Jelang Duel, Wilder-Ortiz Terlibat Perang Urat Syaraf

Kamis, 22 Februari 2018 - 11:28 WIB
Jelang Duel, Wilder-Ortiz...
Jelang Duel, Wilder-Ortiz Terlibat Perang Urat Syaraf
A A A
NEW YORK - Petinju kelas berat WBC Deontay "The Bronze Bomber" Wilder menebar perang urat syaraf kepada sang calon lawan, Luis "King Kong" Ortiz. Wilder mengatakan dalam duel yang akan digelar pada 3 Maret 2018 di Barclays Center Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Ortiz akan ke luar dari ring sambil tertunduk malu.

"Luis Ortiz, Anda akan jatuh. Saya akan mengalahkan kamu dan saya akan jadikan contoh kepada semua orang bahwa kekalahan itu menyakitkan," ujar Wilder dilansir Boxing Scane. "Orang bilang kamu punya skill, orang bilang kamu punya kemauan, mereka bilang kamu King Kong, juga Boogeyman, tapi Bronze Bomber akan mengalahkanmu. Saya akan pukul pantatmu," kata Wilder sambil tertawa meledek.

Ledekan Wilder langsung ditanggapi Ortiz. "Dia (Wilder) berbicara terlalu banyak, dia harus membuktikannya di atas ring. Wilder bilang akan membunuh 'King Kong', saya ingin melihat omongan itu," kata pemilik rekor 28 kali naik ring, 24 menang KO, dan belum pernah kalah ini.

"Saya adalah seorang petarung yang tangguh dan dengan banyak pengalaman. Saya telah bertempur sejak saya berusia 10 tahun. Tidak ada rasa takut bagi saya menghadapi orang yang banyak bicara," kata Ortiz.

Sementara itu, manajer Luis Ortiz, Jay Jimenez mengungkapkan, pada Selasa (20/2/2018), Ortiz telah diuji tujuh kali untuk obat peningkat performa selama lima minggu terakhir oleh Voluntary Anti-Doping Association dan New York State Athletic Commission.

Ortiz banyak menjalani tes karena pertarungan kelas beratnya melawan Deontay Wilder sudah dekat. Selain itu, tes untuk mencegah kejadian nahas pada 4 November lalu, saat Ortiz diduga menggunakan PED. "Luis telah melakukan tujuh tes dalam sebulan dan seminggu. Tujuh tes darah dan urine dari VADA dan Komisi New York," tutur Jimanez.

Seharusnya duel Wilder versus Ortiz digelar pada musim gugur lalu. Namun, Ortiz yang berusia 38 tahun terbukti positif karena dua diuretik yang dia dan timnya klaim berasal dari resep obat untuk tekanan darah tinggi. Kegagalan orang selatan Kuba untuk mengungkapkan bahwa dia minum obat itu sebelum dia diuji melanggar peraturan VADA. VADA mengelola tes PED untuk WBC sebagai bagian dari "Program Tinju Bersih" dari sanksi tersebut.

WBC tidak akan memberi sanksi kepada Wilder-Ortiz begitu Ortiz dinyatakan positif. Wilder yang berusia 32 tahun dari Tuscaloosa, Alabama, Amerika Serikat, akhirnya memilih Bermane Stiverne sebagai penantang wajib pada 4 November lalu. Dalam duel itu, Wilder berhasil mengalahkan Stiverne.
(amm)
Berita Terkait
Deontay Wilder Kehilangan...
Deontay Wilder Kehilangan Kepercayaan Diri: Aku Comeback!
5 Kehebatan Deontay...
5 Kehebatan Deontay Wilder yang Ditakuti Petinju Kelas Berat
5 Lawan Deontay Wilder...
5 Lawan Deontay Wilder Berikutnya, Nomor 3 Musuh Bebuyutannya
5 Kehebatan Deontay...
5 Kehebatan Deontay Wilder yang Menakutkan Petinju Kelas Berat
Dambakan Ketenangan,...
Dambakan Ketenangan, Wilder Bikin Rumah di Tepi Danau Tuscaloosa
Transformasi Tubuh Deontay...
Transformasi Tubuh Deontay Wilder yang Mencengangkan
Berita Terkini
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
1 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
3 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
5 jam yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
6 jam yang lalu
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji CobaDenmark vs Ukraina
8 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved