Petra Kvitova Tumbang, Impian Dendam Barty Tercapai

Kamis, 28 Maret 2019 - 09:07 WIB
Petra Kvitova Tumbang,...
Petra Kvitova Tumbang, Impian Dendam Barty Tercapai
A A A
MIAMI - Petenis asal Australia Ashleigh Barty sukses membalaskan dendamnya ketika bertemu dengan petenis Republik Ceko Petra Kvitova di perempat final Miami Terbuka 2019. Keberhasilan itu sekaligus membuatnya memastikan diri naik ke peringkat 10 besar dunia.

Sebelum pertandingan itu, Barty memang selalu mengalami kesulitan menghadapi Kvitova. Terbukti, dia selalu menelan kekalahan dari empat pertemuan, termasuk dua laga di negaranya pada laga final di Sydney Internasional. Dia juga disingkirkan ketika bertemu di perempat final Australia Terbuka, Januari lalu.

Namun, Barty tak ingin hasil buruk itu kembali berlanjut di Miami. Setelah sukses menyingkirkan unggulan ketujuh Kiki Bertens dengan skor 4-6, 6-3, 6-2 di babak keempat, dia kembali harus berjuang menghadapi Kvitova setelah bermain tiga set 7-6, 3-6, 6-2 di Hard Rock Stadium, kemarin. Kemenangan itu sekaligus membuatnya berhasil mencapai semifinal pertama di level Premier.

“Bagi saya, sangat penting untuk mencoba dan mengambil sebanyak mungkin porsi dari Kvitova. Dia mempunyai servis luar biasa. Terkadang itu sulit saya kendalikan. Tapi, saya mencoba melakukan yang terbaik yang saya bisa dan mencoba masuk ke permainan dan melayani dengan baik,” kata Barty, dilansir wtatennis.

Selain bangga bisa membukukan kemenangan pertamanya dari Kvitova, Barty juga memiliki alasan lain atas kebahagiannya dari kemenangan itu. Ya, petenis berusia 22 tahun ini sudah dipastikan akan berada di posisi 10 dunia untuk pertama kalinya ketika daftar peringkat WTA yang baru akan dirilis pada Senin (1 /4) nanti.

“Ini sangat bagus. Saya merasa ini merupakan sesuatu tujuan saya untuk waktu yang lama. Itu bukan rahasia lagi. Sungguh menakjubkan apa yang terjadi ketika Anda menaruh dan impian Anda ke dalam pekerjaan. Ini luar biasa,” ucap Barty.

Meski begitu, perjuangan Barty harus kembali berlanjut di Miami. Apalagi, dia memiliki kesempatan untuk bisa melangkah ke final yang pertama di turnamen berlevel Premier itu. Namun, dia harus bisa mengatasi perlawanan dari petenis muda Estonia Anett Kontaveit yang melaju ke semifinal seusai mengalahkan penakluk nama-nama besar dunia, Hsieh Su Wei 3-6, 6-2, 7-5.

Padahal, Hsieh sebenarnya memiliki perjalanan yang sangat mengesankan selama melaju ke perempat final. Dia berhasil mengalahkan petenis peringkat 1 dunia Naomi Osaka di babak ketiga dan petenis unggulan ke-13 Caroline Wozniacki di babak keempat. Namun, Kontaveit yang 10 tahun lebih muda dari Hsieh mampu merebut momentum dari tangan Hsieh.

“Untuk kesekian kalinya, saya sudah begitu dekat dengan jurang kekalahan di sini. Saya hanya berusaha untuk tetap berjuang, bertahan, dan entah bagaimana tetap bermain dengan agresif. Saya berusaha untuk lebih memikirkan hal yang harus saya lakukan daripada hanya memikirkan skor,” ujar Kontaveit.

Setelah ini, Kontaveit harus kembali berjuang lebih baik lagi. Apalagi, dia tertinggal 2-3 melawan Kvitova. Tapi, Kontaveit memenangkan pertemuan terakhir mereka di Brisbane awal musim ini. Sementara dengan Barty, Kontaveit memenangkan satu-satunya pertemuan mereka yang berlangsung di Wimbledon 2014
(don)
Berita Terkait
Profil Steffi Graf,...
Profil Steffi Graf, Ratu Tenis yang Melegenda
Daniela Hantuchova,...
Daniela Hantuchova, Petenis Imut Nan Cantik Ini Beralih Profesi Jadi Komentator
Sejarah, Petenis Muda...
Sejarah, Petenis Muda Indonesia Rebut Dua Gelar di Singapura
Dirilis Forbes, Atlet...
Dirilis Forbes, Atlet Tenis Ternyata Paling Tajir
SEA Games 2023, Tim...
SEA Games 2023, Tim Tenis Indonesia Bertolak ke Kamboja Hari Ini
All-Final BIN Tersaji...
All-Final BIN Tersaji di Invitasi Tenis Nasional 2022, Fitriani Sabatini Rebut Gelar
Berita Terkini
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
3 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
3 jam yang lalu
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Siap Tampil di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
3 jam yang lalu
Emil Audero Minta Timnas...
Emil Audero Minta Timnas Indonesia Tak Cepat Puas Usai Kalahkan Oman
4 jam yang lalu
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
7 jam yang lalu
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
16 jam yang lalu
Infografis
Tak Satu Pun Pasukan...
Tak Satu Pun Pasukan Iran Tewas, Serangan Balas Dendam AS Gagal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved