Ibunda Cavani: Biarkan Anak Saya Pergi ke Atletico Madrid
Kamis, 23 Januari 2020 - 09:01 WIB
Ibunda Cavani: Biarkan Anak Saya Pergi ke Atletico Madrid
A
A
A
PARIS - Berta Gomez selaku ibunda dari Edinson Cavani memberikan reaksi terhadap sikap Paris Saint Germain (PSG) yang bersikeras tidak menurunkan biaya transfer anaknya saat Atletico Madrid dikabarkan tertarik memboyong pemain berambut gondrong itu ke Wanda Metropolitano. Dalam sebuah kesempatan berbincang dengan AS Sport, Berta menuding jika PSG mengabaikan keinginan anaknya untuk bergabung dengan Los Rojiblancos.
Dalam beberapa pekan terakhir ini, gosip kepindahan Cavani mulai memanas ketika Atletico Madrid mencoba menyelamatkan karier pencetak gol terbanyak PSG tersebut. Dia pun diperkirakan akan meninggalkan Parc des Princes pada bulan ini atau akhir musim ketika kontraknya berakhir.
Atletico Madrid belum bisa menyelesaikan masalah kepindahan Cavani lantaran PSG keukeuh alias bertahan pada biaya transfer sebesar 30 juta euro. Sedangkan Los Rojiblancos hanya menyanggupi biaya 10 juta euro untuk pemain tersebut.
Tahu pemainnya akan meninggalkan Parc des Princes, PSG pun memberlakukan aturan pengasingan buat Cavani. Dia pun tidak main dalam beberapa pertandingan terakhir bersama PSG. (Baca juga: 5 Alasan Atletico Madrid Ngebet Dapatkan Cavani )
Inilah yang disesalkan Berta. "Ada negosiasi terbuka. PSG telah menolak tiga proposal dari Atletico tetapi putra saya telah meminta untuk pergi dan kami sedang menunggu kesepakatan yang akan dicapai oleh kedua klub."
"Ini rumit tetapi Cavani ingin bermain di Atletico. Jika tidak sekarang, maka di musim panas. Kami berharap selama bertahun-tahun tetapi sekarang tidak tergantung pada anak saya tetapi pada PSG dan Atletico," sesal Berta.
PSG diyakini enggan melepas Cavani pada bursa transfer musim dingin ini lantaran mereka sedang fokus untuk mengejar trofi Liga Champions pertama. Tapi hanya saja yang disesalkan Berta adalah minimnya kesempatan bermain anaknya pada musim ini.
Cavani tidak bermain sejak datang sebagai pemain pengganti akhir dalam hasil imbang 3-3 PSG dengan Monaco pada 12 Januari dengan klub mengutip cedera pangkal paha.
"Mereka tidak berperilaku baik dengannya, terutama dengan semua yang dia berikan kepada PSG dalam waktu tujuh tahun. Jika kamu tidak menggunakannya, biarkan dia pergi ke klub yang membutuhkan tujuanmu seperti Atletico Madrid," pungkas Berta.
Dalam beberapa pekan terakhir ini, gosip kepindahan Cavani mulai memanas ketika Atletico Madrid mencoba menyelamatkan karier pencetak gol terbanyak PSG tersebut. Dia pun diperkirakan akan meninggalkan Parc des Princes pada bulan ini atau akhir musim ketika kontraknya berakhir.
Atletico Madrid belum bisa menyelesaikan masalah kepindahan Cavani lantaran PSG keukeuh alias bertahan pada biaya transfer sebesar 30 juta euro. Sedangkan Los Rojiblancos hanya menyanggupi biaya 10 juta euro untuk pemain tersebut.
Tahu pemainnya akan meninggalkan Parc des Princes, PSG pun memberlakukan aturan pengasingan buat Cavani. Dia pun tidak main dalam beberapa pertandingan terakhir bersama PSG. (Baca juga: 5 Alasan Atletico Madrid Ngebet Dapatkan Cavani )
Inilah yang disesalkan Berta. "Ada negosiasi terbuka. PSG telah menolak tiga proposal dari Atletico tetapi putra saya telah meminta untuk pergi dan kami sedang menunggu kesepakatan yang akan dicapai oleh kedua klub."
"Ini rumit tetapi Cavani ingin bermain di Atletico. Jika tidak sekarang, maka di musim panas. Kami berharap selama bertahun-tahun tetapi sekarang tidak tergantung pada anak saya tetapi pada PSG dan Atletico," sesal Berta.
PSG diyakini enggan melepas Cavani pada bursa transfer musim dingin ini lantaran mereka sedang fokus untuk mengejar trofi Liga Champions pertama. Tapi hanya saja yang disesalkan Berta adalah minimnya kesempatan bermain anaknya pada musim ini.
Cavani tidak bermain sejak datang sebagai pemain pengganti akhir dalam hasil imbang 3-3 PSG dengan Monaco pada 12 Januari dengan klub mengutip cedera pangkal paha.
"Mereka tidak berperilaku baik dengannya, terutama dengan semua yang dia berikan kepada PSG dalam waktu tujuh tahun. Jika kamu tidak menggunakannya, biarkan dia pergi ke klub yang membutuhkan tujuanmu seperti Atletico Madrid," pungkas Berta.
(sha)