Hubungan dengan Rossi Mencair, Marquez Bilang Harus Ada Rasa Hormat

Kamis, 04 April 2019 - 10:00 WIB
Hubungan dengan Rossi...
Hubungan dengan Rossi Mencair, Marquez Bilang Harus Ada Rasa Hormat
A A A
SANTIAGO - Hubungan Valentino Rossi dan Marc Marquez diketahui sudah mulai mencair setelah juara dunia sembilan kali di empat kelas berbeda memberikan ucapan selamat kepada pembalap Repsol Honda usai ia memenangkan balapan seri kedua MotoGP di Argentina. Artinya, selama 357 hari, penggemar kembali disuguhkan dengan perlakuan saling hormat antar pembalap setelah mereka berseteru pada 2018 lalu.

Sirkuit Termas de Rio Hondo memiliki cerita terkait perseteruan Rossi dan Marquez . Ya, dua pembalap itu diketahui pernah terlibat pertengkaran hebat setelah insiden yang terjadi selama balapan di Argentina tahun lalu.

Saat itu, Marquez menyenggol Rossi ketika balapan di Argentina. Pasca balapan, pembalap Repsol Honda beserta timnya lantas mengunjungi paddock The Doctor, namun niat baik itu mendapat hadangan dari sahabat Rossi, Alessio Salucci. (Baca juga: Selebrasi Cojones di Argentina Viral, Marquez Dikecam )

Setelah lebih dari satu tahun, kedua pembalap akhirnya berjabat tangan. Rossi memulai dengan menyodorkan tangannya kepada Marquez saat musuh bebuyutannya itu memenangkan balapan di Argentina, akhir pekan kemarin.

Ini menjadi pemandangan yang langka buat penggemar setelah dua pembalap memutuskan untuk tidak saling berjabat tangan sejak insiden yang terjadi di lintasan sepanjang 4,8 km tersebut.

"Saya katakan di sini, saya pikir apa yang terjadi tahun lalu, saya tidak punya masalah dengannya. Meskipun saya mengakui bahwa itu adalah kesalahan saya, tapi saya mencoba untuk meminta maaf. Saya mungkin telah banyak membuat kesalahan, tetapi tahun ini ceritanya telah banyak berubah," kata Marquez dikutip dari AS, Rabu (3/4/2019).

"Sekarang dia (Rossi) memberi selamat kepada saya dan tanpa masalah, saya memberi tangan saya. Saya menerima ucapan selamatnya dan jelas bahwa saya menerima ucapan Rossi. Waktu telah menempatkan kami dalam satu tempat yang sama. Secara logis kami berteman meskipun salah satunya adalah saingan, tetapi ketika di luar lintasan harus ada rasa hormat," pungkas Marquez.
(sha)
Berita Terkait
Haruskah Marc Marquez...
Haruskah Marc Marquez Berlutut di Hadapan Rossi untuk Ketenangan Karier MotoGP?
Marc Marquez Akui Valentino...
Marc Marquez Akui Valentino Rossi Berjasa Besar dalam Kariernya
Marquez Miliki Kemmpuan...
Marquez Miliki Kemmpuan Gabungan Stoner dan Rossi
Cerita Alex Rins Berhasil...
Cerita Alex Rins Berhasil Pecundangi Rossi dan Marquez di MotoGP Musim Lalu
Ponakan Legenda Balap...
Ponakan Legenda Balap Motor Sebut Marquez Mampu Kalahkan Rekor Rossi
Sahabat Valentino Rossi...
Sahabat Valentino Rossi Tuding Marc Marquez Pembalap Egois
Berita Terkini
Drama Injury Time! Qatar...
Drama Injury Time! Qatar Gagalkan Kemenangan Swiss
44 menit yang lalu
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
1 jam yang lalu
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
2 jam yang lalu
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
2 jam yang lalu
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
4 jam yang lalu
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
10 jam yang lalu
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved