Hadapi Indonesia, Pelatih Malaysia Tak Mau Ingat Masa Lalu

Kamis, 05 September 2019 - 09:26 WIB
Hadapi Indonesia, Pelatih...
Hadapi Indonesia, Pelatih Malaysia Tak Mau Ingat Masa Lalu
A A A
JAKARTA - Pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe sadar betul menghadapi Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 bukanlah pekerjaan mudah. Apalagi, duel yang akan berlangsung, Kamis (5/9/2019) malam nanti, Harimau Malaya dihantui rekor buruk. Namun, Cheng Hoe meminta anak asuhnya tak terlalu memikirkan soal pertemuan masa lalu.

SUGBK yang dulunya dikenal dengan nama Stadion Utama Senayan itu memang menjadi tempat yang kurang mengenakan buat Malaysia. Terhitung sejak Asian Games 1962, Indonesia selalu sulit ditaklukkan. Dari 18 pertemuan, Malaysia baru mencat empat kali kemenangan dan dua kali bermain imbang. (Baca juga : Preview Timnas Indonesia vs Malaysia: Ini Soal Harga Diri )

"Saya sangat senang berada di sini di kualifikasi Piala Dunia. Saya yakin kedua belah pihak siap dan menantikan pertandingan. Semua pemain saya fit dan ingin bermain dalam pertandingan, ”kata Cheng Hoe dilansir The Star.

“Jika melihat catatan melawan Indonesia, itu menguntungkan mereka di sini di Gelora Bung Karno. Namun kita tidak bisa hanya melihat sejarah, kita perlu melihat ke depan dan mencoba untuk mendapatkan hasil yang baik," ucapnya.

“Ini pelatih kepala yang berbeda sekarang dan sejumlah pemain yang berbeda. Para pemain saya akan memberikan yang terbaik dan bertekad untuk datang dengan hasil positif."

Tak bisa dipungkiri pertemuan antara Indonesia versus Malaysia kerap menimbulkan drama baik di dalam maupun luar lapangan. Tak hanya di tingkat senior, rivalitas terus terjadi sampai level junior.

Namun untuk kali ini Cheng Hoe meminta para pemainnya untuk bermain cerdas. Ia ingin pemain Malaysia tidak terpancing dengan segala hal di luar pertandingan dan hanya fokus pada permainan.

“Banyak yang telah dikatakan tentang atmosfer yang diharapkan nanti, tetapi pemain saya tahu bahwa mereka harus berkinerja baik terlepas dari apa pun. Tetapi yang lebih penting, penting bagi tim untuk menghasilkan permainan yang menyenangkan sambil menghindari apa pun yang dapat mengakibatkan insiden seperti kartu merah. Sepak bola harus menjadi yang utama bagi saya, ”kata Cheng Hoe.

“Saya pikir media terlalu fokus pada unsur persaingan sementara kita harus ingat untuk berkonsentrasi pada apa yang akan terjadi di lapangan. Kita perlu memahami dan menghormati satu sama lain dan ingat bahwa kita adalah lawan, bukan musuh."
(bbk)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Siap...
Timnas Indonesia Siap Hadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026
Malaysia Wakil ASEAN...
Malaysia Wakil ASEAN yang Cetak 2 Kemenangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026
2 Wakil ASEAN Raih Hasil...
2 Wakil ASEAN Raih Hasil Positif di Laga Perdana Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sama-sama Banjir Pemain...
Sama-sama Banjir Pemain Naturalisasi, Malaysia Lebih Dijagokan Menang Lawan Timnas Indonesia
Latihan Timnas Bahrain...
Latihan Timnas Bahrain Jelang Hadapi Timnas Indonesia di GBK
7 Wakil ASEAN Adu Nasib...
7 Wakil ASEAN Adu Nasib di Putaran 2 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Siapa Terkubur?
Berita Terkini
5 Faktor Peraih Golden...
5 Faktor Peraih Golden Boot Piala Dunia, Siapa Penyerang Tersubur di Edisi 2026
1 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Hajar Unggulan Korea Selatan
1 jam yang lalu
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Korea di Piala Dunia 2026: Son Jadi Motor, Bek Muda Cho Wi-je Debut
5 jam yang lalu
FIFA Terapkan Teknologi...
FIFA Terapkan Teknologi Offside Baru di Piala Dunia 2026, Bendera Tak Lagi Terlambat Diangkat
6 jam yang lalu
Manchester City Jadi...
Manchester City Jadi Klub dengan Wakil Terbanyak di Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Frans Putros, Pemain...
Frans Putros, Pemain Aktif Liga Indonesia Pertama di Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Staf...
Daftar Lengkap Staf Pelatih Timnas Indonesia Era John Herdman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved