Nadal Berharap Cedera Tidak Memaksanya Absen Sampai 6 Bulan
Sabtu, 08 September 2018 - 14:02 WIB
Nadal Berharap Cedera Tidak Memaksanya Absen Sampai 6 Bulan
A
A
A
NEW YORK - Rafael Nadal harus menerima kenyataan semangatnya mengalahkan fisiknya. Nadal harus mundur di tengah laga semifinal AS Terbuka 2018 melawan petenis Argentina Juan Martin del Potro, Jumat (7/9/2018) waktu lokal atau Sabtu (8/9/2018) pagi WIB.
Nadal mundur dalam kedudukan 7-6, 6-2 untuk Del Potro akibat cedera lutut di Arthur Ashe Stadium, New York. Juara bertahan dan tiga kali juara AS Terbuka itu geram harus meninggalkan pertandingan, dan mengubur mimpinya meraih gelar Grand Slam ke-18. (Baca juga: Redam Nishikori, Djokovic Tatap Hat-trick AS Terbuka ).
Nadal merasakan sakit pada lutut kanannya sejak set pertama. Dia mencoba bertahan dan memanggil fisioterapis untuk membungkus lututnya. Namun, dalam perjalanannya, semangat Nadal tak mampu mengatasi rasa sakitnya. Petenis nomor 1 dunia itu menghentikan laga di set ketiga.
Nadal berharap cedera lutut hanyalah gejolak lain dari masalah lama. Nadal mengaku tidak tahu berapa lama dia harus merawat lututnya untuk pulih, namun dia berharap tidak terlalu lama absen.
"Saya yakin tidak akan absen selama enam bulan," kata Nadal dilansir USAToday. “Ini bukan cedera seperti ketika Anda merusak sesuatu, bukan cedera seperti itu."
"Ini adalah cedera tendinitis (radang tendon). Lalu, kembali bermain adalah keputusan tentang diri Anda sendiri. Apakah Anda ingin menunggu sampai Anda merasa sembuh total, atau Anda ingin terus bermain dengan rasa sakit,” imbuh Nadal.
Sepanjang kariernya Nadal memenangkan gelar pertama Prancis Terbuka pada tahun 2005 yang juga merupakan trofi Grand Slam pertamanya. Setelah itu dia meraih 11 gelar Prancis Terbuka.
Nadal menolak pensiun, meski banyak yang memprediksi kariernya akan pudar setelah dihantam cedera lutut beberapa kali. Namun, begitu kembali bermain, Nadal selalu mennag dan juara.
"Saya akan terus berjuang dan bekerja keras untuk tetap menikmati tur ini dan terus memiliki peluang untuk bersaing di level tertinggi. Itu saja.”
"Tentang karier saya, orang bilang saya memiliki karier yang singkat karena gaya saya," imbuhnya. "Tapi, Saya masih di sini. Saya masih di sini karena saya suka apa yang saya lakukan. Saya masih memiliki semangat untuk bermain."
Nadal mundur dalam kedudukan 7-6, 6-2 untuk Del Potro akibat cedera lutut di Arthur Ashe Stadium, New York. Juara bertahan dan tiga kali juara AS Terbuka itu geram harus meninggalkan pertandingan, dan mengubur mimpinya meraih gelar Grand Slam ke-18. (Baca juga: Redam Nishikori, Djokovic Tatap Hat-trick AS Terbuka ).
Nadal merasakan sakit pada lutut kanannya sejak set pertama. Dia mencoba bertahan dan memanggil fisioterapis untuk membungkus lututnya. Namun, dalam perjalanannya, semangat Nadal tak mampu mengatasi rasa sakitnya. Petenis nomor 1 dunia itu menghentikan laga di set ketiga.
Nadal berharap cedera lutut hanyalah gejolak lain dari masalah lama. Nadal mengaku tidak tahu berapa lama dia harus merawat lututnya untuk pulih, namun dia berharap tidak terlalu lama absen.
"Saya yakin tidak akan absen selama enam bulan," kata Nadal dilansir USAToday. “Ini bukan cedera seperti ketika Anda merusak sesuatu, bukan cedera seperti itu."
"Ini adalah cedera tendinitis (radang tendon). Lalu, kembali bermain adalah keputusan tentang diri Anda sendiri. Apakah Anda ingin menunggu sampai Anda merasa sembuh total, atau Anda ingin terus bermain dengan rasa sakit,” imbuh Nadal.
Sepanjang kariernya Nadal memenangkan gelar pertama Prancis Terbuka pada tahun 2005 yang juga merupakan trofi Grand Slam pertamanya. Setelah itu dia meraih 11 gelar Prancis Terbuka.
Nadal menolak pensiun, meski banyak yang memprediksi kariernya akan pudar setelah dihantam cedera lutut beberapa kali. Namun, begitu kembali bermain, Nadal selalu mennag dan juara.
"Saya akan terus berjuang dan bekerja keras untuk tetap menikmati tur ini dan terus memiliki peluang untuk bersaing di level tertinggi. Itu saja.”
"Tentang karier saya, orang bilang saya memiliki karier yang singkat karena gaya saya," imbuhnya. "Tapi, Saya masih di sini. Saya masih di sini karena saya suka apa yang saya lakukan. Saya masih memiliki semangat untuk bermain."
(sha)