar bagi saya. Mungkin ini kemenangan besar bagi orang yang suka tinju, tapi tidak untuk saya," cerocos Lomachenko, seperti dikutip Bad Left Hook.
Petinju berusia 29 tahun itu berharap bisa menghadapi petinju yang lebih tangguh, seperti juara kelas ringan WBC, Mikey Garcia. "Saya ingin pertarungan besar. Saya ingin nama besar. Tapi, Anda tahu, teman, saya siap untuk siapa saja. Saya siap," pungkas pemilik rekor 10-1, 8KO.
Petinju berjuluk Hi-Tech itu mencatatkan kemenangan TKO di semua tiga penampilannya tahun ini. Pertama, dia membuat mantan juara WBA, Jason Sosa tidak sanggup melanjutkan laga di ronde kesembilan pada April lalu.
Kemudian, Lomachenko kembali memaksa sudut Miguel Marriaga untuk menghentikan pertarungan setelah ronde ketujuh, 6 Agustus lalu di Los Angeles. Terakhir, juara kelas bantam super WBA Super/IBO, Guillermo Rigondeaux menolak untuk melanjutkan laga setelah ronde keenam dengan alasan tangan kirinya mengalami masalah.
(Baca juga: Lomachenko Bikin Rigondeaux Cedera Tangan Kiri )
Terkait kemenangan terakhirnya, Lomachenko berseloroh bahwa dia tidak terlalu terkesan dengan apa yang telah dicapai. Menurut Lomachenko, Rigondeaux dipaksa untuk naik dua divisi untuk menghadapinya, dari kelas bantam super menuju kelas bulu super.
"Tidak ada tiga kemenangan besar. Ini tidak besar untuk saya karena (Rigondeaux) bukan divisi saya, (dia) bukan ukuran tubuh saya. Ini bukan kemenangan besar bagi saya. Mungkin ini kemenangan besar bagi orang yang suka tinju, tapi tidak untuk saya," cerocos Lomachenko, seperti dikutip Bad Left Hook.
Petinju berusia 29 tahun itu berharap bisa menghadapi petinju yang lebih tangguh, seperti juara kelas ringan WBC, Mikey Garcia. "Saya ingin pertarungan besar. Saya ingin nama besar. Tapi, Anda tahu, teman, saya siap untuk siapa saja. Saya siap," pungkas pemilik rekor 10-1, 8KO.
(nug)