Alex Rins Menjadi Raja Baru di Circuit of The Americas

Selasa, 16 April 2019 - 09:43 WIB
Alex Rins Menjadi Raja...
Alex Rins Menjadi Raja Baru di Circuit of The Americas
A A A
AUSTIN - Alex Rins menjadi raja baru Circuit of The Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat. Pembalap Suzuki itu berhasil menumbangkan dominasi Marc Marquez yang selama ini merajai Grand Prix (GP) Amer ika Serikat. Rins mampu memanfaatkan kesalahan Marquez yang ter jatuh, bahkan gagal mencapai garis finis.

Bagi Rins, kemenangan ini merupakan yang perdana selama dirinya membalap di kelas MotoGP sejak 2017 lalu. Pencapaian ini melengkapi gelarnya di COTA pada semua kelas. Sebelumnya riderberusia 23 tahun itu juga pernah menang pada kelas moto 3 (2013) dan moto 2 (2016).

Namun, keberhasilan kali ini dinilai paling luar biasa. “Saya berjuang semaksimal mungkin pada balapan kali ini dan senang dengan hasil yang saya raih. Saya sukses mengalahkan Valentino Rossi yang merupakan idola saya sejak kecil. Benar-benar perasaan yang luar biasa,” ujar Rins, dilansir chras.

“Saat kami melakukan sesi tes pramusim, saya yakin saya mampu memenangkan suatu balapan. Motor saya cukup kuat,” katanya. Marquez melesat untuk memimpin balapan saat memulai start dari pole position, dini hari kemarin. Rossi, pembalap veteran Yamaha, di posisi kedua, Cal Crutchlow di tempat ketiga, Jack Miller di posisi keempat, dan Alex Rins di tempat kelima.

Dalam kondisi itu, Marquez berhasil menjaga jarak dari pembalap lainnya. Namun, sungguh di luar dugaan. Ketika telah unggul hampir empat detik, pembalap asal Spanyol itu tersungkur di tikungan ke- 12 pada lap ke-11. Posisi puncak pun diambil alih Rossi. Meski begitu, Rossi tak sepenuhnya aman. Rins yang naik ke urutan kedua diam-diam memangkas selisih dan secara perlahan tapi pasti mulai mendekati pembalap Yamaha tersebut.

Rins akhirnya menyalip sang rival di tikungan ke-11 pada empat lap tersisa. Rossi berupaya membalas di tikungan ke- 12, tapi sayang dia melebar. Pun begitu, Rossi kembali mencoba melewati Rins. Namun, usahanya kembali menemui kegagalan. Rins akhirnya keluar sebagai pemenang sekaligus mempersembahkan podium tertinggi yang kali terakhir dirasakan Suzuki di Silverstone 2016.

Sementara itu, perlahan tapi pasti Rossi terus menebar ancaman dalam persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP tahun ini. Dalam tiga balapan, Rossi memang belum mendapatkan kemenangan. Namun, konsistensi di atas lintasan menjadi salah satu hal paling penting dalam keberhasilannya ini. Terbukti, dia sukses kembali naik podium seusai balapan GP Amerika Serikat di Circuit of The Americas (COTA), dini hari kemarin.

Pembalap asal Italia ini berhasil menempati posisi kedua pada balapan tersebut. Rossi hanya berselisih 0,462 detik dari Rins, sang pemenang dari Suzuki Ecstar, yang finis dengan catatan waktu 41 menit, 45,499 detik. Namun, dia mengakui sangat berkesempatan untuk menang di balapan itu. Sayang, dia melakukan beberapa kesalahan di empat lap terakhirnya yang membuatnya gagal mengakhiri kemenangan sejak balapan di Assen, Belanda, 2017.

“Saya minta maaf karena gagal memenangkan lomba. Saya sangat menyesal karena sudah lama tidak meraih kemenangan dan hari ini adalah peluang terbesar. Tapi, saya senang karena balapan berjalan dengan baik. Saya kuat selama akhir pekan dan juga di Argentina. Mendapat 20 poin sangat penting di kejuaraan ini. Jadi, sekarang lebih positif daripada negatif,” papar Rossi.

Dengan keberhasilan itu, Rossi berada di urutan kedua klasemen pembalap dengan 51 poin. Dia hanya kalah berselisih tiga angka dari riderMission Winnow Ducati Andrea Dovizioso yang menempati urutan keempat di Austin. Meski begitu, rider veteran asal Italia itu sukses mengungguli Marquez (Repsol Honda) yang turun ke urutan keempat di klasemen pembalap.

Pembalap berusia 40 tahun ini juga tidak menampik keuntungannya ini dibantu dengan tersingkirnya Marquez dari balapan. Pasalnya, juara dunia bertahan MotoGP itu tengah unggul lebih dari tiga detik sebelum meninggalkan lintasan akibat terjatuh di lap kedelapan. Sayang, dia kalah bersaing dengan Rins yang dinilai lebih cepat dari motornya.

Seusai menjalani balapan di Qatar, Argentina, dan Amerika Serikat, kini MotoGP akan berlangsung di Eropa, dimulai dengan Seri Spanyol di Circuito de Jerez-Angel Nieto, 3-5 Mei. Meski bersemangat menjalani seri-seri Eropa, The Doctor mengaku waswas soal performa Yamaha YZR-M1 yang masih butuh peningkatan.
(don)
Berita Terkait
Scott Redding Heran...
Scott Redding Heran Banyak Pembalap Ingusan Jejali MotoGP
Enea Bastianini Akui...
Enea Bastianini Akui Bakal Dapat Tekanan dengan Gabung Tim Pabrikan
Jelang Parade Pembalap...
Jelang Parade Pembalap MotoGP, Jalan Bundaran HI Masih Ramai
Hasil FP2 MotoGP Valencia...
Hasil FP2 MotoGP Valencia 2023: Jorge Martin Tancap Gas, Marco Bezzecchi Paling Cepat
Bukan Juara, Target...
Bukan Juara, Target Marc Marquez di MotoGP 2024 Hanya Ingin dapat Tim Pabrikan
MotoGP San Marino: Bagnaia...
MotoGP San Marino: Bagnaia Cetak 4 Kemenangan Beruntun
Berita Terkini
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
5 jam yang lalu
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
6 jam yang lalu
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
7 jam yang lalu
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
8 jam yang lalu
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved