Lorenzo Akui Ceroboh Tak Periksa Lintasan Saat Latihan di Trek Tanah

Kamis, 24 Januari 2019 - 16:10 WIB
Lorenzo Akui Ceroboh...
Lorenzo Akui Ceroboh Tak Periksa Lintasan Saat Latihan di Trek Tanah
A A A
MADRID - Persiapan Jorge Lorenzo menatap pagelaran MotoGP 2019 sedikit mengalami kemunduran setelah mengalami cedera skafoid patah tulang lengan kiri usai menjalani latihan di trek tanah, akhir pekan kemarin. Akibatnya, pembalap berjuluk X-Fuera itu absen pada tes pramusim pertama tahun ini di Sirkuit Sepang, Malaysia, awal bulan depan.

Pada Sabtu (19/1) lalu, Lorenzo bersama temannya yang tidak diketahui identitasnya menjalani latihan di trek tanah di Verona, Italia. Selama latihan dia mengalami kecelakaan dan ia dilarikan ke rumah sakit terdekat. Setelah menjalani beberapa pemeriksaan juara dunia tiga kali MotoGP itu mengalami cedera skafoid patah tulang lengan kiri.

Keesokkan harinya, Lorenzo naik meja operasi dan berjalan sukses. Setelah menjalani pemulihan pasca operasi, dia hadir dalam peluncuran motor baru RC213V di Madrid. Dalam presentasi tersebut dia menjelaskan tentang kesalahannya saat latihan di trek tanah.

"Ini adalah hari pertama saya mengendarai motor di trek tanah. Satu kesalahan yang saya lakukan adalah tidak memeriksa lintasan dengan benar, dan di beberapa zona lintasan itu seperti lumpur buruk, lumpur besar, yang sulit dilihat. Awalnya permukaan tampak sempurna, kering, tetapi sebaliknya lumpur ini. Dan ketika saya memasuki zona ini, bagian depan ban menutup, dan saya mengalami kecelakaan yang sangat bodoh," sesal Lorenzo dikutip dari Motorsports, Kamis (24/1).

Alhasil, cedera yang sempat dialami Lorenzo pada balapan di GP Thailand musim lalu, tidak tidak sepenuhnya fit ketika ia memulai debutnya pada motor Honda MotoGP di Valencia dan Jerez. Sekarang dia kembali mengalami kemunduran persiapan dengan motor anyar Honda di Sepang.

"Sayangnya pergelangan tangan saya tidak sepenuhnya pulih dari kecelakaan Thailand tahun lalu, jadi tidak memiliki mobilitas yang sempurna, dan pastinya ini memengaruhi sedikit tekanan pada skafoid, dan skafoid patah. Jelas solusi yang sempurna adalah bisa naik dan menguji di Sepang - tetapi memahami semua situasi dan kurangnya hari dari sini ke Sepang, kami memutuskan untuk menunggu 34 hari hingga tes Qatar," jelas Lorenzo.

"Saya tidak berpikir saya akan 100 persen, mungkin 80-85 persen, menjadi 90-95 persen dalam balapan Qatar. Jelas saya tidak berharap untuk jatuh, sangat disayangkan karena itu adalah kecelakaan dan situasi yang sangat sial, tetapi sekarang kami memiliki situasi ini dan kami harus bekerja sebaik mungkin dengan fisik, mesin, semua proses pemulihan, dan kami memiliki rencana kami untuk membuatnya," pungkasnya.
(bbk)
Berita Terkait
Ngobrol Bareng Iannone...
Ngobrol Bareng Iannone Soal Kasus Doping, Lorenzo: Dia Meyakinkan Saya
Jorge Lorenzo, Pria...
Jorge Lorenzo, Pria Humble yang Rindu Stempel Juara Dunia MotoGP
Masih Sakit Hati, Ciabatti...
Masih Sakit Hati, Ciabatti Ogah Bawa Lorenzo Balik ke Ducati
Ada Gosip Lorenzo Bakal...
Ada Gosip Lorenzo Bakal Gabung dengan Tim Ducati
Sirkus MotoGP Asik Ngaspal...
Sirkus MotoGP Asik Ngaspal di Jerez, Lorenzo Malah Pamer Mobil
Tak Ada Urgensi Lorenzo...
Tak Ada Urgensi Lorenzo Balapan di MotoGP
Berita Terkini
Kilas Balik Piala Dunia:...
Kilas Balik Piala Dunia: Prancis Permalukan Spanyol 3-1
2 jam yang lalu
Skuad Prancis Jadi Korban...
Skuad Prancis Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, Bek Spanyol Meradang
2 jam yang lalu
Bukan Harry Kane atau...
Bukan Harry Kane atau Bellingham, Argentina Waspadai Declan Rice Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Wasit Piala Dunia 2026...
Wasit Piala Dunia 2026 yang Dicoret FIFA Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Turun Tangan
4 jam yang lalu
Lionel Messi Absen Latihan...
Lionel Messi Absen Latihan Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Laga Terakhir di Stadion...
Laga Terakhir di Stadion Dallas: Prancis vs Spanyol Main di Lapangan Premium
17 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved