Pariwisata Terpukul, F1 GP Bahrain Digelar Tanpa Penonton

Minggu, 08 Maret 2020 - 22:05 WIB
Pariwisata Terpukul,...
Pariwisata Terpukul, F1 GP Bahrain Digelar Tanpa Penonton
A A A
SAKHIR - Grand Prix Formula Satu (F1) Bahrain akan digelar tanpa penonton akibat ancaman coronavirus. Bahrain, yang menjadi tuan rumah seri kedua F1 2020 di Sirkuit Bahrain International, Sakhir, 22 Maret, telah melaporkan 83 kasus covid-19, sebagian besar terkait dengan orang-orang yang telah melakukan perjalanan ke Iran.

"Menyelenggarakan acara olahraga besar, yang terbuka untuk umum dan memungkinkan ribuan pelancong internasional dan penggemar lokal untuk berinteraksi dalam jarak dekat tidak akan menjadi hal yang tepat untuk dilakukan pada saat ini," kata penyelenggara Sirkuit Internasional Bahrain seperti dilansir Reuters.

"Untuk memastikan bahwa baik olahraga maupun basis pendukung globalnya, tidak terlalu terpengaruh, balapan yang digelar akhir pekan, akan tetap berjalan sebagai acara televisi."

Pihak penyelenggara juga membatalkan konser yang menampilkan DJ Afrojack dan Don Diablo selama akhir pekan, yang menjadi bagian dari balapan tersebut.

Bahrain telah menangguhkan penerbangan ke beberapa tujuan karena khawatir dengan penyebaran virus yang cepat. Mereka juga meminta orang-orang yang baru-baru ini mengunjungi Italia, Korea Selatan, Mesir dan Libanon untuk mengisolasi diri mereka selama dua minggu sebelum masuk ke Bahrain.

Panitia sebelumnya telah menangguhkan penjualan tiket karena mereka menilai berapa banyak penonton yang diizinkan untuk menghadiri lomba.

Grand Prix F1, yang merupakan event olahraga global terbesar Bahrain, mencatat rekor 97.000 penonton pada tiga hari penyelenggaran di tahun 2019, dengan 34.000 penonton datang pada hari Minggu.

Pariwisata adalah kontributor penting bagi perekonomian Bahrain, yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami defisit dan mencari dana talangan dari tetangga-tetangganya yang kaya di Teluk Arab.

Kekhawatiran atas penyebaran cepat virus corona, yang telah menewaskan 145 orang dan menginfeksi 5.823 lainnya di Iran, telah menyebabkan sejumlah event besar, termasuk konser, dibatalkan di wilayah Teluk.

Grand Prix Bahrain adalah salah satu dari dua balapan F1 yang diadakan di Teluk, dengan Abu Dhabi menjadi tuan rumah balapan penutup pada bulan November. Balapan pembuka musim ini, Grand Prix Australia di Melbourne, dijadwalkan akan diadakan pada 15 Maret.
(sha)
Berita Terkait
Hasil Buruk Pengaruhi...
Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Perebutan Juara Dunia...
Perebutan Juara Dunia Formula 1 Masih Tetap Panas
F1 Batalkan Seluruh...
F1 Batalkan Seluruh Race di Luar Eropa, Publik Brasil Kecewa
Penonton Bisa Hadir...
Penonton Bisa Hadir di GP Portugal
Akhir Pahit Pengabdian...
Akhir Pahit Pengabdian Grosjean di Haas
Belum Ada Keputusan,...
Belum Ada Keputusan, GP Kanada Masih Diragukan Gelar Formula One
Berita Terkini
Bocor Surat Gianni Infantino...
Bocor Surat Gianni Infantino untuk Argentina usai Final Piala Dunia 2026, Isinya Bikin Heboh
2 jam yang lalu
10 Pesepak Bola dengan...
10 Pesepak Bola dengan Kenaikan Followers Instagram Terbanyak Selama Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
10 Klub Sepak Bola Inggris...
10 Klub Sepak Bola Inggris dengan Suporter PalingProblematik
10 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
10 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
10 jam yang lalu
345 Karateka Ambil Bagian...
345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov
17 jam yang lalu
Infografis
Demo Menentang Presiden...
Demo Menentang Presiden AS Donald Trump Digelar di Penjuru Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved