Comeback Kontra Barcelona, Jadi Inspirasi Liverpool Saat Menjamu Atletico
Rabu, 11 Maret 2020 - 15:05 WIB
Comeback Kontra Barcelona, Jadi Inspirasi Liverpool Saat Menjamu Atletico
A
A
A
LIVERPOOL - Liverpool sudah melupakan euforia setelah kembali lagi ke jalur kemenangan dengan mengalahkan AFC Bournemouth. Armada Juergen Klopp kini fokus untuk menghadapi Atletico Madrid karena harus membalik defisit gol.
Liverpool sempat mengalami anti-klimak dengan menelan dua kekalahan beruntun disemua kompetisi. Tapi, masa suram itu berakhir setelah The Reds menundukan Bournemouth 2-1 pada lanjutan Liga Primer di Anfield, Sabtu (7/3).
Tapi, Liverpool enggan merayakannya terlalu lama. Sebab, ditempat yang sama, mereka bakal kedatangan Atletico yang akan melakoni leg kedua babak 16 besar Liga Champions, dini hari. Tuan rumah punya tugas utama membalas kekalahan 0-1 di Wanda Metropolitano.
Liverpool punya sumber motivasi untuk mewujudkan misi itu, yakni kenangan saat menyingkirkan Barcelona di fase semifinal musim lalu. Saat itu, Mohamed Salah dkk dihajar 0-3 pada leg pertama di Camp Nou.
Diprediksi bakal tersingkir, Liverpool justru membuat kejutan dengan melesakan empat gol tanpa balas saat menjadi tuan rumah. Mengacu hal itu, mengatasi kekalahan 0-1 dari Atletico sangat mungkin dilakukan oleh penguasa Eropa tersebut.
Kisah inilah yang akan dimanfaatkan Virgil van Dijk untuk memacu semangat rekan-rekannya saat menjamu Los Rojiblancos. Bek asal Belanda itu mengingatkan bahwa Liverpool pernah melakukan hal yang dianggap mustahil, yakni membalas kekalahan 0-3 dari Barcelona.
“Kami akan turun ke lapangan dengan fokus yang sama. Semoga saja kami bisa menampilkan permainan bagus dan meraih kemenangan. Tapi, sebelum itu dan yang paling penting, kami harus memiliki semangat tinggi dan kerja keras,” ujar Van Dijk, dilansir skysport.
Van Dijk menyadari Atletico akan berusaha membuat Liverpool frustrasi dan memanfaatkan peluang lewat serangan balik. Karena itu, Liverpool harus bisa mencari cara untuk merusak kokohnya pertahanan wakil La Liga itu tanpa kebobolan.
“Kami tidak memberi kesempatan kepada Barcelona. Kami juga tidak boleh memberi kesempatan kepada mereka (Atletico). Karena itu semua orang harus ikut membantu (menekan). Apapun bisa terjadi dan mereka mungkin saja menjadi tim lebih baik,” ujar Van Dijk.
“Tapi, kami ingin menunjukkan bisa lolos dengan kemampuan sendiri, dan dianggap layak ada babak selanjutnya. Atletico akan sulit dihadapi dan mahir melakukan keahliannya. Mereka cukup agresif dan punya pemain fantastis yang bisa melukai Anda,” tandas mantan pemain Southampton itu.
Liverpool sempat mengalami anti-klimak dengan menelan dua kekalahan beruntun disemua kompetisi. Tapi, masa suram itu berakhir setelah The Reds menundukan Bournemouth 2-1 pada lanjutan Liga Primer di Anfield, Sabtu (7/3).
Tapi, Liverpool enggan merayakannya terlalu lama. Sebab, ditempat yang sama, mereka bakal kedatangan Atletico yang akan melakoni leg kedua babak 16 besar Liga Champions, dini hari. Tuan rumah punya tugas utama membalas kekalahan 0-1 di Wanda Metropolitano.
Liverpool punya sumber motivasi untuk mewujudkan misi itu, yakni kenangan saat menyingkirkan Barcelona di fase semifinal musim lalu. Saat itu, Mohamed Salah dkk dihajar 0-3 pada leg pertama di Camp Nou.
Diprediksi bakal tersingkir, Liverpool justru membuat kejutan dengan melesakan empat gol tanpa balas saat menjadi tuan rumah. Mengacu hal itu, mengatasi kekalahan 0-1 dari Atletico sangat mungkin dilakukan oleh penguasa Eropa tersebut.
Kisah inilah yang akan dimanfaatkan Virgil van Dijk untuk memacu semangat rekan-rekannya saat menjamu Los Rojiblancos. Bek asal Belanda itu mengingatkan bahwa Liverpool pernah melakukan hal yang dianggap mustahil, yakni membalas kekalahan 0-3 dari Barcelona.
“Kami akan turun ke lapangan dengan fokus yang sama. Semoga saja kami bisa menampilkan permainan bagus dan meraih kemenangan. Tapi, sebelum itu dan yang paling penting, kami harus memiliki semangat tinggi dan kerja keras,” ujar Van Dijk, dilansir skysport.
Van Dijk menyadari Atletico akan berusaha membuat Liverpool frustrasi dan memanfaatkan peluang lewat serangan balik. Karena itu, Liverpool harus bisa mencari cara untuk merusak kokohnya pertahanan wakil La Liga itu tanpa kebobolan.
“Kami tidak memberi kesempatan kepada Barcelona. Kami juga tidak boleh memberi kesempatan kepada mereka (Atletico). Karena itu semua orang harus ikut membantu (menekan). Apapun bisa terjadi dan mereka mungkin saja menjadi tim lebih baik,” ujar Van Dijk.
“Tapi, kami ingin menunjukkan bisa lolos dengan kemampuan sendiri, dan dianggap layak ada babak selanjutnya. Atletico akan sulit dihadapi dan mahir melakukan keahliannya. Mereka cukup agresif dan punya pemain fantastis yang bisa melukai Anda,” tandas mantan pemain Southampton itu.
(mir)