Kisah Olimpiade Tokyo 1940 yang Batal akibat Perang Dunia II

Rabu, 25 Maret 2020 - 09:01 WIB
Kisah Olimpiade Tokyo...
Kisah Olimpiade Tokyo 1940 yang Batal akibat Perang Dunia II
A A A
JAKARTA - Keputusan untuk menunda Olimpiade Tokyo 2020 karena pandemi virus corona tak pernah terjadi sebelumnya. Namun, sejarah mencatat, Olimpiade Tokyo 1940 pernah batal diselenggarakan oleh Jepang akibat perang dunia.

Delapan puluh tahun yang lalu, agresi militer Jepang di Asia memaksa pembatalan Olimpiade Tokyo 1940 yang kemudian dikenal dengan Missing Olympics atau Olimpiade yang Hilang. Menurut penulis David Goldblatt dalam bukunya yang berjudul The Games: A Global History of Olympics, Jepang merasa sangat kehilangan atas pembatalan tersebut.

Dalam buku setebal 544 halaman terbitan W.W Norton Company, Juli 2016 itu, Goldblatt berkisah bahwa Jepang punya misi khusus ketika hendak menggelar Olimpiade 1940. Rencananya, pesta olahraga tersebut bakal jadi ajang untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kota mereka telah pulih dari bencana gempa bumi 1923.

Dalam bingkai pemikiran serupa, Jepang bermaksud menggelar Olimpiade Tokyo 2020 sebagai “game pemulihan” -yang menurut sejumlah media massa dunia, merupakan upaya untuk bangkit setelah tiga bencana di tahun 2011 yakni gempa bumi, tsunami, dan krisis nuklir. Terbukti dari rute torch relay (pawai obor) yang dipilih merupakan kota-kota yang pernah dilanda bencana.

Kembali ke tahun 1940, tawaran untuk menggelar Olimpiade datang dari pendiri olahraga judo sekaligus orang Jepang pertama yang duduk sebagai anggota di Komite Olimpiade Internasional (IOC), Jigoro Kano. Momentum untuk menggelar pesta olahraga itu dianggap pas karena bertepatan dengan tahun ke-2.600 penobatan kaisar pertama mereka, Jimmu.

"Lobi-lobi" untuk memenangkan hak penyelenggara (tuan rumah) Olimpiade 1940 sudah dimulai oleh Jepang sejak 1932. Menurut AFP, mereka berhasil menyingkirkan Roma dan Helsinki -dua kota yang juga mengajukan tawaran resmi ke IOC untuk menyelenggarakan Olimpiade 1940.

Usaha Jepang waktu itu tak mudah. Sebab, mereka sampai harus memohon pada pemimpin fasis Italia, Benito Mussolini, agar Roma bersedia mengalah dan memberi kesempatan pada Tokyo untuk menggelar Olimpiade 1940. Uniknya, dalam buku Goldblatt, disebutkan bahwa Mussolini bersedia memberi jalan.

Tokyo pun memperoleh kepercayaan jadi tuan rumah Olimpiade 1940. Sayang, dua tahun sebelum pesta olahraga itu dimulai, tepatnya pada 1938, Jepang terlibat perang besar dengan China yang kemudian disusul meletusnya Perang Dunia II. Komite Olimpiade Jepang pun akhirnya memastikan Tokyo batal menggelar Olimpiade.

Seorang asisten profesor di Universitas Fordham, New York, Asato Ikeda, kepada AFP mengatakan, pembatalan itu bukan sesuatu yang mengejutkan, mengingat aktivitas militer merupakan prioritas pemerintahan Jepang di tahun-tahun tersebut. Tak cuma Olimpiade, event besar lain seperti Winter Games di Sapporo juga batal digelar karena hampir seluruh pendanaan digunakan untuk perang.
(sha)
Berita Terkait
Potensi Gelombang Kedua...
Potensi Gelombang Kedua Virus Corona Sasar Persiapan Olimpiade
Olimpiade 2020 Simbol...
Olimpiade 2020 Simbol Ketahanan Manusia dari Virus Corona
10 Atlet Terinfeksi...
10 Atlet Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Pelatnas Renang
Jelang Opening Ceremony,...
Jelang Opening Ceremony, Ketua Panpel: Olimpiade Tokyo 2020 Bisa Saja Batal
Jelang Olimpade, Tokyo...
Jelang Olimpade, Tokyo Diganggu Lonjakan Kasus Positif Covid-19
Pandemi Virus Corona...
Pandemi Virus Corona Belum Hilang, Olimpiade 2020 Terancam Batal
Berita Terkini
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
8 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta7 Gol ke Gawang Timor Leste
8 jam yang lalu
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
9 jam yang lalu
Lintasan Tokyo Siap...
Lintasan Tokyo Siap Menguji! Simak Jadwal Lengkap dan Live Streaming di VISION+
14 jam yang lalu
Daftar 26 Pemain Timnas...
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Persib dan Persija Terbanyak!
15 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
17 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved