Kontroversi Bendera Merah Putih untuk Zohri hingga Absennya Wartawan Indonesia

Jum'at, 13 Juli 2018 - 15:21 WIB
Kontroversi Bendera...
Kontroversi Bendera Merah Putih untuk Zohri hingga Absennya Wartawan Indonesia
A A A
JAKARTA - Lalu Muhammad Zohri dalam sekejap berhasil membius publik Indonesia dengan keberhasilannya meraih podium pertama pada Kejuaraan Dunia Atletik IAAF U-20 di Finlandia, Kamis (13/7/2018). Atlet asal Nusa Tenggara Barat itu menorehkan catatkan waktu 10,18 detik sekaligus memecahkan rekor nasional junior 100 meter putra yang tercatat atas namanya sendiri 10,25 detik dan mendekati rekornas senior 10,17 detik atas nama sprinter Suryo Agung Wibowo.

Kemarin, seluruh pemberitaan nasional hampir menyelipkan informasi mengenai keberhasilan Zohri mengumandangkan lagu Indonesia Raya di Finlandia. Tapi kesuksesan atlet Lombok berdiri gagah di podium pertama ternyata masih menyisakan tanda tanya besar.

Ini berkaitan dengan bendera Merah Putih yang tidak terlihat saat Zohri melakukan selebrasi. Begitu pula saat foto bersama dengan dua atlet Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison. Lantas kemana bendera Merah Putih berada dan mengapa tidak ada seorang pun yang menyodorkannya kepada Zohri saat menyentuh garis finis?

Duta Besar Indonesia untuk Finlandia, Wiwiek Setyawati Firman, akhirnya mengeluarkan pernyataan mengenai insiden keterlambatan bendera Merah Putih di Stadion Tampere, Finlandia. Dalam pernyataan resminya dia menjelaskan bahwa di area garis finis tersebut pelatih atau siapapun tidak bisa masuk ke lintasan atau arena lari untuk memberikan bendera.

Yang leluasa untuk berada di area tersebut hanyalah wartawan yang memiliki akses khusus. Wartawan TV Amerika Serikat misalnya. Mereka selalu membawa bendera Negeri Paman Sam setiap kali melakukan peliputan olahraga atletik ini. (Baca juga: Presiden Jokowi Minta Menteri PUPR Renovasi Rumah Zohri di Lombok )

Amerika Serikat memang sengaja mengirimkan media mereka untuk siap meliput di garis finis dan ketika ada atlet yang menyentuh garis finis, maka wartawan dengan spontan memberikan bendera. Ini yang tidak dilakukan Indonesia. Pasalnya, tidak ada satu pun wartawan dari Tanah Air yang melakukan peliputan di kejuaraan ini.

"Amerika Serikat sangat banyak media mereka yang siap meliput di garis finish. Mereka juga bawa-bawa bendera mereka karena mereka yakin Amerika Serikat selalu menang di sprint 100 m. Media Indonesia satupun tidak ada yang hadir. Jadi tidak ada Media kita yang meliput di garis finis. Sementara para Pelatih duduk di Tribun, tidak boleh masuk ke area lari," jelas Wiwiek.

"KBRI mengawal Tim PB PASI sendirian. Disamping itu, prosesi resmi pengalungan medali jam 5 sore (12/7) waktu setempat, bukan malam tanggal (11/7). Dengan dampak banyak yang harus disiapkan KBRI untuk prosesi sore (12/7) ini. Kaset Indonesia Raya, pendampingan wawancara media IAAF World U20 Championship, dll. Pelatih2 PB PASI sendiri juga menyatakan bahwa tidak ada pakem/aturan uutuk memberikan bendera di garis finish," jelasnya.
Kontroversi Bendera Merah Putih untuk Zohri hingga Absennya Wartawan Indonesia

Lalu mengapa bendera merah putih tidak berkibar di Stadion Tampere saat pengalungan medali? Wiwiek menuturkan saat pengalungan medali juara dunia tidak akan ada pengibaran bendera Merah Putih karena semua dilakukan melalui Digital.

"Negara-negara lain yang juara dunia juga tidak ada penaikan bendera negaranya, semua bendera Digital yang ditayangkan. Hanya lagu kebangsaan juara-juara dunia termasuk Indonesia Raya yang dikumandangkan di Tampere Stadion. Takutnya ada pemikiran salah lagi dari teman-teman di Jakarta seolah-olah KBRI tidak punya bendera," tuturnya.
(bbk)
Berita Terkait
Ni Made Arianti Putri...
Ni Made Arianti Putri Pecahkan Rekor dan Raih Emas Asian Para Games 2022
AiPG 2022: Para Atletik...
AiPG 2022: Para Atletik Tambah 1 Perak dan 1 Perunggu
PASI Jadikan Kejuaraan...
PASI Jadikan Kejuaraan Atletik Asia sebagai Uji Coba Asian Games
Profil Sapto Yogo Purnomo,...
Profil Sapto Yogo Purnomo, Sprinter Kontingen Indonesia di Para Atletik Asian Games 2023
Para-Atletik Target...
Para-Atletik Target Bawa Pulang 4 Medali Emas dari Asian Para Games 2022
Sapto Yogo Raih Medali...
Sapto Yogo Raih Medali Emas Perdana Indonesia di Asian Para Games 2022
Berita Terkini
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
9 menit yang lalu
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
11 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
11 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
11 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
13 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved