Pep Guardiola : Tekanan Ada Pada Manchester City, Bukan Liverpool
Senin, 04 Februari 2019 - 10:41 WIB
Pep Guardiola : Tekanan Ada Pada Manchester City, Bukan Liverpool
A
A
A
MANCHESTER - Manchester City berhasil memangkas jarak dengan Liverpool di klasemen sementara Liga Primer Inggris. Tambahan tiga angka diperoleh setelah tim asuhan Pep Guardiola itu menggilas Arsenal.
Meski begiu, Guardiola mengungkapkan sebenarnya tekanan kini dihadapi City, bukan Liverpool. Kemenangan yang diperoleh di Etihad Stadium, Senin (4/2/2019) dinihari, membuat jarak antara City dan Liverpool hanya terpaut dua angka saja. (Baca juga : Hat-trick Kontroversial Aguero Benamkan Arsenal di Kandang City )
Tapi sekali lagi Guardiola menegaskan bahwa tipisnya selisih angka tak membuat Liverpool tertekan. "Saya lebih suka di posisi Liverpool daripada di mana kami berada. Tekananya ada ketika Anda ada di belakang. Kalau Anda kehilangan poin, itu lebih sulit. Saat Anda berada di di atas dengan menjaga jarak, Anda bisa kehilangan poin dan masih ada di posisi pertama, ungkap Guardiola usai laga seperti dikutip SkySports.
Peluang City terus terbuka untuk mengejar The Reds. Syaratnya, tentu City tak boleh terpeleset lagi sampai akhir musim.
"Tentu saja kami harus memenangkan banyak pertandingan. Setelah kekalahan dari Newcastle, semua berpikir kami akan tertinggal tujuh poin. Namun semua orang berharap Liverpool akan menang lawan Leicester," imbuh Guardiola.
"Banyak hal yang akan terjadi antara sekarang dan akhir musim. Ini akan sulit. Tetap sepak bola tak dapat diprediksi. Sekarang kita ada di peringkat kedua, besok ketiga dan kelima lagi."
Guardiola menambahkan, ia sama sekali tak memikirkan soal Liverpool. "Saya tak berada dalam pikiran Juergen Klopp dan para pemain. Setiap jumpa pers Anda selalu mengatakan, 'Beri tekanan pada Liverpool '. Saya tidak tahu. Kami harus menjadi diri kami sendiri. Itulah target utama yang ingin kami capai dan memenangkan permainan kami."
"Saya tak menyangkal bahwa kami lebih suka West Ham United mengalahkan Liverpool, tentu saja. Namun Liverpool lebih suka Arsenal mengalahkan kami. Itu normal. Tapi sekali saya tekankan, saya tak terpengaruh sama hal seperti itu," tandas Guardiola.
Meski begiu, Guardiola mengungkapkan sebenarnya tekanan kini dihadapi City, bukan Liverpool. Kemenangan yang diperoleh di Etihad Stadium, Senin (4/2/2019) dinihari, membuat jarak antara City dan Liverpool hanya terpaut dua angka saja. (Baca juga : Hat-trick Kontroversial Aguero Benamkan Arsenal di Kandang City )
Tapi sekali lagi Guardiola menegaskan bahwa tipisnya selisih angka tak membuat Liverpool tertekan. "Saya lebih suka di posisi Liverpool daripada di mana kami berada. Tekananya ada ketika Anda ada di belakang. Kalau Anda kehilangan poin, itu lebih sulit. Saat Anda berada di di atas dengan menjaga jarak, Anda bisa kehilangan poin dan masih ada di posisi pertama, ungkap Guardiola usai laga seperti dikutip SkySports.
Peluang City terus terbuka untuk mengejar The Reds. Syaratnya, tentu City tak boleh terpeleset lagi sampai akhir musim.
"Tentu saja kami harus memenangkan banyak pertandingan. Setelah kekalahan dari Newcastle, semua berpikir kami akan tertinggal tujuh poin. Namun semua orang berharap Liverpool akan menang lawan Leicester," imbuh Guardiola.
"Banyak hal yang akan terjadi antara sekarang dan akhir musim. Ini akan sulit. Tetap sepak bola tak dapat diprediksi. Sekarang kita ada di peringkat kedua, besok ketiga dan kelima lagi."
Guardiola menambahkan, ia sama sekali tak memikirkan soal Liverpool. "Saya tak berada dalam pikiran Juergen Klopp dan para pemain. Setiap jumpa pers Anda selalu mengatakan, 'Beri tekanan pada Liverpool '. Saya tidak tahu. Kami harus menjadi diri kami sendiri. Itulah target utama yang ingin kami capai dan memenangkan permainan kami."
"Saya tak menyangkal bahwa kami lebih suka West Ham United mengalahkan Liverpool, tentu saja. Namun Liverpool lebih suka Arsenal mengalahkan kami. Itu normal. Tapi sekali saya tekankan, saya tak terpengaruh sama hal seperti itu," tandas Guardiola.
(bbk)